Menu

Mode Gelap
Kolaborasi PT Vale bersama Pemkab Kolaka, Revitalisasi Pasar Raya Mekongga Dimulai Tekan DBD dan TBC di Kolaka, PT Vale IGP Pomalaa Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Lewat Sosialisasi Muhammad Aris Resmi Pimpin IDI Cabang Kolaka Peringati HPSN, PT Vale Edukasi Siswa Morowali Kelola Sampah Secara Bijak Ratusan Pelajar Loeha Raya Diintimidasi Saat Ikuti Edukasi Safety Riding Musda XI, H.Mail Kandidat Kuat Ketua Golkar Kolaka

Metro Kendari

UHO dan Badan Gizi Nasional Bahas Penguatan Peran Perguruan Tinggi dalam Program Makan Bergizi Gratis

badge-check


 UHO dan Badan Gizi Nasional Bahas Penguatan Peran Perguruan Tinggi dalam Program Makan Bergizi Gratis Perbesar

WARTASUAR.COM, KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) menjadi tuan rumah kegiatan Audiensi dan Kuliah Umum bersama Badan Gizi Nasional (BGN) yang membahas peran strategis perguruan tinggi dalam mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Senat Lantai 4 Rektorat UHO pada Jumat, (21/11).

Acara dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande, S.P., M.P., dan turut dihadiri Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Sistem Informasi, dan Hubungan Masyarakat, Prof. Dr. Ir. H. Takdir Saili, M.Si., serta perwakilan fakultas di lingkungan UHO.

Dalam paparannya, Direktur Tata Kelola Pemenuhan Gizi BGN, Prof. Dr. Ir. Sitti Aida Adha Taridala, M.Si., memaparkan bahwa perguruan tinggi memiliki sedikitnya lima kontribusi strategis dalam mendukung program MBG.

Pertama, Riset dan Inovasi, yakni melalui penelitian terkait gizi, pangan lokal, teknologi pengolahan, serta keamanan pangan, termasuk pengembangan menu berbasis kearifan lokal.

Kedua, Penguatan Sumber Daya Manusia, di mana perguruan tinggi menjadi pemasok tenaga ahli seperti nutrisionis, akuntan, dan manajer operasional untuk mendukung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta melibatkan mahasiswa melalui magang dan KKN.

Ketiga, Pendampingan dan Pelatihan bagi pengelola SPPG, yayasan, dan kader masyarakat, termasuk penyusunan SOP berbasis evidence-based.

Keempat, Monitoring dan Evaluasi, berupa pemantauan kualitas gizi, kebersihan, dan efektivitas distribusi, disertai penyediaan data analitis bagi pemangku kebijakan.

Kelima, Pengembangan Ekosistem Inovasi, melalui penguatan jejaring riset, kolaborasi dengan UMKM pangan, startup, dan koperasi mahasiswa dalam kerangka triple helix antara pemerintah, perguruan tinggi, dan industri.

Prof. Sitti Aida menyampaikan apresiasi dan harapan terhadap kontribusi UHO dalam pembangunan gizi nasional.
“Kami percaya bahwa kolaborasi pemerintah, universitas, dan masyarakat adalah kunci memastikan generasi Indonesia tumbuh sehat dan produktif,” ujarnya. (End)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bank Sultra Raih Juara II Akuisisi QRIS BMPD Sultra

11 Februari 2026 - 09:18 WITA

Wawali Kendari Apresiasi Program TMMD Percepat Pembangunan

11 Februari 2026 - 09:02 WITA

Kapolda Sultra Resmikan Expo Perumahan Personel Polri dan Bazar UMKM di Kendari

9 Februari 2026 - 14:27 WITA

Pemkot Kendari Bagi Tugas OPD Tangani Ratusan Anak Stunting

9 Februari 2026 - 13:29 WITA

Hadiri Rakor, Ketua DPRD Kota Kendari Minta Program Strategis Langsung Menyentuh Rakyat

9 Februari 2026 - 11:32 WITA

Trending di Metro Kendari