Menu

Mode Gelap
Kemenag Wajibkan Kampus Agama Islam Negeri Punya Asrama Mahasiswa, Dikelola Seperti Pesantren Gaduh Penonaktifan BPJS PBI, Wamen HAM Mugiyanto Tegaskan Hak Kesehatan Harus Dipenuhi Negara Dorong Keterbukaan Informasi, PT Vale Beberkan Komitmen Keberlanjutan di Hadapan Pemerintah Desa dan Kecamatan di Area Pemberdayaan Morowali Sekda Kolaka Tekankan Pembangunan Tepat Sasaran Dikbud Sultra Bangun SMAN Baru di Kolaka Utara Pemkab Kolaka Perkuat Penataan Kota dan Mitigasi Sosial Lewat Rakor Penertiban Sampah Visual

Headline

Ridwan Bae : Tahun ini SPAM Jompi Diperluas

badge-check


 Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae bersama Bupati Muna Bachrun Labuta saat Meninjau Proyek Pengaman Pantai SOR Laode Pandu Jalan Bypass Raha. Foto Ahmad Wartasuar.com Perbesar

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae bersama Bupati Muna Bachrun Labuta saat Meninjau Proyek Pengaman Pantai SOR Laode Pandu Jalan Bypass Raha. Foto Ahmad Wartasuar.com

 

 

WARTASUAR.COM, MUNA – Hingga saat ini daerah di Indonesia tak terkecuali Kabupaten Muna masih dihantam gelombang efisiensi anggaran sehingga proyek pembangunan infrastruktur di daerah jalan ditempat. Namun kedatangan Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae di kabupaten Muna mampu memberi harapan segar bagi peningkatan perbaikan infrastruktur. Sebab pada tahun ini kata Ridwan terdapat dua titik sistem penyediaan air minum (SPAM) yang mendapatkan proyek pembangunan perluasan yakni SPAM Jompi dan SPAM Duruka.

Hal tersebut diungkapkan Ridwan pada awak media saat meninjau sejumlah proyek yang dikerjakan menggunakan anggaran IJD 2025, beberapa waktu lalu.

Katanya sumber air merupakan kebutuhan dasar manusia yang mutlak dan harus diprioritaskan karena air tidak dapat ditunda pemenuhannya. Air digunakan untuk konsumsi (minum), sanitasi (mandi/mencuci), dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Namun, akses air bersih yang menjadi penyuplai utama masyarakat Raha tepatnya berada di SPAM Jompi mengalami penurunan debit air sehingga mengganggu pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Olehnya itu kata Ridwan penyediaan sarana air bersih yang terjangkau, aman, dan berkelanjutan adalah tanggung jawab yang harus diutamakan untuk mendukung kehidupan yang sehat dan sejahtera. Makanya pemerintah kembali melanjutkan pendanaan proyek SPAM di Indonesia pada 2026 yang bersumber dari APBN. “Tahun ini SPAM Jompi diperluas. Kalau tidak salah anggarannya Rp21 miliar. Kemudian SPAM Duruka itu Rp 25 miliaran,” pungkasnya.

Terpisah, Bupati Muna, Bachrun Labuta memberikan apresiasi tinggi kepada Wakil Ketua Komisi V Ridwan Bae, atas upaya memperjuangkan kucuran APBN untuk pembangunan infrastruktur di Bumi Sowite meskipun pemerintah pusat tengah menerapkan efisiensi anggaran secara ketat.

Kata Bachrun kucuran anggaran APBN dari Wakil Komisi V DPR RI Ridwan Bae tersebut sangat urgen. Pasalnya anggaran yang diturunkan tersebut bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur dasar, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kabupaten Muna. “Alhamdulillah kita sangat bersyukur dengan perjuangan Ridwan Bae. Kita doakan semoga beliau sehat selalu,” pungkasnya. (mad)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dorong Keterbukaan Informasi, PT Vale Beberkan Komitmen Keberlanjutan di Hadapan Pemerintah Desa dan Kecamatan di Area Pemberdayaan Morowali

12 Februari 2026 - 10:25 WITA

Pemkab Kolaka Perkuat Penataan Kota dan Mitigasi Sosial Lewat Rakor Penertiban Sampah Visual

12 Februari 2026 - 10:13 WITA

Musrenbang di Wolo, Bupati Amri Ingin Pembangunan di Kolaka Merata 

12 Februari 2026 - 09:52 WITA

Dirut Perumda Kolaka Armansyah Raih Penghargaan Golden Leader

11 Februari 2026 - 09:14 WITA

Darwin Target Golkar Menang Telak di Muna Raya

11 Februari 2026 - 09:10 WITA

Trending di Headline