Menu

Mode Gelap
Program Sahabat Polri Berbuah Hasil, Satresnarkoba Polres Kolaka Ungkap Kasus Sabu Tebar Kebahagiaan Idulfitri, IPIP Bagikan Parsel Lebaran untuk Keluarga Prasejahtera Perkuat Ketahanan Layanan Kesehatan Kolaka, PT Vale Serahkan Ambulans untuk Dukung Operasional PMI Capai Produksi 72.027 Ton, PT Vale Indonesia Bukukan Kinerja Positif di 2025 Ketua Nasdem Kolaka Door to Door Bagikan Paket Ramadhan ke Warga Pomalaa TP-PKK dan DWP Koltim Gelar Ramadan Berbagi di Tirawuta

Sultra Raya

Kembangkan Potensi Wisata, Dispar “Terbangkan” Koltim Lewat Paralayang

badge-check


 Kembangkan Potensi Wisata, Dispar “Terbangkan” Koltim Lewat Paralayang Perbesar

WARTASUAR.COM, TIRAWUTA – Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) terus mengembangkan potensi pariwisata. Salah satunya, Dinas Pariwisata Koltim kini menggarap potensi wisata olahraga paralayang.

Kepala Dinas Pariwisata, Ino Supandi mengatakan, untuk pengembangan wisata paralayang sudah dilakukan uji coba. Sebelumnya sudah dilakukan di puncak Tawainalun dan bisa untuk berwisata, karena jaraknya tidak terlalu panjang, untuk waktu terbangnya lima menit. Kedua di puncak Lamenduru, karena cukup tinggi cocok untuk atlet.

“Jadi ini selain untuk wisata, bisa juga digunakan untuk atlet paralayang. Dan di Sultra, Kolaka Timur yang memiliki objek wisata paralayang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam pengembangan wisata paralayang ini, pihaknya akan menyiapkan fasilitasnya diantaranya parasut, Dinas Pariwisata juga menyiapkan sumber daya manusianya agar mengikuti pelatihan.

“Kami juga sudah menyiapkan lahan untuk pendaratannya. Untuk pendaratan sudah aman. Jadi untuk persiapan paralayang ini, kami fokus dalam mengembangkan,” paparnya.

Ia menambahkan, tujuan pengembangan kegiatan olahraga paralayang untuk membantu mempromosikan desa wisata dan memperkenalkan keindahan Kolaka Timur.

“InsyaAllah, rencana olahraga Ini akan diselesaikan tahun ini dan akan menjadi spot olahraga pertama di Sulawesi Tenggara. Ini bukan yang pertama kita lakukan di desa wisata. Sebelumnya kami pernah melakukannya di desa lain , Mowewe, dan di kecamatan lain juga sering. Semoga acara ini menjadi momen kebangkitan pariwisata di Kolaka Timur,” ujarnya.

Untuk diketahui, olahraga paralayang lepas landas dari sebuah lereng bukit atau gunung dengan memanfaatkan angin. Angin yang dipergunakan sebagai sumber daya angkat yang menyebabkan parasut ini melayang tinggi di angkasa terdiri dari dua macam yaitu, angin naik yang menabrak lereng (dynamic lift) dan angin naik yang disebabkan karena thermal (thermal lift). (Hrn)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TP-PKK dan DWP Koltim Gelar Ramadan Berbagi di Tirawuta

16 Maret 2026 - 10:00 WITA

Pemkab Kolut Pantau Harga dan Stok Pangan di Pasar Lacaria 

16 Maret 2026 - 09:55 WITA

Pengurus PGRI Koltim Dikukuhkan, Yosep Sahaka Tekankan Peran Strategis Guru

8 Maret 2026 - 09:14 WITA

Yosep Sahaka Serukan Penguatan Iman dan Komitmen Pembangunan Koltim

3 Maret 2026 - 12:45 WITA

Dikbud Sultra Bangun SMAN Baru di Kolaka Utara

12 Februari 2026 - 10:14 WITA

Trending di Sultra Raya