Menu ✖

Mode Gelap
Kisah Pilu Pasutri Lansia Hidup di Gubuk Beratap Terpal di Lahan Orang, Wabup Kolut Turun Langsung Beri Bantuan Dari Mangkutana ke Kolut, Beras Dikemas Ulang Pedagang Malah Susut Saat Ditimbang Beras Berlabel 10 Kg Ditimbang Cuma 8 Kg, Dinas Perdagangan Kolut Turun Tangan Ribuan Diduga Keracunan MBG: Dimana Efektivitas Pengawasan Keamanan Pangan? Penguatan Pendidikan dengan Kurikulum Berbasis Cinta: Membangun Generasi Berkarakter, Berilmu, dan Berakhlak Mulia Pendapatan Kolut Turun Rp85,5 Miliar, DPRD Setujui Perubahan APBD 2026

NASIONAL

Kisah Pilu Pasutri Lansia Hidup di Gubuk Beratap Terpal di Lahan Orang, Wabup Kolut Turun Langsung Beri Bantuan

badge-check


 Kisah Pilu Pasutri Lansia Hidup di Gubuk Beratap Terpal di Lahan Orang, Wabup Kolut Turun Langsung Beri Bantuan Perbesar

Kehidupan pasangan lanjut usia di Kolaka Utara ini jauh dari kata layak. Mereka tinggal di sebuah gubuk sederhana dengan atap dan dinding berbahan terpal, di atas lahan milik orang lain.

 

Kondisi tersebut sebelumnya menjadi perhatian setelah videonya beredar di media sosial. Wakil Bupati Kolaka Utara H. Jumarding, SE, kemudian turun langsung melihat kondisi pasangan lansia tersebut.

 

Bukan hanya memberikan santunan, Jumarding juga mengarahkan agar kondisi tempat tinggal pasangan tersebut segera mendapat penanganan.

 

Pemerintah daerah mengupayakan pembangunan hunian sementara (Huntara) dengan material secara swadaya dan pengerjaannya dilakukan secara gotong royong. Pelaksanaannya akan dikoordinasikan oleh Camat Ngapa.

Persoalan lain muncul karena pasangan lansia tersebut hingga kini tinggal di lahan milik orang lain. Karena itu, pemerintah juga akan mengupayakan solusi terkait lahan untuk memungkinkan mereka memiliki hunian tetap.

 

Di sisi lain, pasangan lansia tersebut tercatat dalam desil 6 pada data yang ada. Kondisi ini menjadi perhatian karena keadaan tempat tinggal mereka di lapangan menunjukkan kebutuhan terhadap tempat tinggal yang layak.

 

Jumarding mengatakan, pemerintah perlu melihat langsung kondisi warga agar bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan sebenarnya.

 

“Hari ini saya bersama jajaran Dinas Sosial, rekan-rekan Partai Demokrat, serta Pemerintah Kecamatan Ngapa turun langsung menyapa dan menyerahkan bantuan kepada Pak Andi Upe,” kata Jumarding.

 

Ia mengatakan, persoalan warga tidak cukup hanya dilihat dari data, tetapi perlu ditindaklanjuti ketika ditemukan kondisi nyata yang membutuhkan perhatian.

 

Untuk penanganan jangka panjang, Dinas Sosial akan berkoordinasi dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan untuk mengupayakan bantuan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

 

Langkah tersebut diharapkan menjadi awal agar pasangan lansia itu tidak lagi tinggal di gubuk beratap dan berdinding terpal, serta memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan aman.

 

Jumarding juga mengapresiasi pihak-pihak yang telah ikut menyampaikan kondisi warga tersebut dan membantu pemerintah menemukan warga yang membutuhkan perhatian.

“Sinergi antar-lembaga dan jajaran pemerintahan akan terus kita tingkatkan agar setiap uluran tangan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga yang membutuhkan,” ujarnya.(lea)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari Mangkutana ke Kolut, Beras Dikemas Ulang Pedagang Malah Susut Saat Ditimbang

2 Oktober 2026 - 19:25 WITA

Beras Berlabel 10 Kg Ditimbang Cuma 8 Kg, Dinas Perdagangan Kolut Turun Tangan

2 Oktober 2026 - 13:42 WITA

Kedapatan Busur dan Katapel, Pelajar Diamankan Polresta Kendari

29 September 2026 - 17:56 WITA

PT Vale Boyong UMKM Binaan ke Pameran Kriyanusa 2026

29 September 2026 - 17:16 WITA

Perlukah Dewan Kode Etik Pejabat Publik?

28 September 2026 - 13:54 WITA

Trending di Headline