Menu

Mode Gelap
Bank Sultra Raih Juara II Akuisisi QRIS BMPD Sultra Dirut Perumda Kolaka Armansyah Raih Penghargaan Golden Leader Tiwu Berjaya di MTQ XIX Kolut, Wabup Tegaskan MTQ Bukan Sekadar Lomba Darwin Target Golkar Menang Telak di Muna Raya Gerak Cepat Pemkab Kolut Benahi Jalan Rusak Bypass Lasusua Ridwan Bakal Perjuangkan Infrastruktur Jalan Pariwisata Muna Lewat Program IJD

Sultra Raya

Tiwu Berjaya di MTQ XIX Kolut, Wabup Tegaskan MTQ Bukan Sekadar Lomba

badge-check


 Tiwu Berjaya di MTQ XIX Kolut, Wabup Tegaskan MTQ Bukan Sekadar Lomba Perbesar

WARTASUAR.COM, KOLAKA UTARA – Gemuruh tepuk tangan ribuan warga mengiringi penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XIX tingkat Kabupaten Kolaka Utara tahun 2026, yang resmi ditutup oleh Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, Minggu (8/2) malam, di Kecamatan Tiwu. Penutupan berlangsung khidmat namun meriah, menjadi puncak dari rangkaian syiar Al-Qur’an yang telah berlangsung selama sepekan penuh.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kolaka Utara H. Muhammad Idrus, Ketua TP PKK Kolaka Utara Hj. A. Nurhayani Nurrahman yang juga Ketua LASQI Kolaka Utara, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kolaka Utara menegaskan bahwa MTQ XIX memiliki keunikan tersendiri dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Selain adanya penambahan cabang lomba, pelaksanaan MTQ kali ini juga mengedepankan prinsip efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas penyelenggaraan.
“Dengan anggaran yang relatif minim karena kebijakan efisiensi, MTQ ke-XIX tetap dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan berkualitas. Ini adalah capaian yang patut kita banggakan bersama,” ujarnya.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia pelaksana, unsur keamanan, tim kesehatan, Pemerintah Kecamatan Tiwu, serta masyarakat yang telah bekerja maksimal dan penuh pengorbanan demi menyukseskan MTQ XIX.
Jumarding menekankan bahwa MTQ bukan semata ajang perlombaan, melainkan momentum strategis untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan umat Islam.
“MTQ harus melahirkan generasi Qurani, putra-putri terbaik Kolaka Utara, yang tidak hanya unggul dalam perlombaan, tetapi juga mampu mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Ia pun memberikan motivasi kepada seluruh peserta, baik yang meraih prestasi maupun yang belum berhasil. “Bagi yang meraih juara, jangan cepat berpuas diri. Sementara yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Teruslah berlatih, karena kegagalan hari ini bisa menjadi keberhasilan yang tertunda,” pesannya.
Pada MTQ ke-XIX ini, Kecamatan Tiwu tampil gemilang dengan meraih juara umum I, mengoleksi 10 medali emas, 7 perak, dan 8 perunggu, dengan total 385 poin. Posisi juara umum II diraih Kecamatan Ngapa dengan 13 emas, 3 perak, dan 7 perunggu (375 poin), sementara juara umum III diraih Kecamatan Lasusua dengan 5 emas, 5 perak, dan 4 perunggu (215 poin).
Camat Tiwu, Baso Hendra Jaya, mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja kolektif, keikhlasan, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
“Sejak awal kami merangkul masyarakat dan membentuk panitia lokal untuk membina peserta. Bahkan sebagian peserta adalah mereka yang sebelumnya tidak lagi mendapat ruang di kecamatan lain. Alhamdulillah, dari situ lahir para juara,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa MTQ di Kecamatan Tiwu sejak awal dipandang bukan hanya sebagai ajang perlombaan, tetapi sebagai media syiar Islam dan penguatan nilai-nilai Al-Qur’an.
“Kami bekerja dengan ikhlas dari persiapan hingga pelaksanaan. Prestasi ini kami syukuri sebagai bonus dari keikhlasan dan kebersamaan,” tambahnya.
MTQ ke-XIX tingkat Kabupaten Kolaka Utara yang digelar selama tujuh hari di Kecamatan Tiwu ini pun resmi ditutup dengan harapan besar, terus lahirnya generasi Qurani yang unggul, religius, dan berakhlak mulia di Bumi Patowonua. (lea), dan 4 perunggu (215 poin).
Camat Tiwu, Baso Hendra Jaya, mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja kolektif, keikhlasan, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
“Sejak awal kami merangkul masyarakat dan membentuk panitia lokal untuk membina peserta. Bahkan sebagian peserta adalah mereka yang sebelumnya tidak lagi mendapat ruang di kecamatan lain. Alhamdulillah, dari situ lahir para juara,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa MTQ di Kecamatan Tiwu sejak awal dipandang bukan hanya sebagai ajang perlombaan, tetapi sebagai media syiar Islam dan penguatan nilai-nilai Al-Qur’an.
“Kami bekerja dengan ikhlas dari persiapan hingga pelaksanaan. Prestasi ini kami syukuri sebagai bonus dari keikhlasan dan kebersamaan,” tambahnya.
MTQ ke-XIX tingkat Kabupaten Kolaka Utara yang digelar selama tujuh hari di Kecamatan Tiwu ini pun resmi ditutup dengan harapan besar, terus lahirnya generasi Qurani yang unggul, religius, dan berakhlak mulia di Bumi Patowonua. (lea) Berjaya di MTQ XIX Kolut, Wabup Tegaskan MTQ Bukan Sekadar Lomba. (lea)
Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gerak Cepat Pemkab Kolut Benahi Jalan Rusak Bypass Lasusua

11 Februari 2026 - 09:08 WITA

Tinjau Syahbandar Lapuko, Ridwan Bae Puji Penataan Layanan

11 Februari 2026 - 08:56 WITA

Natsir Ido Pimpin Golkar Muna Lagi

6 Februari 2026 - 12:23 WITA

MTQ ke XIX Tingkat Kabupaten Kolut Digelar 

3 Februari 2026 - 12:54 WITA

Masjid Nurul Huda Mulai Dibangun

4 November 2025 - 08:13 WITA

Trending di Sultra Raya