WARTASUAR.COM, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari mulai melakukan percepatan penanganan bangkai kapal di kawasan Teluk Kendari melalui apel persiapan pembersihan yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, di kawasan Papalimba, beberapa waktu lalu.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-195 Kota Kendari sekaligus mendukung pelaksanaan Forum Wali Kota se-Asia Pasifik United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC).
Dalam arahannya, Sekda menegaskan pembersihan bangkai kapal merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan Teluk Kendari. Keberadaan bangkai kapal dinilai tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga berpotensi mencemari perairan serta mengganggu aktivitas masyarakat.
Sekda juga menekankan pentingnya penerapan standar keselamatan kerja selama proses pembersihan berlangsung. Seluruh petugas diminta mematuhi standar operasional prosedur (SOP) serta menggunakan perlengkapan keselamatan guna menghindari risiko kecelakaan di lapangan.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi Pemerintah Kota Kendari bersama instansi terkait guna mempercepat penanganan bangkai kapal yang berada di kawasan teluk. “Teluk Kendari memiliki peran strategis sebagai ikon kota sekaligus pusat aktivitas ekonomi masyarakat, sehingga kebersihan dan kelestariannya perlu dijaga secara berkelanjutan,” ujar Amir Hasan.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap seluruh pihak yang terlibat dapat bekerja secara sinergis sehingga proses pembersihan berjalan lancar dan memberi manfaat bagi masyarakat serta lingkungan Teluk Kendari. (end)



















