Menu

Mode Gelap
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Terkesan Kuliner Kendari Dua Hari di Kendari, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Terkesan dengan Keramahan Warga Rakornas PHD Dihadiri Kepala Daerah se Indonesia dan Menteri Dr.Herman Jabat Plt Rektor UHO Kendari 944 Polisi Siaga Amankan Rakornas PHD di Kendari  Kejari Kolaka Utara Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi Dana Hibah Masjid An-Nur Tolala

Headline

Pabrik Jagung Muna Dalam Bidikan KPK?

badge-check


 Pabrik Jagung Muna Dalam Bidikan KPK? Perbesar

WARTASUAR.COM, Muna – Pemkab Muna tengah mendapat sorotan dari Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) terkait berdirinya pabrik jagung di desa Bea, kecamatan Kabawo. Pabrik jagung itu menelan anggaran sebesar Rp14 miliar yang didanai melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Adalah Hasidi, Koordinator Masyarakat Aliansi Pemuda Anti Korupsi, yang melaporkan dugaan kejanggalan dalam pembangunan pabrik jagung itu ke KPK, Juli lalu. Ia mengungkapkan laporannya tersebut sudah ditindak lanjuti oleh KPK RI, karena ia sudah kesekian kali dipanggil untuk memberikan keterangan konfirmasi pada KPK. “Setelah saya memasukkan laporan dan beserta bukti-bukti tambahan di KPK, KPK telah menerima semua itu dan saat ini tinggal pihak KPK ke Muna. Saya juga sudah konfirmasi ke KPK, kata mereka kedatangannya ke Muna itu rahasia. Tidak boleh ditahu,” ungkapnya, Senin (2/9).

Ia meningikasikan keterlibatan Plt Bupati Muna, Bachrun Labuta dalam persoalan pembangunan pabrik jagung tersebut. Hasidi merinci, pada 26 April 2023 Plt Bupati Muna, Bahrun Labuta kembali meresmikan pabrik jagung tersebut. Ia curiga, PLT Bupati Muna, Bachrun Labuta dan Kepala Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Holtikultura Muna, Anwar Agigi sengaja melaunching pabrik tersebut untuk kedua kalinya dengan mengundang kejaksaan negeri Muna, polres Muna, pimpinan bank cabang, OPD, camat, kepala desa dan media dengan tujuan untuk menginformasikan bahwa pabrik jagung tersebut sudah berkembang. ” Pak Plt diduga merekayasa launching pabrik jagung. Dalam launching tersebut, pak Plt melakukan kerjasama dengan PT DNA. Faktanya hal tersebut hanya akal-akalan dia. Sebab berdasarkan hasil penelusuran yang saya lakukan, PT DNA mengaku mereka tidak berniat untuk kerjasama dengan pihak Pemda. Setelah itu, Plt mengumumkan bahwa masyarakat sudah bisa menjual jagung mereka ke PT DNA. Setelah masyarakat menjual jagung mereka ke PT DNA, rupanya jagung mereka itu tidak dibayar. Ternyata setelah saya telusuri, rupanya yang kelola ini pabrik bukan PT DNA tetapi pihak Dinas Pertanian Muna,” ungkapnya.

Olehnya itu, Hasidi berharap KPK RI dapat menuntaskan dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di pabrik jagung milik Pemda Muna tersebut. “Harapan saya adalah semoga KPK secepatnya turun ke Muna,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Holtikultura Muna, Anwar Agigi mengaku laporan yang dilayangkan oleh Koordinator Masyarakat Aliansi Pemuda Anti Korupsi, Hasidi tidak mendasar. “Itu tidak benar, dokumen-dokumennya terkait yang dia laporkan ada di kami,” pungkasnya via WhatsApp. (mad)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Terkesan Kuliner Kendari

28 Agustus 2025 - 17:19 WITA

Dua Hari di Kendari, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Terkesan dengan Keramahan Warga

27 Agustus 2025 - 19:19 WITA

Rakornas PHD Dihadiri Kepala Daerah se Indonesia dan Menteri

27 Agustus 2025 - 17:29 WITA

Dr.Herman Jabat Plt Rektor UHO Kendari

27 Agustus 2025 - 17:28 WITA

Kejari Kolaka Utara Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi Dana Hibah Masjid An-Nur Tolala

26 Agustus 2025 - 17:47 WITA

Trending di Headline