WARTASUAR.COM, KOLAKA UTARA – Masjid Nurul Huda di Dusun II Desa Lapolu, Kecamatan Tiwu sudah mulai dibangun. Hal itu ditandai dengan Bupati Kolaka Utara Drs. H. Nurrahman Umar, MH meletakkan batu pertama Masjid.
Bupati Kolaka Utara H. Nurrahman Umar mengapresiasi langkah masyarakat Lapolu yang berani memulai pembangunan tanpa menunggu bantuan besar dari luar. Ia menyebut bahwa pembangunan masjid bukan hanya soal bangunan fisik, tetapi juga tentang penguatan iman dan kebersamaan.
“Apa yang dilakukan masyarakat Lapolu ini adalah amal jariyah yang pahalanya mengalir terus. Pembangunan masjid adalah pembangunan spiritual, pembangunan iman. Jangan menunggu dana cukup, tapi mulailah dengan niat tulus. Kalau dilakukan bersama-sama dan gotong royong, Insyaallah tidak berat,” ujarnya.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat maal sebesar 2,5 persen sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas sosial. “Zakat adalah wujud nyata kepedulian terhadap sesama. Jangan takut memberi, karena Allah Maha Mengetahui dan Maha Pemberi rezeki. Dengan zakat, kita membangun masyarakat yang lebih kuat dan sejahtera,” pesan Bupati.
Peletakan batu pertama tersebut menandai awal dari proses panjang pembangunan Masjid Nurul Huda yang diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan ibadah, pendidikan Al-Qur’an, dan pembinaan umat di Desa Lapolu.
Sementara itu, Kepala Desa Lapolu, A. Ulfa Suci mengatakan, pembangunan masjid ini merupakan hasil swadaya masyarakat dengan dukungan pemerintah daerah.
“Sumber dana yang terkumpul berasal dari sumbangan warga Desa Lapolu sekitar Rp137 juta, ditambah bantuan Kesra sebesar Rp25 juta, serta 60 batang besi yang juga disumbangkan oleh tokoh masyarakat masyarakat,” ujarnya. (lea)



















