Menu ✖

Mode Gelap
Lampaui Target Hingga 266 Persen, Dinsos Kota Kendari Sabet Juara I Gerakan Pemilahan Sampah Anorganik ASN 12,91 Persen Warga Kolut Masuk Kelompok Desil 1 Rp500 Ribu per Pelajar, Bupati Salurkan Bantuan Beasiswa Baznas Kolut untuk 270 Siswa BPS Kolut Ungkap Penyebab Desil Warga Berubah, Sensus Ekonomi Bukan Pemicu Kabut Asap Menyelimuti Kolaka Utara, Warga Diminta Waspada Tragis! Bocah Difabel 11 Tahun di Kolut Disiram Bensin hingga Terbakar 40 Persen, Dua Pelaku Ditangkap

Headline

Cegah Narkoba, PT Vale Edukasi Warga di Desa Oko-Oko

badge-check


 Cegah Narkoba, PT Vale Edukasi Warga di Desa Oko-Oko Perbesar

WARTASUAR.COM, KOLAKA – PT Vale Indonesia Tbk IGP Pomalaa semakin gencar memberikan edukasi pencegahan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (Napza) serta penanggulangan Tuberculosis (TBC) bagi masyarakat. Kali ini dilaksanakan di Desa Oko-Oko, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Senior Occupational Health & Industrial Hygiene Analyst PT Vale IGP Pomalaa, dr. Aditya Hafria Vanani mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial lingkungan perusahaan bertajuk Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya.

“Sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan, kami memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat sekitar,” kata Aditya.

Ia menjelaskan, tingginya mobilitas masyarakat di desa-desa sekitar area operasional berpotensi meningkatkan risiko peredaran narkoba, baik yang menyasar warga lokal, anak usia sekolah, maupun para pekerja.

Menurut dia, narkoba bukan hanya merusak fisik dan psikologis penggunanya, tetapi juga memicu masalah sosial hingga kriminalitas di lingkungan masyarakat.

“Aktivitas dan mobilisasi masyarakat yang cukup masif di Desa Oko-Oko menjadi salah satu pemicu tingginya risiko penyebaran narkoba. Edukasi ini penting untuk meminimalisasi penyalahgunaan zat terlarang tersebut, baik di lingkungan warga maupun kalangan pekerja,” ujarnya.

Melalui edukasi ini, PT Vale berharap sinergi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna menciptakan lingkungan kerja dan masyarakat yang sehat, produktif, serta bebas dari narkoba dan penyakit menular.

Sementara itu, Kepala Seksi PMD Pemerintah Kecamatan Pomalaa La Ode Ndikode, mengungkapkan bahwa perkembangan kawasan industri di Pomalaa mendorong masuknya banyak tenaga kerja ke wilayah tersebut.

Ia menilai, edukasi yang diberikan dari PT Vale sangat penting karena penyalahgunaan obat terlarang tersebut tidak hanya berdampak terhadap kesehatan fisik, tetapi juga kepribadian dan produktivitas masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini dan dapat terus berlanjut di wilayah-wilayah yang berada di ring satu operasional perusahaan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Oko-Oko, Binsar, mengapresiasi sosialisasi pencegahan narkoba yang diberikan PT Vale sebagai kegiatan perdana dari pihak swasta di desanya.

“Ini sangat bermanfaat kepada masyarakat karena di Desa Oko-Oko bisa dikatakan zona merah narkoba,” ujar Binsar.

Ia berharap program edukasi dan pencegahan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan agar upaya menekan peredaran narkoba berjalan lebih optimal. (Hrn)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tragis! Bocah Difabel 11 Tahun di Kolut Disiram Bensin hingga Terbakar 40 Persen, Dua Pelaku Ditangkap

5 Oktober 2026 - 13:14 WITA

UHO Bagikan Buku Tabungan KIP Kuliah bagi Mahasiswa SNBP dan SNBT 2026

5 Oktober 2026 - 08:34 WITA

Produksi Gabah dari 4 Ton Jadi 10 Ton per Hektare, Pundoho Didorong Jadi Percontohan PMAAS

3 Oktober 2026 - 15:10 WITA

Kisah Pilu Pasutri Lansia Hidup di Gubuk Beratap Terpal di Lahan Orang, Wabup Kolut Turun Langsung Beri Bantuan

2 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kedapatan Busur dan Katapel, Pelajar Diamankan Polresta Kendari

29 September 2026 - 17:56 WITA

Trending di Headline