Menu

Mode Gelap
TK Al Kautsar Gelar Pentas Seni, Asrun Lio Dorong Kreativitas Anak PT Vale Bawa Inovasi Praktik Pengelolaan Sampah Sorowako ke Forum Lingkungan Internasional Mahasiswi Pendidikan Matematika UHO Raih Medali Perak pada International Youth Summit di Malaysia Mahasiswi Fakultas Hukum UHO Raih Medali Perak pada Ajang International Youth Summit di Malaysia Mentan Amran : Mahasiswa Harus Siap Jawab Tantangan Air, Pangan, dan Energi Universitas Halu Oleo Raih Akreditasi Unggul, Perkuat Daya Saing dan Kepercayaan Publik

Headline

Paus 10 Meter Terdampar di Pantai Pomalaa

badge-check


 Paus dengan panjang sekitar 10 meter terdampar dalam kondisi mati di Pantai Desa Totobo, Kecamatan Pomalaa, Kolaka, Selasa (3/3). FOTO: Ist/ WARTASUA.COM Perbesar

Paus dengan panjang sekitar 10 meter terdampar dalam kondisi mati di Pantai Desa Totobo, Kecamatan Pomalaa, Kolaka, Selasa (3/3). FOTO: Ist/ WARTASUA.COM

WARTASUAR.COM, KOLAKA –  Warga menemukan seekor mamalia laut jenis paus dengan panjang sekitar 10 meter terdampar dalam kondisi mati di Pantai Desa Totobo, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Selasa (3/3).
Bhabinkamtibmas Polsek Pomalaa Aipda Ronald mengatakan penemuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh warga yang melintas di kawasan tersebut sekitar pukul 08.00 WITA. “Informasi dari warga di Desa Totobo. Sejak subuh hari sebenarnya sudah ada yang melihat bangkai paus tersebut terdampar,” katanya.
Menurut Ronald, saat ditemukan kondisi paus tersebut sudah tidak bernyawa dan terdapat sejumlah luka di beberapa bagian tubuhnya. Namun, hingga kini penyebab pasti matinya mamalia besar tersebut belum diketahui.
Sementara itu, Kepala Desa Totobo Nirwani menjelaskan bahwa pihaknya masih berkoordinasi untuk melakukan proses evakuasi. Ukuran paus yang sangat besar menjadi kendala utama dalam upaya pemindahan bangkai tersebut dari bibir pantai.
“Hingga pukul 09.00 WITA bangkai paus itu masih berada di pantai. Kami masih berupaya mencari cara evakuasi yang tepat karena bobotnya yang besar,” ujar Nirwani.
Penemuan bangkai paus ini sempat menyita perhatian masyarakat sekitar dan pengguna jalan yang melintas. Sejumlah warga tampak mendekat untuk melihat langsung kondisi mamalia tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau warga untuk tidak terlalu dekat atau menyentuh bangkai paus tersebut demi alasan kesehatan, sembari menunggu langkah penanganan lebih lanjut dari otoritas terkait seperti Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut. (kal)
Satu lampiran  •  Dipindai oleh Gmail

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PT Vale Bawa Inovasi Praktik Pengelolaan Sampah Sorowako ke Forum Lingkungan Internasional

11 Juni 2026 - 17:40 WITA

Mahasiswi Pendidikan Matematika UHO Raih Medali Perak pada International Youth Summit di Malaysia

7 Juni 2026 - 14:51 WITA

Mahasiswi Fakultas Hukum UHO Raih Medali Perak pada Ajang International Youth Summit di Malaysia

7 Juni 2026 - 09:18 WITA

Mentan Amran : Mahasiswa Harus Siap Jawab Tantangan Air, Pangan, dan Energi

6 Juni 2026 - 14:49 WITA

Universitas Halu Oleo Raih Akreditasi Unggul, Perkuat Daya Saing dan Kepercayaan Publik

5 Juni 2026 - 20:15 WITA

Trending di Headline