Menu

Mode Gelap
Optimalkan Produksi Beras, Pemkab Kolaka Siapkan Lahan untuk Penggilingan Padi Modern Peduli Masyarakat, Pemkab Kolaka Siapkan Cadangan 30 Ton Beras Untuk Penanganan Bencana Tekan Inflasi, Pemkab Kolaka Laksanakan Gerakan Pangan Murah Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, ANTAM UBP Nikel Kolaka Perkuat Budaya Kerja Amanah, Peduli dan Berintegritas Berantas Korupsi, Kejari Kolaka Selamatkan Rp 84,7 Juta Uang Negara Ketua DPRD Kolaka Bantah Terlibat Proyek APBN, Layangkan Somasi ke Media

Headline

Prodi Ilmu Perikanan PPs UHO Kembangkan Demplot Silvocrab Berbasis Konservasi Mangrove

badge-check


 Prodi Ilmu Perikanan PPs UHO Kembangkan Demplot Silvocrab Berbasis Konservasi Mangrove Perbesar

WARTASUAR.COM, KONAWE – Program Pascasarjana Ilmu Perikanan Universitas Halu Oleo (UHO) melaksanakan kegiatan demonstrasi plot (demplot) budidaya kepiting bakau berbasis konservasi mangrove di Desa Tapulaga, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe.

Dipilihnya Desa Tapulaga, karena merupakan kawasan pesisir dengan aktivitas nelayan dan budidaya laut,  pariwisata dan konservasi mangrove, yang tengah menghadapi permasalahan degradasi ekosistem akibat konversi lahan dan pemanfaatan yang kurang terkendali.

Ketua tim Yusnaini mengatakan, sistem budidaya wanamina atau silvocrab yang diterapkan yang berbasis konservasi yaitu dengan mengintegrasikan budidaya kepiting bakau dalam  hutan mangrove.

“Sistem ini bukan hanya menghasilkan kepiting yang bernilai ekonomi, tetapi juga menjaga fungsi ekologis.  Selain itu, penerapan wanamina dapat dijadikan wahana edukasi konservasi bagi masyarakat umum,  pelajar, mahasiswa, dan wisatawan, sehingga meningkatkan kesadaran kolektif sekaligus mendukung ekonomi biru,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk  meningkatkan pengetahuan, keterampilan, penyediaan wahana atau sarana pembelajaran, fasiltas produksi kepiting yang berbasis konservasi.

“Kegiatan pengabdian dilakukan oleh Tim  Prodi Ilmu Perikanan PPs UHO, terdiri dari, Dr. Ir. Yusnaini, D.E.A, Dr. Ir.D r. Ir. Muhammad Idris, M.Si. Prof. Indriyani Nur, S.Pi.M.Si. Ph.D, Dr. Latifa Fekri, S.Pi.M.Si., Dr. Dewi  Nurhayati Yusuf, STP., M.Sc. serta dibantu mahasiswa UHO,” paparnya.

Untuk diketahui, kegiatan demplot budidaya kepting dalam hutan mangrove ini, disambut baik oleh masyarakat, hingga difasilitasi oleh Kepala Desa Tapulaga Marhaban, serta oleh Bakring, Usman dan Abu Bakar sebagai kelompok masyarakat. (Rls)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Optimalkan Produksi Beras, Pemkab Kolaka Siapkan Lahan untuk Penggilingan Padi Modern

11 September 2026 - 10:19 WITA

Peduli Masyarakat, Pemkab Kolaka Siapkan Cadangan 30 Ton Beras Untuk Penanganan Bencana

10 September 2026 - 22:12 WITA

Tekan Inflasi, Pemkab Kolaka Laksanakan Gerakan Pangan Murah

10 September 2026 - 16:36 WITA

Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, ANTAM UBP Nikel Kolaka Perkuat Budaya Kerja Amanah, Peduli dan Berintegritas

2 September 2026 - 13:10 WITA

Ketua DPRD Kolaka Bantah Terlibat Proyek APBN, Layangkan Somasi ke Media

23 Agustus 2026 - 21:04 WITA

Trending di Headline