Menu

Mode Gelap
IPIP Bantu Penanganan Kebakaran Lahan di Desa Sopura, 11 Personel dan Dua Unit Damkar Dikerahkan Muhammad Zainal Resmi Nahkodai IKA Teknik Pertambangan USN Kolaka Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Tak Cuma Jago Mengajar, Lulusan Pendidikan Akuntansi FKIP UHO Dipersiapkan Siap Kerja di Bank & Industri Semester I 2026, Satresnarkoba Polres Kolaka Gagalkan Peredaran 3,6 Kg Narkotika Kapus Baula Apresiasi Komitmen PT Vale Dukung Peningkatan Pelayanan Kesehatan

Headline

Pondouwae, Sewindu Krisis Listrik

badge-check


 antan Anggota DPRD Kolaka, Abdul Rauf Perbesar

antan Anggota DPRD Kolaka, Abdul Rauf

WARTASUAR.COM, KOLAKA – Di usia kemerdekaan Indonesia yang ke-80 tahun, rupanya masih ada desa yang belum menikmati pasokan listrik memadai. Salah satunya di Desa Pondouwae, Kecamatan Polinggona, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Di desa ini, sudah sewindu warga hanya menikmati listrik pada siang hari. Pada malam, lampu selalu padam karena daya listrik yang rendah.

Warga Pondouwae, Rusli mengatakan kondisi seperti itu sudah berlangsung selama delapan tahun. Pada
malam hari, warga terpaksa harus menggunakan lampu alternatif untuk menerangi rumah mereka.

“Sudah lebih 8 tahun kami warga Pondouwae yang bermukim di dusun 2 dan 3 tidak menerima pasokan listrik yang memadai. Lampu selalu padam saat memasuki beban puncak pada pukul 18.00 Wita,” ungkap Rusli kepada Kolaka Pos, kemarin.

Listrik sering padam diduga karena daya listrik rendah yang disebabkan Gardu PLN yang sangat jauh dari desa Pondouwae. Rusli bersama warga lainnya kerap mengeluhkan kondisi ini kepada petugas PLN yang dijumpai di lapangan, namun belum ada solusi.

“Tolong listrik di desa kami segera dibenahi, karena kalau tidak adanya listrik pada malam hari sangat
menganggu aktivitas kami. Kami juga sudah beberapa kali menyampaikan kepada petugas PLN, tapi belum
juga ada solusi yang diberikan,” ujarnya.

Kondisi ini turut menuai keprihatinan dari Abdul Rauf. Menurut mantan anggota DPRD Kolaka itu, sebagai
konsumen, warga Pondouwae sudah selayaknya diberikan haknya untuk menikmati pasokan listrik yang memadai.

“Warga Pondouwae berhak mendapatkan pasokan listrik yang memadai sebagai bagian dari hak dasar untuk menikmati kehidupan yang layak. Karena listrik merupakan kebutuhan pokok yang mendukung berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan, kesehatan, dan ekonomi,” kata Abdul Rauf.

Untuk itu, Abdul Rauf mendorong masyarakat setempat mengajukan permohonan pembenahan listrik kepada pimpinan PLN Rayon Kolaka. Ia juga meminta kepada Pemkab Kolaka bersama DPRD agar mengawal masalah krisis listrik di Pondowae dan desa lainnya khususnya di wilayah bagian selatan.

“PLN harusnya bisa segera membangun gardu listrik baru di Desa Pondouwae. Itu harapan kita, agar masyarakat bisa menikmati pasokan listrik yang memadai,” pungkas kader Partai Gerindra itu. (kal)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

IPIP Bantu Penanganan Kebakaran Lahan di Desa Sopura, 11 Personel dan Dua Unit Damkar Dikerahkan

21 Agustus 2026 - 15:50 WITA

Muhammad Zainal Resmi Nahkodai IKA Teknik Pertambangan USN Kolaka

26 Juli 2026 - 21:07 WITA

Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi

24 Juli 2026 - 18:30 WITA

Tak Cuma Jago Mengajar, Lulusan Pendidikan Akuntansi FKIP UHO Dipersiapkan Siap Kerja di Bank & Industri

21 Juli 2026 - 13:03 WITA

Semester I 2026, Satresnarkoba Polres Kolaka Gagalkan Peredaran 3,6 Kg Narkotika

20 Juli 2026 - 16:13 WITA

Trending di Headline