Menu ✖

Mode Gelap
Bupati Kolut Soroti OPD yang Kurang Koordinasi, Minta Budaya Saling Peduli Diperkuat Pengurus DPD Sultra, Kabupaten dan Kota Resmi Dilantik, Sekjen Golkar Tekankan Soliditas Yellow Run Meriahkan Pelantikan Ketua Golkar Kolaka IPIP Intensifkan Penanganan Karhutla di Sekitar Kawasan Industri Polresta Kendari Ungkap Dugaan Penipuan Investasi BRILink, Kerugian Capai Rp3,8 Miliar Nurrahman: Pembangunan Kolaka Utara Harus Beri Kesempatan Setara bagi Perempuan dan Laki-Laki

Metro Kendari

Dirjen BPK RI Ajak UHO Perkuat Tata Kelola dan Integritas Akademik

badge-check


 Dirjen BPK RI Ajak UHO Perkuat Tata Kelola dan Integritas Akademik Perbesar

WARTASUAR.COM, KENDARI – Direktur Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara VI Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Dr. Laode Nusriadi, S.E., M.Si., mengajak Universitas Halu Oleo (UHO) untuk terus memperkuat tata kelola perguruan tinggi melalui tiga prinsip dasar: kejujuran pada data, kedisiplinan dalam proses, dan tanggung jawab terhadap hasil.

Hal tersebut disampaikan Dr. Nusriadi dalam sambutannya pada acara Wisuda Universitas Halu Oleo Periode Juli–Oktober 2025 yang digelar di Auditorium Mokodompit UHO, Selasa (11/11).

Menurutnya, penguatan tata kelola di lingkungan universitas menjadi kunci agar institusi pendidikan mampu menjaga kredibilitas dan kepercayaan publik. “UHO perlu terus meningkatkan keterbukaan dalam kebijakan, pengelolaan sumber daya, terutama aspek keuangan dan aset. Akuntabilitas dan responsibilitas harus menjadi budaya bersama yang melekat dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kemampuan universitas membaca lingkungan strategis secara cermat. “UHO harus memeriksa kembali peta jalan dan memastikan rencana kerja terarah, agar dapat berkontribusi optimal bagi masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dr. Nusriadi menjelaskan bahwa modal dan tenaga kerja tetap menjadi faktor utama dalam pembangunan, dengan teknologi sebagai penggerak efisiensi. Namun, ia mengingatkan bahwa kemajuan teknologi, termasuk kecerdasan buatan dan machine learning, tidak akan pernah menggantikan nilai kemanusiaan.

“Meski dunia semakin terotomatisasi, kelebihan manusia seperti empati, akhlak, dan adab tetap menjadi fondasi keberlanjutan peradaban,” tutupnya. (End)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polresta Kendari Ungkap Dugaan Penipuan Investasi BRILink, Kerugian Capai Rp3,8 Miliar

31 Oktober 2026 - 21:30 WITA

KKP Bekali 177 Mitra Pembangunan di Sultra, Bidik 1.000 Lokasi Kampung Nelayan pada 2027

29 Oktober 2026 - 17:23 WITA

Didatangi Puluhan Pendukung Ridwan Bae, Kadis Pariwisata Sultra Minta Maaf

28 Oktober 2026 - 22:56 WITA

Kreatif! Warga Binaan Rutan Kendari Sulap Barang Bekas Jadi Kerajinan Bernilai Ekonomis

27 Oktober 2026 - 21:24 WITA

Cegah Tawuran Pelajar, Kapolda Sultra Beri Edukasi di SMAN 4 Kendari

26 Oktober 2026 - 22:22 WITA

Trending di Collection