Menu

Mode Gelap
Program Sahabat Polri Berbuah Hasil, Satresnarkoba Polres Kolaka Ungkap Kasus Sabu Tebar Kebahagiaan Idulfitri, IPIP Bagikan Parsel Lebaran untuk Keluarga Prasejahtera Perkuat Ketahanan Layanan Kesehatan Kolaka, PT Vale Serahkan Ambulans untuk Dukung Operasional PMI Capai Produksi 72.027 Ton, PT Vale Indonesia Bukukan Kinerja Positif di 2025 Ketua Nasdem Kolaka Door to Door Bagikan Paket Ramadhan ke Warga Pomalaa TP-PKK dan DWP Koltim Gelar Ramadan Berbagi di Tirawuta

Headline

Tampil dengan Desain Motif PATI-PATI PINESOWI, Ketua Dekranasda Koltim Tampil Memukau di Fashion Show HUT Sultra

badge-check


 Tampil dengan Desain Motif PATI-PATI PINESOWI, Ketua Dekranasda Koltim Tampil Memukau di Fashion Show HUT Sultra Perbesar

WARTASUAR.COM, KOLAKA – Sebuah gelaran spektakuler menyemarakkan panggung utama perayaan HUT ke-61 Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (24/4). Ketua Dekranasda Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) Hartini Azis, A.Ma menjadi pusat perhatian dalam Fashion Show Busana Tenun Daerah yang menghadirkan seluruh Ketua Dekranasda se-Sultra.

Busana yang mengangkat Motif Pati-Pati Pinesowi yang memadukan motif Pinetobo, Pinetariwadi, Pinetaburumbaku dan Pati-Pati Pinesowi. Ragam hiasan atau motif pada kain tenun ini menggambarkan aktivitas Masyarakat Suku Tolaki, Flora Dan Faunanya merupakan persembahan karya dari rancangan busana oleh Ketua Dekranasda Koltim Hartini Azis, A.Ma.

Motif Pinetobo menggambarkan stratifikasi Sosial Masyarakat Tolaki dari Masyarakat biasa pada umumnya hingga pemimpin tertinggi di Kolaka Timur, saling bersinergi .

Pemerintah yang mengayomi masyarakatnya, untuk mencapai kehidupan yang harmonis.

Motif Pinetariwadi merupakan gabungan dua Motif Pinetobo yang membentuk gambar yang simetri, menggambarkan salah satu aneka kue khas tradisional suku Tolaki yakni Kue Wajik.

Motif Pinetaburumbaku adalah motif flora pakis, motif pucuk pakis melambangkan harmonisasi kehidupan manusia yang tua menyayangi yang muda, yang muda menghormati yang tua.

Motif Pati-Pati Pinesowi merupakan motif menggambarkan alat untuk memanen padi O sawi atau Ani -Ani. Motif ini biasa diaplikasikan pada tenunan yang dikenakan oleh Wanita Tolaki.

Berakit-rakit ke Sungai, sepenuh hati, Rakit bersama kawan sehati, Berkain Tenun Orange, sungguh memikat hati, Warisan temurun, memberi seribu arti. (Hrn)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Program Sahabat Polri Berbuah Hasil, Satresnarkoba Polres Kolaka Ungkap Kasus Sabu

26 Maret 2026 - 12:02 WITA

Tebar Kebahagiaan Idulfitri, IPIP Bagikan Parsel Lebaran untuk Keluarga Prasejahtera

24 Maret 2026 - 20:37 WITA

Perkuat Ketahanan Layanan Kesehatan Kolaka, PT Vale Serahkan Ambulans untuk Dukung Operasional PMI

20 Maret 2026 - 20:03 WITA

Capai Produksi 72.027 Ton, PT Vale Indonesia Bukukan Kinerja Positif di 2025

16 Maret 2026 - 18:11 WITA

Ketua Nasdem Kolaka Door to Door Bagikan Paket Ramadhan ke Warga Pomalaa

16 Maret 2026 - 10:59 WITA

Trending di Headline