WARTASUAR.COM, KOLAKA UTARA – Memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan tetap terjaga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Utara (Kolut) melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melakukan pemantauan langsung harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Lacaria, Kecamatan Lasusua.
Kegiatan pemantauan tersebut melibatkan sejumlah instansi yang tergabung dalam TPID Kabupaten Kolaka Utara. Tim turun langsung ke area pasar untuk mengecek harga berbagai komoditas penting seperti beras, minyak goreng, gula, telur, daging, serta bahan kebutuhan pokok lainnya yang menjadi konsumsi utama masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Lebaran.
Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Kolaka Utara Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Dra. Ratna mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah rutin pemerintah daerah, dalam mengantisipasi potensi kenaikan harga dan memastikan ketersediaan stok di tingkat pedagang.
Menurutnya, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memperoleh kebutuhan pokok, terutama pada periode meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan.
“Kami ingin memastikan harga tetap terkendali dan stok bahan pokok tersedia cukup di pasar. Pemantauan ini juga menjadi bagian dari upaya TPID dalam menjaga stabilitas inflasi daerah, khususnya menjelang Idul Fitri,” ujarnya.
Selain memeriksa harga, tim juga berdialog langsung dengan para pedagang untuk mengetahui kondisi distribusi barang, pasokan dari distributor, serta kemungkinan kendala yang dihadapi selama bulan Ramadan.
Kegiatan pemantauan ini merupakan rangkaian dari agenda pengawasan harga dan stok pangan yang dilaksanakan TPID Kolaka Utara pada 12 hingga 13 Maret 2026. Sebelumnya, tim juga melakukan pemantauan serupa di Pasar Beringin, Kecamatan Ngapa.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga, pasokan bahan pokok aman, serta masyarakat dapat menjalani bulan Ramadan hingga Idul Fitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga kebutuhan pokok. (Lea)


















