WARTASUAR.COM, KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Internal Tahun 2025. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande, S.P., M.P., yang diselenggarakan di salah satu hotel di Kendari pada hari Kamis (20/11).
Prof. Santiaji menegaskan, penjaminan mutu merupakan aspek penting dalam penyelenggaraan penelitian dan pengabdian. Menurutnya, tahapan evaluasi tidak hanya berhenti pada penilaian, tetapi harus berlanjut pada pengendalian dan peningkatan mutu, sehingga output kegiatan dapat selaras dengan kontrak penelitian maupun visi misi UHO.
“Setelah evaluasi dan monitoring, kita perlu memastikan langkah pengendalian serta peningkatan untuk menyempurnakan hasil kegiatan. Dengan demikian, penyusunan dokumen akreditasi akan lebih mudah karena siklus mutu berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menekankan, saat ini Kementerian Pendidikan melalui kebijakan Diktisaintek Berdampak mendorong perguruan tinggi menjadi penggerak ekonomi.
“Hal ini diwujudkan melalui hasil riset baik paten maupun produk teknologi tepat guna yang mampu memberi solusi atas permasalahan masyarakat dan meningkatkan aktivitas serta pendapatan ekonomi mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Dr. Muhaimin Hamzah, S.P., M.Si., menjelaskan, Monev merupakan tahapan krusial dalam sistem penjaminan mutu. Berdasarkan Buku Panduan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025, setiap perguruan tinggi wajib melaksanakan monitoring dan evaluasi internal atas seluruh kegiatan penelitian dan pengabdian yang didanai secara internal maupun eksternal.
“Monev memastikan seluruh kegiatan sesuai rencana, jadwal, anggaran, serta standar yang ditetapkan. Selain meningkatkan akuntabilitas, kegiatan ini diharapkan mendorong efektivitas, efisiensi, serta kualitas kontribusi bagi masyarakat,” jelasnya.
Kegiatan Monev dilaksanakan secara fullday disalah satu hotel di Kendari. Pembukaan dan penutupan dipusatkan di Ballroom, sementara sesi review berlangsung pada lima ruangan berbeda, termasuk ballroom utama.
Total peserta berjumlah 249 orang, terdiri dari, Penelitian Dasar Internal: 29 orang, Penelitian Dosen Pemula Internal: 60 orang, Pengabdian Kemitraan Masyarakat Internal: 79 orang, Pengabdian Terintegrasi KKN Tematik: 75 orang dan Program Pengabdian Batch III BOPTN-DPPM TA 2025: 6 orang
Proses review dilakukan oleh 61 reviewer, dan kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), Prof. Amin Fatoni, Ph.D.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat budaya mutu di lingkungan UHO serta mendorong hasil penelitian dan pengabdian yang semakin berdampak bagi masyarakat. (End)



















