Menu

Mode Gelap
GP Ansor Apresiasi Harmoni IPIP dan Masyarakat UHO Buka Pembayaran UKT Semester Genap, Berlaku Mulai 2 Januari Dorong Daya Saing Talenta Lokal, IPIP dan Pemkab Kolaka Gagas Program Belajar Bahasa Mandarin Rektor UHO Klarifikasi Polemik Perubahan Data Alumni di PDDikti ANTAM Salurkan Bantuan dan Tim Tanggap Darurat untuk Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar Prodi Ilmu Perikanan PPs UHO Kembangkan Demplot Silvocrab Berbasis Konservasi Mangrove

Metro Kendari

Dirjen BPK RI Ajak UHO Perkuat Tata Kelola dan Integritas Akademik

badge-check


 Dirjen BPK RI Ajak UHO Perkuat Tata Kelola dan Integritas Akademik Perbesar

WARTASUAR.COM, KENDARI – Direktur Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara VI Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Dr. Laode Nusriadi, S.E., M.Si., mengajak Universitas Halu Oleo (UHO) untuk terus memperkuat tata kelola perguruan tinggi melalui tiga prinsip dasar: kejujuran pada data, kedisiplinan dalam proses, dan tanggung jawab terhadap hasil.

Hal tersebut disampaikan Dr. Nusriadi dalam sambutannya pada acara Wisuda Universitas Halu Oleo Periode Juli–Oktober 2025 yang digelar di Auditorium Mokodompit UHO, Selasa (11/11).

Menurutnya, penguatan tata kelola di lingkungan universitas menjadi kunci agar institusi pendidikan mampu menjaga kredibilitas dan kepercayaan publik. “UHO perlu terus meningkatkan keterbukaan dalam kebijakan, pengelolaan sumber daya, terutama aspek keuangan dan aset. Akuntabilitas dan responsibilitas harus menjadi budaya bersama yang melekat dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kemampuan universitas membaca lingkungan strategis secara cermat. “UHO harus memeriksa kembali peta jalan dan memastikan rencana kerja terarah, agar dapat berkontribusi optimal bagi masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dr. Nusriadi menjelaskan bahwa modal dan tenaga kerja tetap menjadi faktor utama dalam pembangunan, dengan teknologi sebagai penggerak efisiensi. Namun, ia mengingatkan bahwa kemajuan teknologi, termasuk kecerdasan buatan dan machine learning, tidak akan pernah menggantikan nilai kemanusiaan.

“Meski dunia semakin terotomatisasi, kelebihan manusia seperti empati, akhlak, dan adab tetap menjadi fondasi keberlanjutan peradaban,” tutupnya. (End)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rektor UHO Klarifikasi Polemik Perubahan Data Alumni di PDDikti

1 Januari 2026 - 16:31 WITA

UHO dan Badan Gizi Nasional Bahas Penguatan Peran Perguruan Tinggi dalam Program Makan Bergizi Gratis

21 November 2025 - 19:04 WITA

Pakar HTN UHO: Tidak Semua Penugasan Polri di Luar Institusi Terikat Putusan MK

20 November 2025 - 22:34 WITA

FEB UHO Selenggarakan Entrepreneur’s Day 2025

20 November 2025 - 18:00 WITA

UHO Gelar Pelatihan Upgrading dan Tata Kelola OJS untuk Perkuat Kualitas Pengelolaan Jurnal Ilmiah

19 November 2025 - 18:00 WITA

Trending di Metro Kendari