Menu

Mode Gelap
Optimalkan Produksi Beras, Pemkab Kolaka Siapkan Lahan untuk Penggilingan Padi Modern Peduli Masyarakat, Pemkab Kolaka Siapkan Cadangan 30 Ton Beras Untuk Penanganan Bencana Tekan Inflasi, Pemkab Kolaka Laksanakan Gerakan Pangan Murah Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, ANTAM UBP Nikel Kolaka Perkuat Budaya Kerja Amanah, Peduli dan Berintegritas Berantas Korupsi, Kejari Kolaka Selamatkan Rp 84,7 Juta Uang Negara Ketua DPRD Kolaka Bantah Terlibat Proyek APBN, Layangkan Somasi ke Media

Headline

Capai Produksi 72.027 Ton, PT Vale Indonesia Bukukan Kinerja Positif di 2025

badge-check


 Capai Produksi 72.027 Ton, PT Vale Indonesia Bukukan Kinerja Positif di 2025 Perbesar

WARTASUAR.COM, JAKARTA –  PT Vale Indonesia Tbk mencatat kinerja operasional yang solid sepanjang tahun 2025 dengan produksi nikel dalam matte mencapai 72.027 metrik ton. Capaian tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 71.311 ton.

 

Dalam laporan kinerja keuangan yang telah diaudit, Perseroan juga mencatat pengiriman nikel matte sebesar 73.093 ton pada 2025, sedikit lebih tinggi dibandingkan 72.625 ton pada tahun sebelumnya. Kinerja tersebut turut menopang pendapatan perusahaan yang mencapai US$990,2 juta atau meningkat sekitar 4 persen dibandingkan pendapatan tahun 2024 sebesar US$950,4 juta.

 

Seiring dengan peningkatan kinerja operasional, Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar US$76,1 juta sepanjang tahun 2025. Angka ini meningkat sekitar 32 persen dibandingkan laba bersih tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$57,8 juta.

 

Meski demikian, harga realisasi rata-rata nikel matte pada 2025 tercatat sebesar US$12.157 per ton, turun sekitar 7 persen dibandingkan harga pada 2024 yang mencapai US$13.086 per ton. Penurunan harga tersebut terjadi di tengah kondisi pasar nikel global yang masih berfluktuasi.

 

Dari sisi operasional, produksi pada kuartal IV 2025 tercatat sebesar 17.052 ton atau lebih rendah dibandingkan kuartal sebelumnya yang mencapai 19.391 ton. Penurunan ini dipengaruhi oleh kegiatan pembangunan kembali Furnace 3 yang dimulai pada November 2025 dan ditargetkan selesai pada Mei 2026.

 

Selain produksi nikel matte, Perseroan juga memperluas portofolio bisnis melalui penjualan bijih nikel saprolit dari blok Bahodopi dan Pomalaa. Sepanjang tahun 2025, total penjualan bijih saprolit mencapai 2.316.023 wet metric tons (wmt), dengan kontribusi terbesar berasal dari Blok Bahodopi.

 

Untuk mendukung pengembangan bisnis, Perseroan mengalokasikan belanja modal sebesar US$485,9 juta sepanjang tahun 2025, meningkat dibandingkan US$332,1 juta pada tahun sebelumnya. Dana tersebut digunakan untuk mendukung proyek pengembangan serta kebutuhan operasional jangka panjang perusahaan.

 

Ke depan, Perseroan terus memperkuat strategi pengembangan proyek hilirisasi nikel. Salah satunya melalui proyek pertambangan dan fasilitas pengolahan di Pomalaa yang saat ini telah mencapai sekitar 60 persen progres pembangunan. Sementara itu, proyek HPAL di wilayah tersebut telah memasuki sekitar 50 persen tahap konstruksi dan ditargetkan mencapai penyelesaian mekanis pertama pada triwulan III 2026. (Rls)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Optimalkan Produksi Beras, Pemkab Kolaka Siapkan Lahan untuk Penggilingan Padi Modern

11 September 2026 - 10:19 WITA

Peduli Masyarakat, Pemkab Kolaka Siapkan Cadangan 30 Ton Beras Untuk Penanganan Bencana

10 September 2026 - 22:12 WITA

Tekan Inflasi, Pemkab Kolaka Laksanakan Gerakan Pangan Murah

10 September 2026 - 16:36 WITA

Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, ANTAM UBP Nikel Kolaka Perkuat Budaya Kerja Amanah, Peduli dan Berintegritas

2 September 2026 - 13:10 WITA

Ketua DPRD Kolaka Bantah Terlibat Proyek APBN, Layangkan Somasi ke Media

23 Agustus 2026 - 21:04 WITA

Trending di Headline