Menu ✖

Mode Gelap
Kejati Sultra Tetapkan Mantan Sekda Asrun Lio Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Rp4,23 Miliar Asap Karhutla Mengancam Aktivitas Sekolah, Dikbud Kolaka Utara Siapkan Opsi PJJ hingga Liburkan Siswa Sekda Kolut Sebut Ancaman Banjir Intai Kolaka Utara 10-20 Tahun Mendatang: Kerusakan Alam Tak Boleh Dibiarkan, Lakukan Langkah Antisipasi dari Sekarang! Peduli Kesehatan Masyarakat Terdampak Asap, PBFI Kolaka Bagikan Masker  Safari Subuh di Baruga, Kapolresta Kendari Ajak Warga Perkuat Kamtibmas FBS Youth Cup 2026 Jadi Panggung Baru Talenta Muda Sepakbola Kolaka Utara

Sultra Raya

Seorang Pemuda Ditemukan Tergantung di Pos Kehutanan

badge-check


 Korban bunuh dievakuasi ke RSUD Muna untuk dilakukan visum. Ahmad/ Kolaka Pos Perbesar

Korban bunuh dievakuasi ke RSUD Muna untuk dilakukan visum. Ahmad/ Kolaka Pos

WARTASUAR.COM, MUNA – Seorang pemuda asal desa Matarawa kecamatan Watuputih berinisial LA (25), ditemukan tergantung tak bernyawa di dalam Pos Kehutanan desa setempat, Sabtu (2/8 sekira pukul 12.30 Wita. Diduga kematian pemuda lajang tersebut akibat bunuh diri.
Hal tersebut dibenarkan Kepala Seksi Humas Polres Muna, Iptu Baharuddin. Kata dia, berdasarkan keterangan saksi mata, Langkadai. Siang itu dia hendak mengajak korban LA untuk mengangkut kayu. Namun saat berada di depan Pos tersebut dia tidak melihat keberadaan korban.
“Dari luar pos, saksi Langkadai memanggil nama korban berulang kali namun tidak ada jawaban. Saksi pun masuk kedalam pos mencari rekannya tersebut, namun tidak lama kemudian dia terkejut setelah melihat temannya tergantung disalah satu ruangan dengan kondisi tali mengikat dileher. Korban sudah meninggal,” ungkap Baharuddin akhir pekan kemarin.
Kemudian, karena takut saksi pun meninggalkan pos tersebut untuk memanggil temannya La Limu. Sehingga keduanya melaporkan pertiwa yang ditemukannya tersebut ke kontor polisi.
“Setelah mendapatkan laporan masyarakat, tim kepolisian langsung diturunkan untuk melakukan olah TKP dan memasang garis polisi. Selanjutnya korban dievakuasi ke RSUD dr. LM Baharuddin guna dilakukan visum,” ucap Baharuddin.
Berdasarkan keterangan keluarga korban kata Baharuddin, LA tersebut sudah sekitar satu tahunan tinggal seorang diri di Pos Kehutanan dan korban menderita gangguan mental. “Berdasarkan hasil keterangan dokter setelah melakukan visum, ditubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Sehingga disimpulkan korban diduga mengakhiri hidupnya sendiri. Keluarga korban juga sudah mengikhlaskan,” pungkasnya. (mad)
Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kejati Sultra Tetapkan Mantan Sekda Asrun Lio Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Rp4,23 Miliar

15 Oktober 2026 - 20:40 WITA

Safari Subuh di Baruga, Kapolresta Kendari Ajak Warga Perkuat Kamtibmas

15 Oktober 2026 - 08:37 WITA

Unggul dengan 42 Suara, Takdir Saili Terpilih sebagai Rektor UHO 2026–2030

13 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Polresta Kendari Ungkap Tujuh Perkara Pidana, Buser 77 dan Polsek Mandonga Bergerak

8 Oktober 2026 - 18:29 WITA

UHO Bagikan Buku Tabungan KIP Kuliah bagi Mahasiswa SNBP dan SNBT 2026

5 Oktober 2026 - 08:34 WITA

Trending di Collection