WARTASUAR.COM, KOLAKA – PT. Putra Mekongga Sejahtera (PMS) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), PT PMS membagikan sebanyak 300 kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja mandiri di wilayah kerja perusahaan.
Perwakilan Manajemen PT Putra Mekongga Sejahtera, Andi Syahdan mengatakan, program tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat terdampak aktivitas tambang.
“Program tersebut menyasar masyarakat yang sehari-hari bekerja dengan risiko tinggi, seperti nelayan, tukang ojek, kurir, tukang batu hingga pekerja harian lainnya. Sebab, apabila terjadi kecelakaan kerja, maka jaminan tersebut bisa digunakan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program tersebut masih dalam tahap uji coba selama satu tahun. Namun apabila operasional perusahaan berjalan lancar, maka bantuan serupa akan kembali dilanjutkan bahkan ditingkatkan jumlah penerimanya.
“Saat ini sebanyak 300 kartu BPJS Ketenagakerjaan tersebut dibagikan kepada masyarakat di empat desa terdampak yang berada di wilayah ring 1 perusahaan.kuota sekitar 75 orang per desa terdampak dan ke depan kemungkinan akan ditambah lagi,” katanya.
Ia menambahkan, kehadiran program ini diharapkan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat saat mencari nafkah.
“Seluruh iuran BPJS Ketenagakerjaan tersebut dibiayai melalui anggaran CSR PT Putra Mekongga Sejahtera selama satu tahun penuh,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Tambea, Muslipang Nawir mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan perusahaan kepada masyarakat desanya.
“Saya ucapkan terima kasih kepada PT PMS yang telah membantu masyarakat melalui pemberian kartu BPJS Ketenagakerjaan.Adapun yang akan menerima bantuan ini nelayan, tukang batu dan tukang ojek yang menerima bantuan ini,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Hakatutobu, Ruslan Gafur. Ia menilai bantuan tersebut sangat membantu masyarakat yang selama ini belum memiliki perlindungan kerja.
“Kami sangat berterima kasih karena telah membantu pengadaan BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan yang belum terdaftar. Ini menjadi suatu kesyukuran bagi masyarakat,” katanya.
Ia menjelaskan, kartu BPJS tersebut akan diberikan kepada nelayan budidaya, nelayan tangkap, tukang bubut hingga ibu-ibu penjual hasil laut.
Ruslan juga mengungkapkan, PT Putra Mekongga Sejahtera sebelumnya telah banyak membantu masyarakat melalui berbagai program sosial seperti pembangunan sumur bor, kegiatan keagamaan hingga pembangunan kantor desa.
Apresiasi serupa juga datang dari Kepala Desa Pesouha, Yastin Sutrisno. Ia menyebut PT PMS adalah perusahaan yang pertama memberikan bantuan BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat desanya.
“BPJS-nya dibayarkan selama satu tahun. Semoga perusahaan lain bisa mengikuti langkah seperti ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Pelambua, Rasdi Sambolangi melalui Kasi Pemerintahan Desa Pelambua, Ratna mengatakan bantuan tersebut sangat membantu masyarakat pekerja mandiri seperti kurir dan tukang ojek.
“Kami sangat terbantu karena bantuan ini benar-benar untuk warga,” katanya. (hrn)
























