WARTASUAR.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mendorong stabilitas ekonomi dan perlindungan daya beli masyarakat melalui berbagai program strategis selama bulan Ramadan. Salah satunya melalui kegiatan Ramadhan Sultra Fest yang dirangkaikan dengan Gerakan Pangan Murah dan peluncuran Anoa Link Bank Sultra di Pelataran MTQ Kota Kendari.
Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, dalam sambutannya menegaskan bahwa Ramadan menjadi momentum penting untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri ketika permintaan bahan pokok meningkat.
Menurutnya, pemerintah daerah perlu mengantisipasi lonjakan permintaan agar harga bahan pokok tetap terkendali dan tidak membebani masyarakat.
“Gerakan pangan murah merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi, serta melindungi daya beli masyarakat,” ujar Gubernur.
Ia juga mengapresiasi peran Bank Sultra yang dinilai tidak hanya sebagai lembaga keuangan daerah, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang aktif mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Gubernur menyebut Ramadhan Sultra Fest menjadi ruang pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus memperkuat ekonomi lokal sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan yang berlangsung sejak 21 Februari hingga 15 Maret 2026 tersebut menghadirkan sekitar 40 tenant UMKM hasil kolaborasi dengan Bank Indonesia dan Asosiasi Pengusaha Kuliner Indonesia Sultra.
Ia menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya menghadirkan pusat kuliner berbuka puasa, tetapi juga dirancang untuk mendorong perputaran ekonomi masyarakat. Hingga awal Maret, tercatat sekitar 1.400 transaksi non-tunai melalui QRIS dan transfer dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp45 juta.
“Ini menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan transaksi non-tunai di masyarakat sekaligus mendukung digitalisasi UMKM,” jelasnya.
Dalam upaya menjaga stabilitas harga pangan, Pemprov Sultra bersama Bank Indonesia juga menggelar Gerakan Pangan Murah. Dalam kegiatan tersebut, Bank Sultra menyiapkan 2.000 kupon subsidi belanja senilai Rp20 ribu per kupon selama tiga hari pelaksanaan. Pada hari pertama, sebanyak 1.000 kupon telah disalurkan kepada ASN dan masyarakat yang hadir di lokasi kegiatan.
Selain itu, dilakukan pula penyerahan simbolis Anoa Link kepada perwakilan agen sebagai bentuk perluasan akses layanan perbankan hingga ke tingkat masyarakat. Penyerahan tersebut dilakukan bersama oleh Wali Kota Kendari dan Direktur Utama Bank Sultra.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sultra, Edwin Permadi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi berbagai pihak dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah selama Ramadan.
Ia memastikan ketersediaan bahan pokok di Sulawesi Tenggara dalam kondisi aman melalui koordinasi dengan dinas terkait dan Perum Bulog.
“Gerakan pangan murah ini menunjukkan bahwa pasokan tersedia dan harga dapat dijaga tetap stabil,” katanya.
Bank Indonesia juga terus mendorong digitalisasi transaksi melalui penggunaan QRIS di kalangan pelaku UMKM. Menjelang Idulfitri, BI menyiapkan 57 titik layanan penukaran uang secara digital di wilayah Sulawesi Tenggara bekerja sama dengan perbankan.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyerahkan secara simbolis beasiswa kepada 50 siswa madrasah berprestasi dengan total nilai Rp100 juta, santunan kepada 50 hafiz Al-Qur’an, serta sertifikasi halal kepada 114 pelaku UMKM dan juru sembelih hewan dari rumah potong hewan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan pemerintah dalam memperkuat ekosistem halal dan ekonomi syariah, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta daya saing usaha lokal di Sulawesi Tenggara.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Sultra, unsur Forkopimda Sultra, Wali Kota Kendari, Kepala Kanwil Kementerian Agama Sultra, para kepala OPD lingkup Pemprov Sultra, serta Kepala OJK Sultra. (end)
Facebook Comments Box
















