Menu

Mode Gelap
Oknum ASN Sekolah Dasar di Takalar Diduga Lakukan Asusila Terhadap Siswa SMKN Rapelan dan Kenaikan Gaji Pensiunan PNS di Bulan April Kian Ramai! Begini Pernyataan Resmi PT Taspen Negoisasi Damai Gagal, Iran Janji Bakal Hajar Lebih Keras Amerika Serikat dan Israel Long Weekend di Bulan Mei 206, Banyak Libur Nasional dan Cuti Bersama, Ini Jadwalnya Sah! Gaji ke-13 PNS Bakal Diterima Utuh Tanpa Potongan, Non ASN Ada Batas Maksimal Rakyat Murka Kaltim Membara, Soroti Gaya Gelamor Pejabat di Tengah Ekonomi Terpuruk

NASIONAL

Oknum ASN Sekolah Dasar di Takalar Diduga Lakukan Asusila Terhadap Siswa SMKN

badge-check


 tangkapan layar: oknum ASN di Takalar diduga lakukan asusila terhadap siswa SMK Perbesar

tangkapan layar: oknum ASN di Takalar diduga lakukan asusila terhadap siswa SMK

Wartasuar.com – Dugaan tindakan tidak pantas yang melibatkan seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Takalar tengah menjadi perhatian publik. Oknum berinisial AM disebut bertugas di salah satu sekolah dasar di Desa Tonasa, Kecamatan Sanrobone.

Informasi yang beredar di tengah masyarakat menyebutkan, AM diduga terlibat dalam perbuatan asusila dengan seorang pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) berinisial G.

Dugaan ini mencuat setelah beredarnya video yang disebut-sebut memperlihatkan interaksi tidak pantas antara keduanya di sejumlah lokasi.

Video tersebut mulai tersebar luas pada Rabu (22/4/2026) dan memicu keresahan di masyarakat.

Namun, hingga kini keaslian serta konteks video tersebut belum dapat dipastikan dan masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Sejumlah informasi tambahan yang beredar, termasuk keberadaan pelajar G di wilayah tertentu, juga belum terverifikasi secara resmi.

Oleh karena itu, semua pihak diimbau untuk tidak berspekulasi maupun menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya.

Menanggapi situasi ini, masyarakat meminta aparat penegak hukum bersama instansi terkait, termasuk Dinas Pendidikan, segera melakukan klarifikasi dan pendalaman.

Penanganan yang profesional, transparan, dan berimbang dinilai penting mengingat dugaan kasus ini melibatkan anak di bawah umur.

Prinsip perlindungan anak menjadi prioritas utama. Jika dugaan tersebut terbukti, penegakan hukum diharapkan dilakukan secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebaliknya, jika tidak terbukti, pemulihan nama baik pihak yang bersangkutan juga perlu menjadi perhatian.

Sementara itu, AM membantah tudingan yang dialamatkan kepadanya. Ia menyatakan bahwa video yang beredar merupakan hasil rekayasa.

“Video itu tidak benar. Itu hasil editan, dan pihak yang membuatnya siap mempertanggung jawabkan,” ujarnya saat dikonfirmasi.

AM juga mengaku mengenal G dalam konteks hubungan keluarga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum terkait perkembangan penanganan kasus tersebut. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rapelan dan Kenaikan Gaji Pensiunan PNS di Bulan April Kian Ramai! Begini Pernyataan Resmi PT Taspen

24 April 2026 - 11:31 WITA

Long Weekend di Bulan Mei 206, Banyak Libur Nasional dan Cuti Bersama, Ini Jadwalnya

24 April 2026 - 11:22 WITA

Sah! Gaji ke-13 PNS Bakal Diterima Utuh Tanpa Potongan, Non ASN Ada Batas Maksimal

24 April 2026 - 11:16 WITA

Rakyat Murka Kaltim Membara, Soroti Gaya Gelamor Pejabat di Tengah Ekonomi Terpuruk

24 April 2026 - 11:02 WITA

Trending di NASIONAL