Menu ✖

Mode Gelap
Kakao Membawa Kolaka Utara Raih Penghargaan OJK di BIK Award 2026 830 Liter Solar Ditemukan dalam Jerigen, Polisi Dalami Dugaan Penjualan BBM Subsidi di Kolut Gabah Dibeli Rp5.500 per Kilogram, Petani Kamisi Berharap Bulog Turun Menyerap Hasil Panen Pangan Murah Bukan Solusi Tunggal, Wabup Kolut Dorong Penguatan Produksi Lokal Risiko Meningkatnya Korupsi Jika Definisi Korupsi Dipersempit: Menelaah Usulan Luhut Binsar Pandjaitan Cegah Peredaran Narkoba, Polda Sultra dan Polresta Kendari Pasang Spanduk Imbauan di Kampung Salo

Headline

Tekan Inflasi, Pemkab Kolaka Laksanakan Gerakan Pangan Murah

badge-check


 Tekan Inflasi, Pemkab Kolaka Laksanakan Gerakan Pangan Murah Perbesar

WARTASUAR.COM, KOLAKA – Pemerintah Kabupaten Kolaka (Pemkab), Sulawesi Tenggara (Sultra), bekerja sama dengan Perum Bulog Kolaka menyediakan sebanyak enam ton beras bagi masyarakat melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) guna menekan laju inflasi daerah. Kegiatan yang dilaksanakan di alun alun 19 November Kolaka, Kamis (10/9).

 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kolaka, Abbas mengatakan, pelaksanaan GPM ini merupakan bentuk intervensi langsung dari pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga komoditas pokok di tengah masyarakat.

“Hari ini untuk beras kita siapkan kurang lebih enam ton. Langkah ini merupakan komitmen Pemkab Kolaka bersama Bapak Bupati dan Wakil Bupati Kolaka dalam rangka menjaga keterjangkauan harga pangan,” kata Abbas saat ditemui di lokasi kegiatan GPM, di Alun-Alun 19 November Kolaka.

Ia menjelaskan, pasokan beras tersebut didistribusikan dari gudang penampungan Perum Bulog dengan skema harga terjangkau.

Melalui pemberian subsidi tersebut, harga komoditas pangan pokok yang dijual pada pelaksanaan GPM dipastikan berada jauh di bawah harga pasaran saat ini.

Selain beras, program pasar murah ini juga menyediakan bahan pokok lainnya seperti minyak goreng, gula pasir, dan telur yang juga mendapatkan alokasi subsidi.

“Siapa saja masyarakat yang datang boleh membeli, tidak ada kategori khusus. Sifat kegiatan ini adalah menjaga stabilitas harga lingkungan agar kembali normal,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, trend perkembangan inflasi  bulan demi bulan memperlihatkan terjadinya penurunan yg signifikan yg saat ini rilis bulan Agustus sisa 3,60 persen yg bulan sebelumnya sebesar 4,57 persen.

“Alhamdulillah trend perkembangan inflasi kita bulan demi bulan memperlihatkan terjadimya penurunan yg signifikan yg saat ini rilis bulan Agustus sisa 3,60 persen yang bulan sebelumnya sebesar 4,57 persen,”

Ia menambahkan bahwa program Gerakan Pangan Murah ini ditargetkan menyasar seluruh kecamatan di Kabupaten Kolaka. Karena saat ini, pelaksanaan intervensi harga pasar tersebut telah menjangkau tujuh kecamatan, di antaranya Kecamatan Tanggetada, Toari, Iwoimendaa, Watubangga, Wolo, dan Kolaka.

Selain itu, Pemkab Kolaka juga menggaet sejumlah perusahaan pertambangan yang beroperasi di wilayah tersebut melalui skema kolaborasi dan peran serta program tanggung jawab sosial untuk memberikan dukungan subsidi pangan murah ini

“Kami berharap sinergi ini terus berlanjut hingga mencakup 12 kecamatan se Kabupaten Kolaka,” tambah Abbas.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kakao Membawa Kolaka Utara Raih Penghargaan OJK di BIK Award 2026

25 Oktober 2026 - 04:53 WITA

830 Liter Solar Ditemukan dalam Jerigen, Polisi Dalami Dugaan Penjualan BBM Subsidi di Kolut

24 Oktober 2026 - 04:47 WITA

Gabah Dibeli Rp5.500 per Kilogram, Petani Kamisi Berharap Bulog Turun Menyerap Hasil Panen

23 Oktober 2026 - 05:14 WITA

Pangan Murah Bukan Solusi Tunggal, Wabup Kolut Dorong Penguatan Produksi Lokal

22 Oktober 2026 - 17:06 WITA

Risiko Meningkatnya Korupsi Jika Definisi Korupsi Dipersempit: Menelaah Usulan Luhut Binsar Pandjaitan

22 Oktober 2026 - 07:27 WITA

Trending di Colomnis