WARTASUAR.COM, KOLAKA – Memastikan ketersediaan stok pangan di Sulawesi Tenggara, dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakar, Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Gerindra, Bahtera Banong melakukan kunjungan kerja disejumlah gudang Bulog. Salah satunya di gudang kantor Bulog Kolaka.
Kunjungan kerja yang dilakukan Jumat (1/5), disambut langsung oleh Kepala Bulog Kolaka bersama jajaran.
Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Gerindra, Bahtera Banong mengatakan, kegiatan ini merupakan sebagai tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk melihat langsung kondisi stok pangan di daerah.
“Jadi yang kita pastikan bukan hanya ketersediaan stok, tetapi juga distribusinya harus berjalan baik. Kalau distribusi tidak lancar, itu bisa menjadi masalah,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, sebelumnya juga telah melakukan peninjauan di Divre Bulog Sulawesi Tenggara di Kendari, dan melanjutkan kunjungan ke Bulog Kolaka yang menaungi wilayah Kolaka, Kolaka Timur, dan Kolaka Utara.
Menurutnya, dari hasil pemantauan stok pangan, khususnya beras di Kolaka Raya dalam kondisi melimpah. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak panik di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu.
“Alhamdulillah stok pangan kita aman, apalagi saat ini juga sedang masa panen dan produksi padi di Kolaka Raya cukup tinggi,” ujarnya.
Selain itu, Bahtera juga mendorong Bulog untuk menghadirkan inovasi, seperti pasar murah, agar bisa membantu meringankan beban masyarakat, khususnya berpenghasilan rendah.
Ia menambahkan, pemerintah berkomitmen memperkuat ketahanan pangan nasional sebagai langkah menghadapi dinamika global.
“Kalau kita ingin tetap kuat, maka kita harus mandiri, terutama dalam sektor pangan dan energi,” tutupnya.
Sementara itu Kepala Bulog Kolaka, Ardiansyah mengatakan, sesuai arahan dari Komisi II DPR RI, pihaknya akan segera mempercepat akselerasi distribusi beras SPHP ke pasar-pasar tradisional dan ritel modern.
“Kami sepakat bahwa stok yang ada di gudang harus segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat untuk menekan harga di pasar, yang sedang mengalami tren kenaikan. Kami akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk menggelar Pasar Murah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, saat ini Bulog Kolaka memastikan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Gudang Bulog Kolaka mencapai 18.793 ton. Jumlah ini sangat mencukupi untuk kebutuhan penyaluran bantuan pangan maupun intervensi harga melalui program SPHP hingga 24 bulan mendatang.
“Kami selalu berkomitmen untuk terus menjaga ketahanan pangan sesuai penugasan yang diberikan,” paparnya.
Ia menambakan, pihaknya sangat mengapresiasi saran dari Anggota DPR RI agar memaksimalkan penyerapan hasil panen petani lokal.
“Terima kasih atas kunjungan anggota DPR RI Bahtra Banong. Saat ini, BULOG terus bergerak di lapangan melalui unit-unit pengolahan untuk menyerap gabah petani dengan harga yang sesuai regulasi pemerintah. Kami pastikan gudang-gudang kami siap menampung hasil panen raya tahun ini guna memperkuat stok nasional,” tandasnya. (Hrn)























