Menu ✖

Mode Gelap
Safari Subuh di Baruga, Kapolresta Kendari Ajak Warga Perkuat Kamtibmas FBS Youth Cup 2026 Jadi Panggung Baru Talenta Muda Sepakbola Kolaka Utara Unggul dengan 42 Suara, Takdir Saili Terpilih sebagai Rektor UHO 2026–2030 Pemda dan DPRD Kolut Bahas Rencana Tukar Guling RS Patoa dengan PT CSM Dua Anggota Satresnarkoba Baubau Masuk Patsus, Dugaan Intimidasi Wartawan Diusut Dua Pria Asal Wawo Kolut Terjerat Kasus Narkoba, Polisi Sita Barang Bukti Sabu 8,23 Gram

Headline

Cegah Stunting Sejak dalam Kandungan,PT Vale dan Puskesmas Pomalaa Gelar Layanan KIA

badge-check


 Cegah Stunting Sejak dalam Kandungan,PT Vale dan Puskesmas Pomalaa Gelar Layanan KIA Perbesar

 

WARTASUAR.COM, KOLAKA – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) IGP Pomalaa bekerjasama dengan Puskesmas Pomalaa menggelar Layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) gratis di Puskesmas Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Rabu (6/5). Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Sosial Lingkungan “Kolaka Bersih, Sehat, dan Berdaya” ini difokuskan untuk mendeteksi secara dini kehamilan berisiko tinggi serta menangani berbagai gangguan kesehatan pada ibu dan bayi.

 

Program yang menghadirkan langsung dokter spesialis kandungan ini fokus pada deteksi dini kehamilan berisiko tinggi. Intervensi sejak dini di dalam rahim ini dinilai menjadi kunci utama melahirkan generasi masa depan Kolaka yang tangguh dan sehat.

 

​Dokter Spesialis Obgyn, dr. H. Marwan Abbas, Sp.OG, menjelaskan, pengawasan ketat pada fase kehamilan sangat krusial untuk mencegah terjadinya komplikasi saat persalinan. Salah satu yang paling diantisipasi adalah terhambatnya perkembangan janin.

 

​”Kalau perkembangan janin terhambat, bayi berisiko lahir dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Nah, bayi yang lahir BBLR ini berpotensi besar mengalami stunting di kemudian hari. Lewat program ini, kita memotong rantai stunting itu sejak dari dalam kandungan,” tegas dr. Marwan di sela-sela pemeriksaan.

 

 

​Puluhan ibu hamil mendapatkan layanan ultrasonografi (USG) gratis untuk melihat secara riil perkembangan janin.

 

​Tidak sekadar memeriksa, tim medis juga langsung menyusun rencana intervensi jika ditemukan indikasi gangguan pertumbuhan pada janin. Mulai dari masuk dalam program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) hingga penanganan preventif terhadap gejala anemia pada ibu.

 

​dr. Marwan mengapresiasi keberlanjutan program stimulus dari PT Vale ini. Menurutnya, perluasan cakupan layanan kesehatan maternal dan neonatal seperti ini harus dijaga ritmenya agar dampaknya semakin masif dirasakan masyarakat lingkar tambang.

 

​”Harapan besar kita tentu pelayanan ini bisa terus berlanjut dan diperluas cakupannya. Muara utamanya adalah penurunan angka kematian ibu dan bayi secara signifikan di wilayah ini,” pungkasnya.

​Melalui pendampingan intensif dan pemeriksaan rutin ini, sinergi multi-pihak di Pomalaa ini optimis mampu mewujudkan kehamilan yang aman, persalinan yang sehat, sekaligus mencetak generasi bebas stunting sejak fajar pertama kehidupan mereka. (Hrn)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Safari Subuh di Baruga, Kapolresta Kendari Ajak Warga Perkuat Kamtibmas

15 Oktober 2026 - 08:37 WITA

FBS Youth Cup 2026 Jadi Panggung Baru Talenta Muda Sepakbola Kolaka Utara

14 Oktober 2026 - 22:46 WITA

Unggul dengan 42 Suara, Takdir Saili Terpilih sebagai Rektor UHO 2026–2030

13 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Dua Anggota Satresnarkoba Baubau Masuk Patsus, Dugaan Intimidasi Wartawan Diusut

12 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Dua Pria Asal Wawo Kolut Terjerat Kasus Narkoba, Polisi Sita Barang Bukti Sabu 8,23 Gram

11 Oktober 2026 - 06:39 WITA

Trending di Headline