Menu ✖

Mode Gelap
Safari Subuh di Baruga, Kapolresta Kendari Ajak Warga Perkuat Kamtibmas FBS Youth Cup 2026 Jadi Panggung Baru Talenta Muda Sepakbola Kolaka Utara Unggul dengan 42 Suara, Takdir Saili Terpilih sebagai Rektor UHO 2026–2030 Pemda dan DPRD Kolut Bahas Rencana Tukar Guling RS Patoa dengan PT CSM Dua Anggota Satresnarkoba Baubau Masuk Patsus, Dugaan Intimidasi Wartawan Diusut Dua Pria Asal Wawo Kolut Terjerat Kasus Narkoba, Polisi Sita Barang Bukti Sabu 8,23 Gram

Metro Kendari

Siska Minta Lurah Layani Masyarakat dengan Hati, Hindari Pungli

badge-check


 Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat memberikan sambutan usai melantik 55 Lurah. Kadamu/WARTASUAR.COM Perbesar

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat memberikan sambutan usai melantik 55 Lurah. Kadamu/WARTASUAR.COM

WARTASUAR.COM, KENDARI – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran melantik puluhan lurah dan pejabat pengawas di lingkup Pemerintah Kota Kendari dalam sebuah upacara di Aula Teporombua, Senin (11/8).
Dalam kesempatan itu, Siska Karina Imran memberikan peringatan keras bekerja secara profesional, menghindari pungutan liar (Pungli), dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.
Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni jabatan, tetapi awal dari amanah baru yang sarat tanggung jawab. “Tugas ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh, penuh loyalitas, dan semangat kerja. Jangan sampai ada masyarakat yang tidak mengenal lurahnya,” jelasnya.
Menurutnya, lurah yang baru dilantik harus segera beradaptasi dengan lingkungan kerja baru, menjalin komunikasi aktif dengan camat, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan di wilayahnya. Ia menekankan bahwa enam bulan pertama akan menjadi masa evaluasi kinerja. “Kalau ada yang malas, tidak profesional, atau melanggar aturan, mohon maaf, saya akan nonjob. Tidak ada toleransi,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Siska Karina Imran melarang keras praktik pungli, terutama dalam urusan yang menyangkut hak warga, seperti bantuan sosial, layanan kesehatan, perumahan, dan infrastruktur. “Jangan ada yang mencari keuntungan pribadi. Semua untuk daerah dan masyarakat,” ungkapnya.
Selain itu, ia menyoroti kedisiplinan kerja aparatur kelurahan. Fenomena pegawai yang datang hanya untuk mengisi absen lalu meninggalkan kantor disebutnya sebagai kebiasaan buruk yang harus dihentikan. “Mulai sekarang, kedisiplinan akan dipantau ketat. Kalau melanggar, tunjangan akan dipotong,” tandasnya. (dam)
Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Safari Subuh di Baruga, Kapolresta Kendari Ajak Warga Perkuat Kamtibmas

15 Oktober 2026 - 08:37 WITA

Unggul dengan 42 Suara, Takdir Saili Terpilih sebagai Rektor UHO 2026–2030

13 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Polresta Kendari Ungkap Tujuh Perkara Pidana, Buser 77 dan Polsek Mandonga Bergerak

8 Oktober 2026 - 18:29 WITA

UHO Bagikan Buku Tabungan KIP Kuliah bagi Mahasiswa SNBP dan SNBT 2026

5 Oktober 2026 - 08:34 WITA

Kedapatan Busur dan Katapel, Pelajar Diamankan Polresta Kendari

29 September 2026 - 17:56 WITA

Trending di Headline