WARTASUAR.COM, KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) kembali menggelar prosesi wisuda yang berlangsung pada Rabu (15/7/2026). Pada wisuda periode ini, UHO resmi meluluskan 752 wisudawan dan wisudawati dari 14 fakultas serta Program Pascasarjana.
Plt. Rektor UHO, Prof. Dr. Khairul Munadi, mengatakan jumlah lulusan tersebut menjadi bukti komitmen UHO dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan di tingkat nasional maupun global.
Dari total 752 lulusan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 180 sarjana, disusul Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (113), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (91 termasuk program magister dan diploma), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (84 termasuk magister), serta Fakultas Ilmu Budaya sebanyak 64 lulusan. Wisuda juga diikuti lulusan dari fakultas lainnya, termasuk Program Pascasarjana yang meluluskan dua mahasiswa program magister.
Pada kesempatan tersebut, UHO menetapkan Dwi Pratiwi Aprilya Wahid dari Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, sebagai lulusan terbaik tingkat universitas. Ia berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,99 dengan masa studi 3 tahun 8 bulan.
Selain itu, universitas juga memberikan penghargaan kepada para lulusan terbaik dari masing-masing fakultas dan Program Pascasarjana yang berhasil menunjukkan prestasi akademik terbaik selama menempuh pendidikan.
Prof. Khairul Munadi mengingatkan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal memasuki kehidupan profesional yang penuh tantangan.
“Dunia di luar kampus menuntut kemampuan adaptasi, kreativitas, inovasi, serta integritas yang tinggi. Jadikan ilmu yang telah diperoleh sebagai bekal untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh lulusan untuk menjadi pribadi yang terus belajar sepanjang hayat, mampu berpikir kritis, serta menghadirkan solusi inovatif dalam menghadapi perubahan global yang semakin cepat.
Selain itu, Plt. Rektor mengharapkan para alumni tetap menjaga hubungan dengan almamater melalui partisipasi aktif dalam program Tracer Study Alumni UHO. Menurutnya, pengisian data tracer study menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian mutu perguruan tinggi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
“Melalui tracer study, universitas dapat mengetahui tingkat serapan alumni di dunia kerja sekaligus memperoleh masukan untuk penyempurnaan kurikulum dan peningkatan kualitas lulusan agar semakin sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri,” katanya.
Ia menegaskan, kontribusi alumni melalui tracer study menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan kualitas pendidikan dan kemajuan Universitas Halu Oleo di masa mendatang. (End)




















