Menu

Mode Gelap
TK Al Kautsar Gelar Pentas Seni, Asrun Lio Dorong Kreativitas Anak PT Vale Bawa Inovasi Praktik Pengelolaan Sampah Sorowako ke Forum Lingkungan Internasional Mahasiswi Pendidikan Matematika UHO Raih Medali Perak pada International Youth Summit di Malaysia Mahasiswi Fakultas Hukum UHO Raih Medali Perak pada Ajang International Youth Summit di Malaysia Mentan Amran : Mahasiswa Harus Siap Jawab Tantangan Air, Pangan, dan Energi Universitas Halu Oleo Raih Akreditasi Unggul, Perkuat Daya Saing dan Kepercayaan Publik

Headline

BULOG Kolaka Serap 7.116 Ton Gabah pada Triwulan I 2026

badge-check


 Kepala Bulog Kolaka saat melakukan penyerapan gabah petani di Kabupaten Kolaka Perbesar

Kepala Bulog Kolaka saat melakukan penyerapan gabah petani di Kabupaten Kolaka

 

 

WARTASUAR.COM, KOLAKA – Strategi jemput gabah petani yang dilakukan Bulog Kolaka mencatat hasil positif. Sepanjang Triwulan I tahun 2026, Perum Bulog Kolaka mencatat total penyerapan gabah petani mencapai 7.116 ton.

Kepala Perum Bulog Kolaka, Ardiansyah mengatakan, wilayah cakupan penyerapan gabah Bulog Kolaka meliputi tiga daerah, yakni Kabupaten Kolaka, Kolaka Timur, dan Kolaka Utara.

“Untuk di Kabupaten Kolaka, sejumlah kecamatan saat ini menjadi penyerapan gabah, yakni Kecamatan Watubangga, Baula, Kolaka, dan Samaturu. Daerah-daerah tersebut dinilai memiliki potensi produksi gabah yang cukup besar pada musim panen saat ini,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, hingga April 2026, realisasi penyerapan gabah Bulog Kolaka telah mencapai 34 persen dari target periode Januari hingga April.

Sementara itu, kondisi harga gabah di tingkat petani, khususnya di wilayah Kolaka Raya masih aman karena berada di atas harga pembelian pemerintah (HPP).

Ia menambahkan, untuk menjaga harga gabah agar tidak jatuh di bawah biaya produksi petani, Bulog Kolaka terus memaksimalkan penyerapan dengan harga sesuai HPP.

Selain itu, koordinasi aktif juga dilakukan bersama penyuluh pertanian lapangan (PPL) serta mitra makloon agar tidak ada pembelian gabah di bawah standar harga pemerintah.

“Saat ini, harga gabah masih mengacu pada standar HPP yang ditetapkan pemerintah, yakni sebesar Rp6.500 per kilogram,” tandasnya. (Hrn)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PT Vale Bawa Inovasi Praktik Pengelolaan Sampah Sorowako ke Forum Lingkungan Internasional

11 Juni 2026 - 17:40 WITA

Mahasiswi Pendidikan Matematika UHO Raih Medali Perak pada International Youth Summit di Malaysia

7 Juni 2026 - 14:51 WITA

Mahasiswi Fakultas Hukum UHO Raih Medali Perak pada Ajang International Youth Summit di Malaysia

7 Juni 2026 - 09:18 WITA

Mentan Amran : Mahasiswa Harus Siap Jawab Tantangan Air, Pangan, dan Energi

6 Juni 2026 - 14:49 WITA

Universitas Halu Oleo Raih Akreditasi Unggul, Perkuat Daya Saing dan Kepercayaan Publik

5 Juni 2026 - 20:15 WITA

Trending di Headline