Menu

Mode Gelap
Program Sahabat Polri Berbuah Hasil, Satresnarkoba Polres Kolaka Ungkap Kasus Sabu Tebar Kebahagiaan Idulfitri, IPIP Bagikan Parsel Lebaran untuk Keluarga Prasejahtera Perkuat Ketahanan Layanan Kesehatan Kolaka, PT Vale Serahkan Ambulans untuk Dukung Operasional PMI Capai Produksi 72.027 Ton, PT Vale Indonesia Bukukan Kinerja Positif di 2025 Ketua Nasdem Kolaka Door to Door Bagikan Paket Ramadhan ke Warga Pomalaa TP-PKK dan DWP Koltim Gelar Ramadan Berbagi di Tirawuta

Sultra Raya

Pjs Bupati Muna Beri Ruang Polisi Lidik Hilangnya Data Nakes

badge-check


 Pjs Bupati Muna Yuni Nurmalawati (berkerudung), menyalami para siswa usai mengikuti upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Muna. (Ahmad) Perbesar

Pjs Bupati Muna Yuni Nurmalawati (berkerudung), menyalami para siswa usai mengikuti upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Muna. (Ahmad)

WARTASUAR.COM, Muna – Saat ini Polres Muna tengah melakukan penyelidikan (Lidik) dugaan data hilang 426 honorer tenaga kesehatan (Nakes) di lingkup Pemda Muna. Terkait hal tersebut, Penjabat sementara (Pjs) Bupati Muna, Yuni Nurmalawati mendukung langkah aparat penegak hukum tersebut.

Katanya, Pemda Muna selalu siap memberikan keterangan selama proses hukum berlangsung.

“Silahkan diproses. Bila dibutuhkan keterangan, kami siap,” ucapnya usai melangsungkan upacara memperingati hari Sumpah Pemuda, Senin (28/10/2024)

Asisten II Pemprov Sultra ini mengaku, sejauh ini Pemda Muna terus memperjuangan nasib 426 honorer Nakes agar mereka bisa ikut dalam seleksi penerimaan calon PPPK.

“Saya bersama Sekda dan pihak BKPSDM sudah bertemu dengan Direktur BKN. Hasilnya mereka (Nakes) diberi kesempatan untuk masuk di tahap ke dua (seleksi penerimaan calon PPPK),” ungkap Yuni.

Sebelumnya, Kapolres Muna, AKPB Indra Sandy Purnama Sakti mengaku telah menerima laporan terkait dugaan hilangnya 426 data honorer Nakes Muna. Pihaknya pun langsung merespon laporan masyarakat tersebut dengan membentuk tim untuk dimulainya penyelidikan.

“Kami masih mendalami laporan yang diterima dari tenaga honorer kesehatan. Setelah melakukan pendalaman di BKN pusat, kami akan menentukan langkah selanjutnya, termasuk memanggil pihak-pihak yang terkait,” pungkasnya. (mad)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TP-PKK dan DWP Koltim Gelar Ramadan Berbagi di Tirawuta

16 Maret 2026 - 10:00 WITA

Pemkab Kolut Pantau Harga dan Stok Pangan di Pasar Lacaria 

16 Maret 2026 - 09:55 WITA

Pengurus PGRI Koltim Dikukuhkan, Yosep Sahaka Tekankan Peran Strategis Guru

8 Maret 2026 - 09:14 WITA

Yosep Sahaka Serukan Penguatan Iman dan Komitmen Pembangunan Koltim

3 Maret 2026 - 12:45 WITA

Dikbud Sultra Bangun SMAN Baru di Kolaka Utara

12 Februari 2026 - 10:14 WITA

Trending di Sultra Raya