Menu

Mode Gelap
Demi Aktivitas Warga Kembali Normal, Ratusan Massa Buka Akses Jetty PT PMS Cegah DBD Sejak Dini, PT Vale Gelar Promkes untuk Warga Puubenua TK Al Kautsar Gelar Pentas Seni, Asrun Lio Dorong Kreativitas Anak PT Vale Bawa Inovasi Praktik Pengelolaan Sampah Sorowako ke Forum Lingkungan Internasional Mahasiswi Pendidikan Matematika UHO Raih Medali Perak pada International Youth Summit di Malaysia Mahasiswi Fakultas Hukum UHO Raih Medali Perak pada Ajang International Youth Summit di Malaysia

Metro Kendari

Pemkot Kendari Siapkan Tiga Lokasi untuk Pembangunan Pusat Layanan Gizi

badge-check


 Ketgam: Sekda Kota Kendari, Amir Hasan saat memberikan keterangan. Foto: Kadamu/Kolaka Pos Perbesar

Ketgam: Sekda Kota Kendari, Amir Hasan saat memberikan keterangan. Foto: Kadamu/Kolaka Pos

WARTASUAR.COM, KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menunjukkan keseriusannya dalam mendukung program nasional pemenuhan gizi masyarakat.

Hal ini dibuktikan dengan pengusulan tiga lokasi strategis untuk pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ditetapkan berada di Kecamatan Puuwatu, Wua-wua, dan Kendari Barat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, mengatakan lahan yang diajukan seluruhnya merupakan aset milik Pemkot Kendari. Menurutnya, Pemkot memastikan aspek legalitas dan kesiapan lahan agar pembangunan SPPG bisa segera direalisasikan tanpa hambatan. “Untuk Kecamatan Puuwatu luas lahannya 2.700 meter persegi, bersertifikat, dan berada di kawasan pemukiman. Di Kecamatan Wua-wua luasnya 1.300 meter persegi dengan status penguasaan fisik, saat ini sedang proses sertifikasi. Sementara di Kecamatan Kendari Barat luas 1.225 meter persegi dan sudah memiliki sertifikat resmi,” ungkapnya, Rabu (20/8).

Tak hanya itu, Amir Hasan menegaskan, kehadiran SPPG di Kendari akan menjadi layanan penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama kalangan rentan seperti siswa sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. “SPPG ini bukan hanya sekadar program pembangunan fisik, tetapi investasi jangka panjang bagi generasi masa depan. Kendari membutuhkan pusat layanan gizi yang terintegrasi agar masyarakat lebih mudah mendapatkan pendampingan, edukasi, sekaligus pelayanan gizi yang memadai,” ungkapnya.

Dengan dukungan Pemkot Kendari, Amir Hasan optimistis pembangunan tiga lokasi baru tersebut akan semakin memperluas jangkauan layanan gizi dan mendukung upaya pemerintah pusat menekan angka stunting. “Kami ingin memastikan masyarakat Kota Kendari tumbuh sehat, kuat, dan cerdas. Dengan adanya SPPG di tiga titik ini, akses pelayanan gizi akan lebih merata dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup warga,” tutupnya.

Sebelumnya, Sekda Provinsi Sultra, Asrun Lio, menyampaikan bahwa Sulawesi Tenggara mendapat jatah pembangunan 51 SPPG, dengan kuota masing-masing tiga unit untuk 17 kabupaten kota. Ia menyebut layanan ini akan melayani sekitar 3.000 siswa serta ribuan ibu hamil, ibu menyusui, balita, hingga masyarakat umum.

Untuk diketahui, saat ini tercatat sudah ada 30 SPPG aktif di Sultra, termasuk 12 di Kota Kendari. Jumlah itu akan bertambah seiring target operasional 42 SPPG pada Agustus ini. Kendati demikian, Kabupaten Konawe Kepulauan dan Buton Utara masih belum memiliki SPPG. (dam)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

UHO Bentuk Panitia Pilrek 2026–2030, Prof Ali Bain Ditunjuk sebagai Ketua

12 Mei 2026 - 20:29 WITA

Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalisme Dosen, UHO Gelar Pelatihan Applied Approach

29 April 2026 - 19:04 WITA

Pelatihan Akreditasi Internasional UHO Fokuskan Penyusunan Dokumen Klaster

21 April 2026 - 20:01 WITA

UHO Berlakukan Kuliah Daring Selama Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026

21 April 2026 - 19:58 WITA

UTBK SNBT 2026 di UHO Kendari Diikuti 10.075 Peserta, Kampus Tegaskan Seleksi Transparan

21 April 2026 - 15:34 WITA

Trending di Metro Kendari