Menu ✖

Mode Gelap
Polresta Kendari Ungkap Dugaan Penipuan Investasi BRILink, Kerugian Capai Rp3,8 Miliar Nurrahman: Pembangunan Kolaka Utara Harus Beri Kesempatan Setara bagi Perempuan dan Laki-Laki Wabup Jumarding Minta NU Kolut Jadi Perekat Persatuan di Tengah Perbedaan Dua Pekan, Satnarkoba Polres Kolut Ungkap 5 Kasus Sabu, 44,91 Gram Disita KKP Bekali 177 Mitra Pembangunan di Sultra, Bidik 1.000 Lokasi Kampung Nelayan pada 2027 Debit Air PDAM Kolaka Utara Turun hingga 50 Persen, Satu Sumber Kering Total

Headline

BPJS Ketenagakerjaan Kolaka Evaluasi Perlindungan Pekerja Konstruksi

badge-check


 BPJS Ketenagakerjaan Kolaka Evaluasi Perlindungan Pekerja Konstruksi Perbesar

WARTASUAR.COM, KOLAKA –  BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) Kolaka menggelar rapat Monitoring dan Evaluasi terkait program jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja sektor konstruksi di Kolaka.

Kepala BPJSTK Kolaka, Bobby Harun mengatakan, tujuan rapat ini adalah pihaknya bersama pemerintah deerah untuk memastikan perlindungan tenaga kerja melalui regulasi ketenagakerjaan.

“Jadi hari ini kita melakukan rapat monitoring evaluasi. Yang pertama untuk tahun 2026 berkaitan dengan program jaminan tenaga kerja konstruksi. Ini pertemuan pertama bagaimana kita bersama dengan pemerintah daerah untuk menjamin tenaga kerja mendapatkan perlindungan dan jaminan ketenagakerjaan,” ujarnya.

Selain itu juga, menjadi sarana evaluasi dan monitoring guna menentukan langkah ke depan, termasuk melihat apakah para pekerja sudah terlindungi melalui BPJS Ketenagakerjaan atau belum.

Ia mengungkapkan, pihaknya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kolaka atas komitmen tinggi terhadap perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Kami juga mengapresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kolaka. Sejauh ini kami telah mengapresiasi bahwa komitmen bapak Bupati itu tinggi sekali terhadap jaminan sosial ketenagakerjaan,” katanya.

Ia menambahkan, komitmen tersebut dibuktikan dengan terbitnya peraturan daerah, peraturan bupati, hingga surat edaran terkait jasa konstruksi.

Menurutnya, perhatian pemerintah kabupaten sangat besar dalam meningkatkan taraf hidup para pekerja di Kabupaten Kolaka.

“Ini terbukti dengan keluarnya peraturan daerah, keluarnya peraturan Bupati, dan kemudian keluar surat jasa konstruksi. Jadi konsennya pemerintah daerah itu sangat tinggi untuk meningkatkan taraf hidup para pekerja yang ada di Kabupaten Kolaka ini,” jelasnya.

Ia menilai, langkah tersebut juga berdampak pada peningkatan cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Kolaka.

Saat ini, perusahaan besar di Kolaka disebut telah menjadi peserta, dengan total sekitar 30 ribu tenaga kerja yang telah terlindungi.

“Data perusahaan, kalau perusahaan besar yang ada di Kabupaten Kolaka ini sudah menjadi peserta kami dan total telah menjadi 30.000 total ketenagakerjaan yang telah tercover di BPJS Ketenagakerjaan, baik itu perusahaan besar maupun perusahaan menengah maupun sektor UMKM,” paparnya.

Ia menambahkan, terkait sanksi bagi badan usaha yang belum mendaftarkan pekerjanya, pihaknya berpedoman pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Namun saat ini pendekatan yang dilakukan masih lebih mengedepankan cara persuasif dan edukasi.

“Untuk sanksi kita berpedoman di undang-undang tentang sistem jaminan sosial nasional maupun undang-undang penyelenggara jaminan sosial. Bagi badan usaha yang tidak melindungi tenaga kerjanya pasti ada sanksi-sanksi, hanya kita sekarang ini lebih persuasif dan edukasi,” katanya. (Hrn)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polresta Kendari Ungkap Dugaan Penipuan Investasi BRILink, Kerugian Capai Rp3,8 Miliar

31 Oktober 2026 - 21:30 WITA

Nurrahman: Pembangunan Kolaka Utara Harus Beri Kesempatan Setara bagi Perempuan dan Laki-Laki

30 Oktober 2026 - 18:06 WITA

Wabup Jumarding Minta NU Kolut Jadi Perekat Persatuan di Tengah Perbedaan

30 Oktober 2026 - 09:29 WITA

Dua Pekan, Satnarkoba Polres Kolut Ungkap 5 Kasus Sabu, 44,91 Gram Disita

29 Oktober 2026 - 20:56 WITA

KKP Bekali 177 Mitra Pembangunan di Sultra, Bidik 1.000 Lokasi Kampung Nelayan pada 2027

29 Oktober 2026 - 17:23 WITA

Trending di Collection