WARTASUAR.COM, KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) menerima kunjungan resmi rombongan PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) dalam rangka penjajakan kerja sama di bidang penguatan sumber daya manusia dan pengembangan laboratorium. Rombongan diterima oleh Staf Khusus Menteri Diktisaintek Bidang Hukum, Regulasi, dan Tata Kelola, Dr. Ismail Husanididampingi Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat, Prof. Dr. Takdir Sailidi ruang Rapat Pimpinan Rektorat UHO pada hari Kamis (11/12).
Dr. Ismail Husani menegaskan, pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri, khususnya di wilayah Sulawesi Tenggara yang memiliki potensi kerja sama dengan perusahaan tambang. Ia menyebutkan bahwa sinergi tersebut dapat mencakup peningkatan fasilitas laboratorium kampus agar sesuai kebutuhan teknis industri.
“Kami mendorong kampus-kampus, termasuk UHO, untuk memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, terutama perusahaan pertambangan. Laboratorium kampus bisa di-upgrade dan disinergikan dengan standar industri. Selain itu, kami juga ingin memetakan kebutuhan kompetensi dan peluang kerja sehingga lulusan dapat terserap langsung oleh perusahaan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan kampus dalam mengawal aspek sosial dan lingkungan di wilayah industri tambang. Menurutnya, potensi dampak sosial bisa diminimalkan melalui pengawasan bersama antara perusahaan dan perguruan tinggi.
Sementara itu, Kepala Departemen Manajemen Umum PT IPIP, Mrs. Ding Ling, menyampaikan apresiasi atas penyambutan UHO. Ia memperkenalkan profil perusahaan yang merupakan kawasan industri terintegrasi dengan ribuan tenaga kerja lokal.
“Hingga Desember ini, sekitar 10.000 tenaga kerja lokal bekerja di IPIP. Dalam beberapa periode ke depan, akan masuk empat hingga lima tenant baru pada tahap konstruksi, sehingga kebutuhan tenaga kerja akan meningkat pesat,” jelasnya.
IPIP, lanjutnya, berkomitmen untuk mengembangkan talenta lokal, baik pada posisi operator maupun teknisi. Untuk posisi spesialis dan manajerial, perusahaan berharap dapat merekrut lulusan perguruan tinggi, termasuk dari UHO.
Ding Ling juga memaparkan kerja sama yang telah berjalan dengan USN Kolaka berupa program beasiswa dan pelatihan bahasa Mandarin bekerja sama dengan Pemda Kolaka. IPIP kini membuka peluang memperluas kemitraan dengan UHO sebagai bagian dari penguatan jejaring pendidikan dan industri di Sulawesi Tenggara.
Terkait bentuk kerja sama, IPIP menyatakan masih dalam tahap penjajakan dan akan menyampaikan kebutuhan perusahaan sebelum penandatanganan nota kesepahaman (MoU).
Pada sesi diskusi, Kepala Departemen Manajemen Umum PT KNI, Mr. Xie Zizhao, berdialog dengan Prof. Takdir mengenai mekanisme rekrutmen tenaga kerja. Prof. Takdir menjelaskan bahwa UHO memiliki lembaga khusus yang menangani karier dan alumni.
“Proses rekrutmen akan dilaksanakan melalui lembaga khusus karier UHO, dan pelaksanaannya menyesuaikan jadwal yang ditetapkan perusahaan. Namun kami berharap rekrutmen dilakukan setelah adanya MoU antara UHO dan IPIP,” tegasnya.
Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen kedua belah pihak untuk melanjutkan komunikasi dan merumuskan bentuk kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi pengembangan SDM, riset, serta kontribusi terhadap pembangunan daerah. (End)



















