Menu ✖

Mode Gelap
Produksi Gabah dari 4 Ton Jadi 10 Ton per Hektare, Pundoho Didorong Jadi Percontohan PMAAS Kisah Pilu Pasutri Lansia Hidup di Gubuk Beratap Terpal di Lahan Orang, Wabup Kolut Turun Langsung Beri Bantuan Dari Mangkutana ke Kolut, Beras Dikemas Ulang Pedagang Malah Susut Saat Ditimbang Beras Berlabel 10 Kg Ditimbang Cuma 8 Kg, Dinas Perdagangan Kolut Turun Tangan Ribuan Diduga Keracunan MBG: Dimana Efektivitas Pengawasan Keamanan Pangan? Penguatan Pendidikan dengan Kurikulum Berbasis Cinta: Membangun Generasi Berkarakter, Berilmu, dan Berakhlak Mulia

Headline

Peringati Hari Lingkungan Hidup, PT Vale IGP Pomalaa bersama Stakeholder Tanam Puluhan Pohon di SMKN 9 Kolaka

badge-check


 Peringati Hari Lingkungan Hidup, PT Vale IGP Pomalaa bersama Stakeholder Tanam Puluhan Pohon di SMKN 9 Kolaka Perbesar

WARTASUAR.COM, KOLAKA – Memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa melaksanakan penanaman puluhan pohon yang dipusatkan di SMKN 9 Kolaka, Kecamatan Pomalaa, Kamis (25/6). Kegiatan bertema “Saatnya Bekerja untuk Iklim” ini menjadi momentum kolaborasi penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan menekan dampak perubahan iklim global.

Aksi penghijauan ini melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pemangku kepentingan (stakeholder). Selain manajemen IGP Pomalaa, kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kecamatan Pomalaa, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kolaka, Kepala Desa Pesouha, pimpinan mitra kerja/kontraktor PT Vale, serta para guru dan siswa SMKN 9 Kolaka.

Manager Environment & Operational Permit Pomalaa, Firman Gunawan, ST, menegaskan bahwa aksi penanaman pohon di luar wilayah operasional ini merupakan wujud kontribusi sosial perusahaan terhadap lingkungan hidup masyarakat sekitar.

“PT Vale sebagai perusahaan tambang tidak hanya fokus pada kewajiban melakukan revegetasi atau penanaman kembali di areal internal tambang. Lewat momentum HLH 2026 ini, kami ingin berkontribusi lebih luas dengan menanam pohon di areal luar tambang, khususnya di lingkungan masyarakat. Tujuannya agar kita bisa bersama-sama mengkampanyekan pelestarian lingkungan dan menjaga kondisi iklim di sekitar areal tempat kita bekerja,” jelasnya

 

Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kolaka, Marsukat Triadi yang menyampaikan bahwa tugas besar saat ini adalah mengembalikan kelestarian lahan-lahan yang telah terbuka akibat aktivitas bernilai ekonomi.

Marsukat juga menceritakan pengalamannya saat meninjau wilayah operasional PT Vale di Luwu Timur, di mana persawahan warga dan kondisi danau sekitar area tambang tetap terjaga dengan baik tanpa menimbulkan konflik sosial. Meski begitu, ia mengingatkan adanya tantangan lokal di Kolaka, seperti banjir musiman yang kerap merendam area persawahan di bagian selatan.

“Ini menjadi PR bersama bagi pemerintah maupun perusahaan untuk terus mengantisipasi dampak cuaca agar operasional usaha tetap berjalan, namun iklim dan lingkungan kita tetap hijau,” ujarnya

Tak hanya menekankan pentingnya menanam pohon, Marsukat juga memanfaatkan momen ini untuk mengajak masyarakat memulai gerakan pilah sampah dari lingkup terkecil, yakni dapur rumah tangga. Ia menekankan perlunya memisahkan sampah organik yang cepat busuk untuk dijadikan pakan ternak atau pupuk, serta mengantongi sampah plastik agar dapat disalurkan ke TPS 3R untuk di daur ulang

 

“Sampah plastik menyumbang porsi terlalu besar dan sangat repot didaur ulang. Melalui penanaman pohon hari ini, mari kita kuatkan tekad bersama untuk menjaga iklim agar wilayah operasional dan tempat tinggal kita tetap sejuk,” pungkasnya.

Melalui sinergi penanaman pohon ini, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa bersama Pemkab Kolaka berharap pesan-pesan pelestarian lingkungan dapat tertanam kuat di tengah masyarakat, khususnya generasi muda di SMKN 9 Kolaka, demi masa depan bumi yang lebih hijau dan berkelanjutan.(rls)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Produksi Gabah dari 4 Ton Jadi 10 Ton per Hektare, Pundoho Didorong Jadi Percontohan PMAAS

3 Oktober 2026 - 15:10 WITA

Kisah Pilu Pasutri Lansia Hidup di Gubuk Beratap Terpal di Lahan Orang, Wabup Kolut Turun Langsung Beri Bantuan

2 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kedapatan Busur dan Katapel, Pelajar Diamankan Polresta Kendari

29 September 2026 - 17:56 WITA

PT Vale Boyong UMKM Binaan ke Pameran Kriyanusa 2026

29 September 2026 - 17:16 WITA

Perlukah Dewan Kode Etik Pejabat Publik?

28 September 2026 - 13:54 WITA

Trending di Headline