Menu

Mode Gelap
Program Sahabat Polri Berbuah Hasil, Satresnarkoba Polres Kolaka Ungkap Kasus Sabu Tebar Kebahagiaan Idulfitri, IPIP Bagikan Parsel Lebaran untuk Keluarga Prasejahtera Ketua Nasdem Kolaka Door to Door Bagikan Paket Ramadhan ke Warga Pomalaa TP-PKK dan DWP Koltim Gelar Ramadan Berbagi di Tirawuta Pemkab Kolut Pantau Harga dan Stok Pangan di Pasar Lacaria  Bidan Asal Kolaka Dilaporkan Hilang, Keluarga Minta Bantuan Masyarakat

Sultra Raya

Nurhayani Nurrahman Dikukuhkan sebagai Bunda PAUD dan Literasi Kolut

badge-check


 Nurhayani Nurrahman Dikukuhkan sebagai Bunda PAUD dan Literasi Kolut Perbesar

WARTASUAR.COM, LASUSUA – Peran strategis perempuan dalam membangun generasi masa depan kembali mendapat penguatan melalui pengukuhan Hj. A. Nurhayani Nurrahman, sebagai Bunda PAUD sekaligus Bunda Literasi Kabupaten Kolaka Utara (Kolut).

Pengukuhan tersebut dilaksanakan oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, bersama para bunda PAUD dan bunda literasi dari seluruh kabupaten atau kota se-Sulawesi Tenggara. Bertempat di Aula Merah Putih, Rumah Jabatan Gubernur, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kolektif memperkuat budaya literasi dan layanan pendidikan anak usia dini secara menyeluruh.

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka mengatakan, peran Bunda PAUD dan Bunda Literasi sangat penting dalam membentuk karakter anak sejak usia dini.

“Para bunda ini adalah penggerak utama di balik lahirnya generasi cerdas, berkarakter, dan siap bersaing,” ujarnya.

Usai dikukuhkan, Nurhayani Nurrahman mengatakan, komitmennya untuk mendorong lahirnya gerakan literasi dan pendidikan anak yang merata hingga ke pelosok desa.

“Kami siap bergerak bersama, membangun kolaborasi dengan semua pihak demi masa depan anak-anak Kolaka Utara yang lebih baik,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa penguatan literasi dan pendidikan usia dini adalah bagian penting dalam mendukung visi Kolaka Utara sebagai daerah madani, maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Melalui pengukuhan ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta berbagai elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, ramah anak, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. (lea)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TP-PKK dan DWP Koltim Gelar Ramadan Berbagi di Tirawuta

16 Maret 2026 - 10:00 WITA

Pemkab Kolut Pantau Harga dan Stok Pangan di Pasar Lacaria 

16 Maret 2026 - 09:55 WITA

Pengurus PGRI Koltim Dikukuhkan, Yosep Sahaka Tekankan Peran Strategis Guru

8 Maret 2026 - 09:14 WITA

Yosep Sahaka Serukan Penguatan Iman dan Komitmen Pembangunan Koltim

3 Maret 2026 - 12:45 WITA

Dikbud Sultra Bangun SMAN Baru di Kolaka Utara

12 Februari 2026 - 10:14 WITA

Trending di Sultra Raya