WARTASUAR.COM, KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) resmi masuk dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Asia University Rankings 2026 pada kelompok peringkat 801+. Capaian ini sekaligus mengukuhkan posisi UHO dalam THE World University Rankings (WUR) 2026 di peringkat 1501+, menandai pengakuan internasional terhadap kinerja akademik kampus tersebut.
Pemeringkatan THE Asia University Rankings 2026 didasarkan pada evaluasi 18 indikator kinerja yang terbagi dalam lima pilar utama, yakni pengajaran (teaching), lingkungan riset (research environment), kualitas riset (research quality), pandangan internasional (international outlook), serta kerja sama industri (industry). Dalam penilaian tersebut, UHO memperoleh skor pada kisaran 14,7 hingga 23,2.
Capaian ini ditopang oleh penguatan basis akademik serta kemitraan internasional yang terus berkembang dengan sejumlah perguruan tinggi dunia. Selain itu, UHO juga tercatat dalam THE Impact Rankings 2025, yang mengukur kontribusi perguruan tinggi terhadap 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Pada pemeringkatan dampak tersebut, UHO menunjukkan kinerja terbaik pada SDGs 2 (Zero Hunger), yang mencerminkan kekuatan riset di bidang ketahanan pangan, perikanan, kelautan, dan kehutanan sebagai keunggulan utama institusi.
Ketua Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) UHO, Prof. Edward Ngii, mengatakan capaian ini harus menjadi momentum untuk memperkuat mutu internal secara berkelanjutan.
“Masuknya UHO dalam THE Asia University Rankings bukanlah titik akhir, melainkan pijakan untuk melangkah lebih jauh. Prestasi ini diharapkan mendorong peningkatan standar mutu akademik dan tata kelola, sekaligus memperkuat ekosistem riset dan kolaborasi internasional,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Sementara itu, Kepala Pusat Analisis Data dan Pemeringkatan Perguruan Tinggi UHO, Rizal Adi Saputra, menegaskan bahwa hasil tersebut merupakan buah dari konsistensi sivitas akademika dalam menjaga mutu tridarma perguruan tinggi.
“Capaian ini mencerminkan perbaikan berkelanjutan pada data dan performa institusi yang terus dioptimalkan setiap tahun,” katanya. (End)























