Menu

Mode Gelap
Demi Aktivitas Warga Kembali Normal, Ratusan Massa Buka Akses Jetty PT PMS Cegah DBD Sejak Dini, PT Vale Gelar Promkes untuk Warga Puubenua TK Al Kautsar Gelar Pentas Seni, Asrun Lio Dorong Kreativitas Anak PT Vale Bawa Inovasi Praktik Pengelolaan Sampah Sorowako ke Forum Lingkungan Internasional Mahasiswi Pendidikan Matematika UHO Raih Medali Perak pada International Youth Summit di Malaysia Mahasiswi Fakultas Hukum UHO Raih Medali Perak pada Ajang International Youth Summit di Malaysia

Headline

Duduk bersama Abd Azis, Syahroni Bantah OTT KPK

badge-check


 Bupati Kolaka Timur Abdul Azis bersama Wakil Ketua Komisi III DPR RI yang juga Bendahara Umum DPP Partai Nasdem, Ahmad Syahroni, konferensi pers di Hotel Claro, Makassar, Kamis, 7 Agustus 2025. Perbesar

Bupati Kolaka Timur Abdul Azis bersama Wakil Ketua Komisi III DPR RI yang juga Bendahara Umum DPP Partai Nasdem, Ahmad Syahroni, konferensi pers di Hotel Claro, Makassar, Kamis, 7 Agustus 2025.

WARTASUAR.COM, KOLAKA TIMUR – Kabar penangkapan Bupati Kolaka Timur oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) dibantah langsung Partai NasDem.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI yang juga merupakan Bendahara Umum DPP Partai Nasdem, Ahmad Syahroni, membantah pernyataan Wakil Ketua KPK Johanis Tanak terkait kabar penangkapan Bupati Kolaka Timur dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Sulawesi Tenggara.

Ia mengatakan, saat kabar tentang OTT tersebut muncul, Abdul Azis justru sedang berada bersamanya di Kota Makassar untuk menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem.

“Ini Bupati Kolaka Timur, Abdul Azis, sedang berada bersamanya mengikuti kegiatan partai di Makassar,” ujarnya.

Syahroni menyayangkan munculnya informasi yang dinilai tidak akurat dan terkesan mendramatisasi proses penegakan hukum. Menurutnya, penegakan hukum harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan tidak sekadar dijadikan bahan drama di ruang publik.

“Ini sangat disayangkan kalau akhirnya drama ini dimainkan oleh produk yang tidak tahu maksud dan tujuannya seperti apa. Misalnya, kalau bersangkutan menjadi target penegak hukum, bisa saja penegak hukum memanggil yang bersangkutan, memintai keterangan dalam proses penyelidikan, tindak pidana dikategorikan tindak pidana yang bisa dijerat. Itu adalah asas hukum. Tapi kita menyangkan ada informasi seolah seolah tertangkap tangan, tapi nyatanya itu mengikuti rakernas di makassar,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, pihaknya selalu menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Namun jangan ada drama diruang terbuka media sosial.

“Sekali lagi kita menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Tapi jangan lakukan drama dalam proses ruang terbuka media sosial. silahkan apa yang bisa dilakukan penegak hukum,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Kolaka Timur, Abdul Azis, yang turut hadir dalam kesempatan itu juga menyampaikan klarifikasi.

“Dengan adanya berita ini, sejauh ini saya baru dengar 3 jam yang lalu saya baru dapat kabar terkait masalah OTT. Secara tidak langsung keluarga, sahabat, banyak yang prihatin, apakah betul Bupati Kolaka Timur Abdul Azis ini OTT. Alhamdulillah hari ini saya ada di samping Kakak Ahmad Sahroni dalam kondisi baik dan siap untuk menghadiri Rakernas NasDem di Makassar,” ujar Abdul Azis, di lokasi yang sama.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa seorang kepala daerah di Sulawesi Tenggara terjaring OTT oleh KPK. Saat dikonfirmasi Kamis, 7 Agustus 2025, Wakil Ketua KPK Johanis Tanak menyebut kepala daerah yang dimaksud adalah Bupati Kolaka Timur. (Hrn)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Demi Aktivitas Warga Kembali Normal, Ratusan Massa Buka Akses Jetty PT PMS

19 Juni 2026 - 14:22 WITA

Cegah DBD Sejak Dini, PT Vale Gelar Promkes untuk Warga Puubenua

18 Juni 2026 - 19:43 WITA

PT Vale Bawa Inovasi Praktik Pengelolaan Sampah Sorowako ke Forum Lingkungan Internasional

11 Juni 2026 - 17:40 WITA

Mahasiswi Pendidikan Matematika UHO Raih Medali Perak pada International Youth Summit di Malaysia

7 Juni 2026 - 14:51 WITA

Mahasiswi Fakultas Hukum UHO Raih Medali Perak pada Ajang International Youth Summit di Malaysia

7 Juni 2026 - 09:18 WITA

Trending di Headline