Menu

Mode Gelap
TK Al Kautsar Gelar Pentas Seni, Asrun Lio Dorong Kreativitas Anak PT Vale Bawa Inovasi Praktik Pengelolaan Sampah Sorowako ke Forum Lingkungan Internasional Mahasiswi Pendidikan Matematika UHO Raih Medali Perak pada International Youth Summit di Malaysia Mahasiswi Fakultas Hukum UHO Raih Medali Perak pada Ajang International Youth Summit di Malaysia Mentan Amran : Mahasiswa Harus Siap Jawab Tantangan Air, Pangan, dan Energi Universitas Halu Oleo Raih Akreditasi Unggul, Perkuat Daya Saing dan Kepercayaan Publik

NASIONAL

Oknum ASN Sekolah Dasar di Takalar Diduga Lakukan Asusila Terhadap Siswa SMKN

badge-check


 tangkapan layar: oknum ASN di Takalar diduga lakukan asusila terhadap siswa SMK Perbesar

tangkapan layar: oknum ASN di Takalar diduga lakukan asusila terhadap siswa SMK

Wartasuar.com – Dugaan tindakan tidak pantas yang melibatkan seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Takalar tengah menjadi perhatian publik. Oknum berinisial AM disebut bertugas di salah satu sekolah dasar di Desa Tonasa, Kecamatan Sanrobone.

Informasi yang beredar di tengah masyarakat menyebutkan, AM diduga terlibat dalam perbuatan asusila dengan seorang pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) berinisial G.

Dugaan ini mencuat setelah beredarnya video yang disebut-sebut memperlihatkan interaksi tidak pantas antara keduanya di sejumlah lokasi.

Video tersebut mulai tersebar luas pada Rabu (22/4/2026) dan memicu keresahan di masyarakat.

Namun, hingga kini keaslian serta konteks video tersebut belum dapat dipastikan dan masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Sejumlah informasi tambahan yang beredar, termasuk keberadaan pelajar G di wilayah tertentu, juga belum terverifikasi secara resmi.

Oleh karena itu, semua pihak diimbau untuk tidak berspekulasi maupun menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya.

Menanggapi situasi ini, masyarakat meminta aparat penegak hukum bersama instansi terkait, termasuk Dinas Pendidikan, segera melakukan klarifikasi dan pendalaman.

Penanganan yang profesional, transparan, dan berimbang dinilai penting mengingat dugaan kasus ini melibatkan anak di bawah umur.

Prinsip perlindungan anak menjadi prioritas utama. Jika dugaan tersebut terbukti, penegakan hukum diharapkan dilakukan secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebaliknya, jika tidak terbukti, pemulihan nama baik pihak yang bersangkutan juga perlu menjadi perhatian.

Sementara itu, AM membantah tudingan yang dialamatkan kepadanya. Ia menyatakan bahwa video yang beredar merupakan hasil rekayasa.

“Video itu tidak benar. Itu hasil editan, dan pihak yang membuatnya siap mempertanggung jawabkan,” ujarnya saat dikonfirmasi.

AM juga mengaku mengenal G dalam konteks hubungan keluarga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum terkait perkembangan penanganan kasus tersebut. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ayo Buruan! Koperasi Merah Putih Buka Lowongan Kerja Besar-besaran di Seluruh Indonesia

28 April 2026 - 12:29 WITA

Gaji Pensiun Belum Naik hingga April 2026, Taspen Sampaikan Begini

28 April 2026 - 12:27 WITA

Penghasilan Guru Sangat Menggiurkan: Simak Sejumlah Tunjangan Selain Gaji Pokok Bagi Guru

28 April 2026 - 12:24 WITA

Tak Perlu Menunggu Tiga Bulan, TPG Guru Resmi Cair Bulanan Mulai April 2026

28 April 2026 - 12:23 WITA

Rapelan dan Kenaikan Gaji Pensiunan PNS di Bulan April Kian Ramai! Begini Pernyataan Resmi PT Taspen

24 April 2026 - 11:31 WITA

Trending di NASIONAL