Menu ✖

Mode Gelap
Nurrahman: Pembangunan Kolaka Utara Harus Beri Kesempatan Setara bagi Perempuan dan Laki-Laki Wabup Jumarding Minta NU Kolut Jadi Perekat Persatuan di Tengah Perbedaan Dua Pekan, Satnarkoba Polres Kolut Ungkap 5 Kasus Sabu, 44,91 Gram Disita KKP Bekali 177 Mitra Pembangunan di Sultra, Bidik 1.000 Lokasi Kampung Nelayan pada 2027 Debit Air PDAM Kolaka Utara Turun hingga 50 Persen, Satu Sumber Kering Total Dari Kekerasan hingga Hak Asuh, Kolut Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Headline

Optimalkan Produksi Beras, Pemkab Kolaka Siapkan Lahan untuk Penggilingan Padi Modern

badge-check


 Bupati Kolaka Amri (kiri) bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Abbas (kanan) foto bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (tengah) saat melakukan kunjungan di Kementerian Pertanian. (Pemkab Kolaka) Perbesar

Bupati Kolaka Amri (kiri) bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Abbas (kanan) foto bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (tengah) saat melakukan kunjungan di Kementerian Pertanian. (Pemkab Kolaka)

 

WARTASUAR.COM, KOLAKA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka terus berupaya mengoptimalkan potensi produksi beras yang cukup besar. Salah satu upayanya, Pemkab Kolaka melalui Dinas Ketahanan Pangan menyiapkan lahan seluas empat hektare untuk mendukung pembangunan lumbung pangan dan Rice Milling Unit (RMU) modern terintegrasi dari Kementerian Pertanian.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kolaka Abbas mengatakan, langkah strategis ini diambil untuk menampung dan mengoptimalkan potensi produksi beras di Kabupaten Kolaka yang cukup besar, namun selama ini belum terfasilitasi oleh mesin pengolah pascapanen yang memadai.

“Pemerintah pusat melalui Bulog menyiapkan anggaran untuk pembangunan infrastruktur cadangan pascapanen. Syaratnya membutuhkan lahan kurang lebih dua hektare yang real and clear. Alhamdulillah, kita punya lokasinya di Kecamatan Samaturu seluas empat hektare dan itu sudah sertifikat pemerintah,” kata Abbas.

Ia mengungkapkan, potensi sektor pertanian sawah di Kabupaten Kolaka sangat potensial dengan luas lahan mencapai ribuan hektare, termasuk kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang tercatat sekitar 8.831 hektare.

Dari total luas lahan tersebut, potensi produktivitas gabah dan beras Kabupaten Kolaka diperkirakan mampu mencapai sekitar 16,6 ribu ton per tahun dari dua kali masa panen.

“Dengan potensi produktivitas hingga 16.625 ton per tahun tersebut, Kolaka secara rasional sangat membutuhkan keberadaan RMU dengan kapasitas besar dan terintegrasi untuk menampung hasil panen petani secara maksimal,” ujarnya.

Usulan penyiapan lahan fasilitas RMU modern dan lumbung pangan tersebut telah disampaikan langsung oleh Bupati Kolaka bersama jajaran Pemkab saat beraudiensi dengan Menteri Pertanian dan Perum Bulog di Jakarta.

Hasil dari pertemuan tersebut menyepakati usulan pembangunan lumbung pangan dan RMU modern terintegrasi untuk Kabupaten Kolaka disetujui oleh pemerintah pusat di tahun 2027.

Sesuai dengan fasilitas serupa di daerah lain, proyek lumbung pangan dan RMU modern terintegrasi ini ditaksir memiliki nilai anggaran kurang lebih Rp80 miliar dengan kapasitas giling hingga 6-10 ton gabah per jam.

“Kalau merujuk di tempat lain yang sudah mendapatkan sebelumnya seperti di Kolaka Timur, Konawe dan seterusnya, itu anggarannya kurang lebih 80 miliar dalam satu paket kegiatan lumbung pangan dan RMU terintegrasi,” tambahnya.

Menurutnya, dengan hadirnya lumbung pangan dan RMU modern tersebut nantinya dapat mengatasi kendala petani yang di mana gabah hasil panen petani Kolaka selama ini kerap dibawa ke luar daerah untuk diolah, sebelum kembali masuk ke Kolaka.

“Dengan hadirnya fasilitas ini di lahan daerah, seluruh potensi panen gabah petani dapat ditampung dan diolah langsung di Kolaka secara efisien, modern, serta terintegrasi,” tandasnya. (Hrn)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Nurrahman: Pembangunan Kolaka Utara Harus Beri Kesempatan Setara bagi Perempuan dan Laki-Laki

30 Oktober 2026 - 18:06 WITA

Wabup Jumarding Minta NU Kolut Jadi Perekat Persatuan di Tengah Perbedaan

30 Oktober 2026 - 09:29 WITA

Dua Pekan, Satnarkoba Polres Kolut Ungkap 5 Kasus Sabu, 44,91 Gram Disita

29 Oktober 2026 - 20:56 WITA

KKP Bekali 177 Mitra Pembangunan di Sultra, Bidik 1.000 Lokasi Kampung Nelayan pada 2027

29 Oktober 2026 - 17:23 WITA

Debit Air PDAM Kolaka Utara Turun hingga 50 Persen, Satu Sumber Kering Total

29 Oktober 2026 - 12:25 WITA

Trending di Headline