Menu

Mode Gelap
PT Vale Ajak Warga Tambea Terapkan PHBS, Dukung Program Kolaka Sehat, Bersih dan Berdaya UHO Wisuda 752 Lulusan, Plt Rektor Ajak Alumni Terus Berkarya dan Berkontribusi bagi Bangsa UHO Berangkatkan 5.109 Mahasiswa KKN, Siap Mengabdi di Berbagai Wilayah Sultra Senat UHO Tetapkan Tiga Besar Calon Rektor Periode 2026–2030, Ida Usman Raih Dukungan Terbanyak Peringati HUT ke 25 , DPC Partai Demokrat Kolaka Gelar Aksi Bersih Lingkungan 3.526 Peserta Lulus SMM UHO 2026, Kampus Buka Gelombang II untuk Penuhi Kuota

Metro Kendari

Dirjen BPK RI Ajak UHO Perkuat Tata Kelola dan Integritas Akademik

badge-check


 Dirjen BPK RI Ajak UHO Perkuat Tata Kelola dan Integritas Akademik Perbesar

WARTASUAR.COM, KENDARI – Direktur Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara VI Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Dr. Laode Nusriadi, S.E., M.Si., mengajak Universitas Halu Oleo (UHO) untuk terus memperkuat tata kelola perguruan tinggi melalui tiga prinsip dasar: kejujuran pada data, kedisiplinan dalam proses, dan tanggung jawab terhadap hasil.

Hal tersebut disampaikan Dr. Nusriadi dalam sambutannya pada acara Wisuda Universitas Halu Oleo Periode Juli–Oktober 2025 yang digelar di Auditorium Mokodompit UHO, Selasa (11/11).

Menurutnya, penguatan tata kelola di lingkungan universitas menjadi kunci agar institusi pendidikan mampu menjaga kredibilitas dan kepercayaan publik. “UHO perlu terus meningkatkan keterbukaan dalam kebijakan, pengelolaan sumber daya, terutama aspek keuangan dan aset. Akuntabilitas dan responsibilitas harus menjadi budaya bersama yang melekat dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kemampuan universitas membaca lingkungan strategis secara cermat. “UHO harus memeriksa kembali peta jalan dan memastikan rencana kerja terarah, agar dapat berkontribusi optimal bagi masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dr. Nusriadi menjelaskan bahwa modal dan tenaga kerja tetap menjadi faktor utama dalam pembangunan, dengan teknologi sebagai penggerak efisiensi. Namun, ia mengingatkan bahwa kemajuan teknologi, termasuk kecerdasan buatan dan machine learning, tidak akan pernah menggantikan nilai kemanusiaan.

“Meski dunia semakin terotomatisasi, kelebihan manusia seperti empati, akhlak, dan adab tetap menjadi fondasi keberlanjutan peradaban,” tutupnya. (End)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

UHO Bentuk Panitia Pilrek 2026–2030, Prof Ali Bain Ditunjuk sebagai Ketua

12 Mei 2026 - 20:29 WITA

Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalisme Dosen, UHO Gelar Pelatihan Applied Approach

29 April 2026 - 19:04 WITA

Pelatihan Akreditasi Internasional UHO Fokuskan Penyusunan Dokumen Klaster

21 April 2026 - 20:01 WITA

UHO Berlakukan Kuliah Daring Selama Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026

21 April 2026 - 19:58 WITA

UTBK SNBT 2026 di UHO Kendari Diikuti 10.075 Peserta, Kampus Tegaskan Seleksi Transparan

21 April 2026 - 15:34 WITA

Trending di Metro Kendari