WARTASUAR.COM, KOLAKA – Kegiatan sosialisasi Promosi Kesehatan Pencegahan NAPZA yang digelar PT Vale Indonesia Tbk di desa Sopura Kecamatan Pomalaa mendapat apresiasi dari pihak Puskesmas.
Kepala Puskesmas Pomala dr. Alriyani Hamzah mengatakan, program edukasi yang digelar PT Vale sangat memberi manfaat dan membantu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam kesehatan.
“Pogram sosial lingkungan PT Vale Indonesia Tbk melalui unit IGP Pomalaa dalam program, Kolaka Sehat, Bersih dan Berdaya, yang berfokus pada pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA), serta HIV/AIDS di tengah masyarakat sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, sosialisasi dan intervensi, baik dari pemerintah maupun perusahaan, sangat dirasakan manfaatnya, terutama dalam mendukung pelayanan kesehatan di tingkat kecamatan.
“Bagi kami di Puskesmas, kegiatan seperti ini sangat membantu. Selama ini posyandu terkadang sepi peminat. Mengumpulkan warga itu tidak mudah. Namun ketika ada kegiatan bersama seperti ini, masyarakat lebih antusias hadir,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keterlibatan PT Vale yang ikut memberikan edukasi, juga dapat membuka ruang bagi tenaga kesehatan untuk menyampaikan materi, menjadi dorongan positif. Saat masyarakat sudah berkumpul, pesan-pesan kesehatan yang disampaikan dinilai lebih efektif dan mudah diingat.
Ia juga mengungkapkan, kegiatan ini diharapkan dapat kembali dilaksanakan, karena masih ada beberapa hal yang menjadi prioritas yakni, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Selain itu, edukasi terkait penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes mellitus juga penting mengingat jumlah kasusnya terus meningkat.
“Sosialisasi kesehatan sebaiknya dilakukan secara rutin. Meskipun singkat, kalau dilakukan berulang-ulang, masyarakat akan lebih mudah menangkap dan mengingat pesan yang disampaikan. Berbeda jika hanya sekali lalu tidak ada tindak lanjut,” jelasnya.
Ia menambahkan, perlunya sosialisasi bahaya HIV dan NAPZA juga menyasar kalangan pelajar. “Ke depan, kami berharap edukasi NAPZA bisa dilakukan langsung di sekolah-sekolah agar pencegahan dimulai sejak dini,” tambahnya.
Ia berharap, kolaborasi ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan demi mewujudkan masyarakat Pomalaa yang lebih sehat dan sadar akan pentingnya pencegahan penyakit. (Hrn)



















