Menu ✖

Mode Gelap
Kabut Asap Karhutla Belum Reda, Dinkes Kolut Terus Pantau Kualitas Udara: Siagakan 16 Puskesmas Layani Masyarakat yang Terpapar Asap Kejati Sultra Tetapkan Mantan Sekda Asrun Lio Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Rp4,23 Miliar Asap Karhutla Mengancam Aktivitas Sekolah, Dikbud Kolaka Utara Siapkan Opsi PJJ hingga Liburkan Siswa Sekda Kolut Sebut Ancaman Banjir Intai Kolaka Utara 10-20 Tahun Mendatang: Kerusakan Alam Tak Boleh Dibiarkan, Lakukan Langkah Antisipasi dari Sekarang! Peduli Kesehatan Masyarakat Terdampak Asap, PBFI Kolaka Bagikan Masker  Safari Subuh di Baruga, Kapolresta Kendari Ajak Warga Perkuat Kamtibmas

Sultra Raya

Kembangkan Potensi Wisata, Dispar “Terbangkan” Koltim Lewat Paralayang

badge-check


 Kembangkan Potensi Wisata, Dispar “Terbangkan” Koltim Lewat Paralayang Perbesar

WARTASUAR.COM, TIRAWUTA – Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) terus mengembangkan potensi pariwisata. Salah satunya, Dinas Pariwisata Koltim kini menggarap potensi wisata olahraga paralayang.

Kepala Dinas Pariwisata, Ino Supandi mengatakan, untuk pengembangan wisata paralayang sudah dilakukan uji coba. Sebelumnya sudah dilakukan di puncak Tawainalun dan bisa untuk berwisata, karena jaraknya tidak terlalu panjang, untuk waktu terbangnya lima menit. Kedua di puncak Lamenduru, karena cukup tinggi cocok untuk atlet.

“Jadi ini selain untuk wisata, bisa juga digunakan untuk atlet paralayang. Dan di Sultra, Kolaka Timur yang memiliki objek wisata paralayang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam pengembangan wisata paralayang ini, pihaknya akan menyiapkan fasilitasnya diantaranya parasut, Dinas Pariwisata juga menyiapkan sumber daya manusianya agar mengikuti pelatihan.

“Kami juga sudah menyiapkan lahan untuk pendaratannya. Untuk pendaratan sudah aman. Jadi untuk persiapan paralayang ini, kami fokus dalam mengembangkan,” paparnya.

Ia menambahkan, tujuan pengembangan kegiatan olahraga paralayang untuk membantu mempromosikan desa wisata dan memperkenalkan keindahan Kolaka Timur.

“InsyaAllah, rencana olahraga Ini akan diselesaikan tahun ini dan akan menjadi spot olahraga pertama di Sulawesi Tenggara. Ini bukan yang pertama kita lakukan di desa wisata. Sebelumnya kami pernah melakukannya di desa lain , Mowewe, dan di kecamatan lain juga sering. Semoga acara ini menjadi momen kebangkitan pariwisata di Kolaka Timur,” ujarnya.

Untuk diketahui, olahraga paralayang lepas landas dari sebuah lereng bukit atau gunung dengan memanfaatkan angin. Angin yang dipergunakan sebagai sumber daya angkat yang menyebabkan parasut ini melayang tinggi di angkasa terdiri dari dua macam yaitu, angin naik yang menabrak lereng (dynamic lift) dan angin naik yang disebabkan karena thermal (thermal lift). (Hrn)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kejati Sultra Tetapkan Mantan Sekda Asrun Lio Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Rp4,23 Miliar

15 Oktober 2026 - 20:40 WITA

Safari Subuh di Baruga, Kapolresta Kendari Ajak Warga Perkuat Kamtibmas

15 Oktober 2026 - 08:37 WITA

Unggul dengan 42 Suara, Takdir Saili Terpilih sebagai Rektor UHO 2026–2030

13 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Polresta Kendari Ungkap Tujuh Perkara Pidana, Buser 77 dan Polsek Mandonga Bergerak

8 Oktober 2026 - 18:29 WITA

UHO Bagikan Buku Tabungan KIP Kuliah bagi Mahasiswa SNBP dan SNBT 2026

5 Oktober 2026 - 08:34 WITA

Trending di Collection