Menu

Mode Gelap
Muhammad Zainal Resmi Nahkodai IKA Teknik Pertambangan USN Kolaka Tak Cuma Jago Mengajar, Lulusan Pendidikan Akuntansi FKIP UHO Dipersiapkan Siap Kerja di Bank & Industri Semester I 2026, Satresnarkoba Polres Kolaka Gagalkan Peredaran 3,6 Kg Narkotika PT Vale IGP Pomalaa Edukasi Warga Puudoho Terapkan PHBS Untuk Cegah DBD dan TBC PT Vale Raih Penghargaan Green and Smart Port Initiatives ASRI  PT Vale dan Yonif 869 Taawu Berkolaborasi Perkuat Kedaulatan Pangan

Headline

Mentan Amran : Mahasiswa Harus Siap Jawab Tantangan Air, Pangan, dan Energi

badge-check


 Mentan Amran : Mahasiswa Harus Siap Jawab Tantangan Air, Pangan, dan Energi Perbesar

WARTASUAR.COM, KENDARI – Menteri Pertanian Republik Indonesia sekaligus Kepala Badan Pangan, Andi Amran Sulaiman, mengajak mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi tiga tantangan besar bangsa, yakni air, pangan, dan energi. Pesan tersebut disampaikannya saat memberikan kuliah umum di Auditorium Mokodompit, Universitas Halu Oleo (UHO), Sabtu (06/06).

 

Dalam paparannya, Amran menegaskan bahwa ketiga sektor tersebut merupakan isu strategis yang akan menentukan masa depan Indonesia. Karena itu, mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa harus mengambil peran dalam menciptakan solusi dan inovasi untuk mewujudkan kemandirian nasional.

 

Menurutnya, kemandirian pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga kalangan akademisi dan mahasiswa. Ia menilai perguruan tinggi memiliki posisi penting dalam melahirkan riset dan teknologi yang mampu meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

 

“Tidak ada yang tidak mungkin, yang ada hanya sulit,” ujar Amran di hadapan ratusan mahasiswa dan sivitas akademika UHO.

 

Ia juga mendorong UHO untuk mengembangkan komoditas unggulan daerah seperti kakao dan jambu mete. Sulawesi Tenggara dinilai memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang besar untuk menjadi daerah penghasil produk bernilai tambah, bukan sekadar pemasok bahan baku.

 

Selain menyoroti pentingnya penguatan sektor pangan, Amran menekankan pembentukan karakter mahasiswa. Ia mengibaratkan proses pendidikan seperti pembentukan berlian yang lahir dari tekanan dan proses panjang. Karena itu, mahasiswa diminta berani keluar dari zona nyaman serta terus meningkatkan kapasitas diri.

 

Mentan juga mengingatkan pentingnya penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, Arab, dan Mandarin, sebagai bekal menghadapi persaingan global. Ia meminta mahasiswa memanfaatkan masa kuliah sebaik mungkin untuk mengembangkan kompetensi dan memperluas wawasan.

“Banyak orang ingin kuliah tetapi tidak memiliki kesempatan. Karena itu, manfaatkan waktu belajar dengan sebaik-baiknya,” pesannya.

 

Pada kesempatan yang sama, Amran mengajak para dosen dan pimpinan perguruan tinggi untuk memberikan ruang seluas-luasnya kepada mahasiswa dalam berdiskusi dan bertanya. Menurutnya, rasa ingin tahu merupakan modal penting dalam membangun generasi yang kritis, inovatif, dan tangguh menghadapi berbagai tantangan.

 

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Sistem Informasi, dan Hubungan Masyarakat UHO, Takdir Saili, menyampaikan bahwa UHO saat ini memiliki 171 guru besar, termasuk 42 profesor yang berkiprah di bidang pertanian.

 

Dengan kekuatan akademik tersebut, UHO optimistis dapat berkontribusi lebih besar dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah, khususnya di sektor pertanian, ketahanan pangan, dan pembangunan sumber daya manusia. (End)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Muhammad Zainal Resmi Nahkodai IKA Teknik Pertambangan USN Kolaka

26 Juli 2026 - 21:07 WITA

Tak Cuma Jago Mengajar, Lulusan Pendidikan Akuntansi FKIP UHO Dipersiapkan Siap Kerja di Bank & Industri

21 Juli 2026 - 13:03 WITA

Semester I 2026, Satresnarkoba Polres Kolaka Gagalkan Peredaran 3,6 Kg Narkotika

20 Juli 2026 - 16:13 WITA

PT Vale IGP Pomalaa Edukasi Warga Puudoho Terapkan PHBS Untuk Cegah DBD dan TBC

18 Juli 2026 - 12:59 WITA

PT Vale Raih Penghargaan Green and Smart Port Initiatives ASRI 

17 Juli 2026 - 19:27 WITA

Trending di Headline