Menu

Mode Gelap
Pameran Payung Lukis Meriahkan Dies Natalis XV PG-PAUD FKIP UHO Ratusan Kader PDIP Gelar Konsolidasi di Pantai Kayu Angin, Dukung Pengembangan Pariwisata dan UMKM Pendaftaran Seleksi Mandiri UHO 2026 Diperpanjang hingga 5 Juni Prof Ma’ruf Daftar di Hari Terakhir, Tambah Persaingan Pilrek UHO Jadi Delapan Kandidat Tebar Kebahagiaan Idul Adha, Kejari Kolaka Salurkan Daging Qurban di Masyarakat  Tingkatkan Kualitas Lulusan, SMKN 9 Kolaka Terima Bantuan Program Sertifikasi Kompetensi Siswa dari Direktorat SMK Kemendikdasmen

Metro Kendari

UHO dan Badan Gizi Nasional Bahas Penguatan Peran Perguruan Tinggi dalam Program Makan Bergizi Gratis

badge-check


 UHO dan Badan Gizi Nasional Bahas Penguatan Peran Perguruan Tinggi dalam Program Makan Bergizi Gratis Perbesar

WARTASUAR.COM, KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) menjadi tuan rumah kegiatan Audiensi dan Kuliah Umum bersama Badan Gizi Nasional (BGN) yang membahas peran strategis perguruan tinggi dalam mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Senat Lantai 4 Rektorat UHO pada Jumat, (21/11).

Acara dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande, S.P., M.P., dan turut dihadiri Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Sistem Informasi, dan Hubungan Masyarakat, Prof. Dr. Ir. H. Takdir Saili, M.Si., serta perwakilan fakultas di lingkungan UHO.

Dalam paparannya, Direktur Tata Kelola Pemenuhan Gizi BGN, Prof. Dr. Ir. Sitti Aida Adha Taridala, M.Si., memaparkan bahwa perguruan tinggi memiliki sedikitnya lima kontribusi strategis dalam mendukung program MBG.

Pertama, Riset dan Inovasi, yakni melalui penelitian terkait gizi, pangan lokal, teknologi pengolahan, serta keamanan pangan, termasuk pengembangan menu berbasis kearifan lokal.

Kedua, Penguatan Sumber Daya Manusia, di mana perguruan tinggi menjadi pemasok tenaga ahli seperti nutrisionis, akuntan, dan manajer operasional untuk mendukung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta melibatkan mahasiswa melalui magang dan KKN.

Ketiga, Pendampingan dan Pelatihan bagi pengelola SPPG, yayasan, dan kader masyarakat, termasuk penyusunan SOP berbasis evidence-based.

Keempat, Monitoring dan Evaluasi, berupa pemantauan kualitas gizi, kebersihan, dan efektivitas distribusi, disertai penyediaan data analitis bagi pemangku kebijakan.

Kelima, Pengembangan Ekosistem Inovasi, melalui penguatan jejaring riset, kolaborasi dengan UMKM pangan, startup, dan koperasi mahasiswa dalam kerangka triple helix antara pemerintah, perguruan tinggi, dan industri.

Prof. Sitti Aida menyampaikan apresiasi dan harapan terhadap kontribusi UHO dalam pembangunan gizi nasional.
“Kami percaya bahwa kolaborasi pemerintah, universitas, dan masyarakat adalah kunci memastikan generasi Indonesia tumbuh sehat dan produktif,” ujarnya. (End)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

UHO Bentuk Panitia Pilrek 2026–2030, Prof Ali Bain Ditunjuk sebagai Ketua

12 Mei 2026 - 20:29 WITA

Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalisme Dosen, UHO Gelar Pelatihan Applied Approach

29 April 2026 - 19:04 WITA

Pelatihan Akreditasi Internasional UHO Fokuskan Penyusunan Dokumen Klaster

21 April 2026 - 20:01 WITA

UHO Berlakukan Kuliah Daring Selama Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026

21 April 2026 - 19:58 WITA

UTBK SNBT 2026 di UHO Kendari Diikuti 10.075 Peserta, Kampus Tegaskan Seleksi Transparan

21 April 2026 - 15:34 WITA

Trending di Metro Kendari