Menu ✖

Mode Gelap
IPIP Intensifkan Penanganan Karhutla di Sekitar Kawasan Industri Polresta Kendari Ungkap Dugaan Penipuan Investasi BRILink, Kerugian Capai Rp3,8 Miliar Nurrahman: Pembangunan Kolaka Utara Harus Beri Kesempatan Setara bagi Perempuan dan Laki-Laki Wabup Jumarding Minta NU Kolut Jadi Perekat Persatuan di Tengah Perbedaan Dua Pekan, Satnarkoba Polres Kolut Ungkap 5 Kasus Sabu, 44,91 Gram Disita KKP Bekali 177 Mitra Pembangunan di Sultra, Bidik 1.000 Lokasi Kampung Nelayan pada 2027

Headline

Paus 10 Meter Terdampar di Pantai Pomalaa

badge-check


 Paus dengan panjang sekitar 10 meter terdampar dalam kondisi mati di Pantai Desa Totobo, Kecamatan Pomalaa, Kolaka, Selasa (3/3). FOTO: Ist/ WARTASUA.COM Perbesar

Paus dengan panjang sekitar 10 meter terdampar dalam kondisi mati di Pantai Desa Totobo, Kecamatan Pomalaa, Kolaka, Selasa (3/3). FOTO: Ist/ WARTASUA.COM

WARTASUAR.COM, KOLAKA –  Warga menemukan seekor mamalia laut jenis paus dengan panjang sekitar 10 meter terdampar dalam kondisi mati di Pantai Desa Totobo, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Selasa (3/3).
Bhabinkamtibmas Polsek Pomalaa Aipda Ronald mengatakan penemuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh warga yang melintas di kawasan tersebut sekitar pukul 08.00 WITA. “Informasi dari warga di Desa Totobo. Sejak subuh hari sebenarnya sudah ada yang melihat bangkai paus tersebut terdampar,” katanya.
Menurut Ronald, saat ditemukan kondisi paus tersebut sudah tidak bernyawa dan terdapat sejumlah luka di beberapa bagian tubuhnya. Namun, hingga kini penyebab pasti matinya mamalia besar tersebut belum diketahui.
Sementara itu, Kepala Desa Totobo Nirwani menjelaskan bahwa pihaknya masih berkoordinasi untuk melakukan proses evakuasi. Ukuran paus yang sangat besar menjadi kendala utama dalam upaya pemindahan bangkai tersebut dari bibir pantai.
“Hingga pukul 09.00 WITA bangkai paus itu masih berada di pantai. Kami masih berupaya mencari cara evakuasi yang tepat karena bobotnya yang besar,” ujar Nirwani.
Penemuan bangkai paus ini sempat menyita perhatian masyarakat sekitar dan pengguna jalan yang melintas. Sejumlah warga tampak mendekat untuk melihat langsung kondisi mamalia tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau warga untuk tidak terlalu dekat atau menyentuh bangkai paus tersebut demi alasan kesehatan, sembari menunggu langkah penanganan lebih lanjut dari otoritas terkait seperti Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut. (kal)
Satu lampiran  •  Dipindai oleh Gmail

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

IPIP Intensifkan Penanganan Karhutla di Sekitar Kawasan Industri

31 Oktober 2026 - 22:43 WITA

Polresta Kendari Ungkap Dugaan Penipuan Investasi BRILink, Kerugian Capai Rp3,8 Miliar

31 Oktober 2026 - 21:30 WITA

Nurrahman: Pembangunan Kolaka Utara Harus Beri Kesempatan Setara bagi Perempuan dan Laki-Laki

30 Oktober 2026 - 18:06 WITA

Wabup Jumarding Minta NU Kolut Jadi Perekat Persatuan di Tengah Perbedaan

30 Oktober 2026 - 09:29 WITA

Dua Pekan, Satnarkoba Polres Kolut Ungkap 5 Kasus Sabu, 44,91 Gram Disita

29 Oktober 2026 - 20:56 WITA

Trending di Headline