Menu

Mode Gelap
Muhammad Zainal Resmi Nahkodai IKA Teknik Pertambangan USN Kolaka Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Tak Cuma Jago Mengajar, Lulusan Pendidikan Akuntansi FKIP UHO Dipersiapkan Siap Kerja di Bank & Industri Semester I 2026, Satresnarkoba Polres Kolaka Gagalkan Peredaran 3,6 Kg Narkotika Kapus Baula Apresiasi Komitmen PT Vale Dukung Peningkatan Pelayanan Kesehatan PT Vale IGP Pomalaa Edukasi Warga Puudoho Terapkan PHBS Untuk Cegah DBD dan TBC

Headline

Prodi Ilmu Perikanan PPs UHO Kembangkan Demplot Silvocrab Berbasis Konservasi Mangrove

badge-check


 Prodi Ilmu Perikanan PPs UHO Kembangkan Demplot Silvocrab Berbasis Konservasi Mangrove Perbesar

WARTASUAR.COM, KONAWE – Program Pascasarjana Ilmu Perikanan Universitas Halu Oleo (UHO) melaksanakan kegiatan demonstrasi plot (demplot) budidaya kepiting bakau berbasis konservasi mangrove di Desa Tapulaga, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe.

Dipilihnya Desa Tapulaga, karena merupakan kawasan pesisir dengan aktivitas nelayan dan budidaya laut,  pariwisata dan konservasi mangrove, yang tengah menghadapi permasalahan degradasi ekosistem akibat konversi lahan dan pemanfaatan yang kurang terkendali.

Ketua tim Yusnaini mengatakan, sistem budidaya wanamina atau silvocrab yang diterapkan yang berbasis konservasi yaitu dengan mengintegrasikan budidaya kepiting bakau dalam  hutan mangrove.

“Sistem ini bukan hanya menghasilkan kepiting yang bernilai ekonomi, tetapi juga menjaga fungsi ekologis.  Selain itu, penerapan wanamina dapat dijadikan wahana edukasi konservasi bagi masyarakat umum,  pelajar, mahasiswa, dan wisatawan, sehingga meningkatkan kesadaran kolektif sekaligus mendukung ekonomi biru,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk  meningkatkan pengetahuan, keterampilan, penyediaan wahana atau sarana pembelajaran, fasiltas produksi kepiting yang berbasis konservasi.

“Kegiatan pengabdian dilakukan oleh Tim  Prodi Ilmu Perikanan PPs UHO, terdiri dari, Dr. Ir. Yusnaini, D.E.A, Dr. Ir.D r. Ir. Muhammad Idris, M.Si. Prof. Indriyani Nur, S.Pi.M.Si. Ph.D, Dr. Latifa Fekri, S.Pi.M.Si., Dr. Dewi  Nurhayati Yusuf, STP., M.Sc. serta dibantu mahasiswa UHO,” paparnya.

Untuk diketahui, kegiatan demplot budidaya kepting dalam hutan mangrove ini, disambut baik oleh masyarakat, hingga difasilitasi oleh Kepala Desa Tapulaga Marhaban, serta oleh Bakring, Usman dan Abu Bakar sebagai kelompok masyarakat. (Rls)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Muhammad Zainal Resmi Nahkodai IKA Teknik Pertambangan USN Kolaka

26 Juli 2026 - 21:07 WITA

Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi

24 Juli 2026 - 18:30 WITA

Tak Cuma Jago Mengajar, Lulusan Pendidikan Akuntansi FKIP UHO Dipersiapkan Siap Kerja di Bank & Industri

21 Juli 2026 - 13:03 WITA

Semester I 2026, Satresnarkoba Polres Kolaka Gagalkan Peredaran 3,6 Kg Narkotika

20 Juli 2026 - 16:13 WITA

Kapus Baula Apresiasi Komitmen PT Vale Dukung Peningkatan Pelayanan Kesehatan

18 Juli 2026 - 20:27 WITA

Trending di Headline