Menu

Mode Gelap
Demi Aktivitas Warga Kembali Normal, Ratusan Massa Buka Akses Jetty PT PMS Cegah DBD Sejak Dini, PT Vale Gelar Promkes untuk Warga Puubenua TK Al Kautsar Gelar Pentas Seni, Asrun Lio Dorong Kreativitas Anak PT Vale Bawa Inovasi Praktik Pengelolaan Sampah Sorowako ke Forum Lingkungan Internasional Mahasiswi Pendidikan Matematika UHO Raih Medali Perak pada International Youth Summit di Malaysia Mahasiswi Fakultas Hukum UHO Raih Medali Perak pada Ajang International Youth Summit di Malaysia

Metro Kendari

Pemkot Kendari Siapkan 12 Hektare Lahan untuk Tanaman Pangan

badge-check


 Pemkot Kendari Siapkan 12 Hektare Lahan untuk Tanaman Pangan Perbesar

WARTASUAR.COM, KENDARI – Sebagai langkah strategis menekan inflasi dan memperkuat ketahanan pangan, Pemerintah Kota Kendari menyiapkan 12 hektare lahan pertanian di kawasan Nanga-nanga untuk budidaya tanaman pangan.

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran mengatakan bahwa lokasi yang disiapkan itu untuk ditanami tanaman pangan, seperti sayur-mayur, cabai, terong, sawi, kacang panjang.

“Pemerintah Kota Kendari sudah mencanangkan urban farming di kawasan Nanga-nanga kurang lebih 12 hektare,” kata Siska Karina.

Ia menyebutkan bahwa penyiapan tempat itu sebagai upaya langkah Pemkot Kendari dalam menjaga stabilisasi harga dan pasokan pangan di tengah-tengah masyarakat apabila terjadi kenaikan harga di pasar.

Pemkot Kendari juga terus mendorong program pertanian perkotaan serta pemanfaatan pekarangan dan gerakan keluarga menanam sebagai bagian dari budidaya masyarakat guna memperkuat ketahanan pangan.

Sebab, Kota Kendari sudah mengalami kenaikan cabai yang sangat signifikan, yaitu dengan harga Rp100 ribu per kilogram.

Ia menjelaskan bahwa saat ini, pihaknya telah menetapkan tiga lokasi khusus pemanfaatan pekarangan yang terletak di tiga kecamatan di Kota Kendari dengan memberikan bantuan senilai Rp20 juta per kelurahan untuk pengembangan pemanfaatan pekarangan.

“Tiga lokus (lokasi khusus) pemanfaatan pekarangan, yaitu di kelurahan Punggaloba kecamatan Kendari Barat, kelurahan Kambu Kecamatan Kambu, dan kelurahan Pondambea kecamatan Kadia,” ujarnya.

Siska Karina juga mengajak seluruh masyarakat di Kota Kendari untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan sehat yang aman dari pestisida dan tidak perlu lahan yang luas untuk ditanami karena hanya membutuhkan tempat yang kecil dan juga barang yang kecil, yaitu pot polybag ataupun media tanam yang sederhana. (ant)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

UHO Bentuk Panitia Pilrek 2026–2030, Prof Ali Bain Ditunjuk sebagai Ketua

12 Mei 2026 - 20:29 WITA

Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalisme Dosen, UHO Gelar Pelatihan Applied Approach

29 April 2026 - 19:04 WITA

Pelatihan Akreditasi Internasional UHO Fokuskan Penyusunan Dokumen Klaster

21 April 2026 - 20:01 WITA

UHO Berlakukan Kuliah Daring Selama Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026

21 April 2026 - 19:58 WITA

UTBK SNBT 2026 di UHO Kendari Diikuti 10.075 Peserta, Kampus Tegaskan Seleksi Transparan

21 April 2026 - 15:34 WITA

Trending di Metro Kendari