WARTASUAR.COM — Kolaka Utara Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, S.E., meminta Nahdlatul Ulama (NU) mengambil peran dalam menjaga persatuan dan merawat kerukunan masyarakat di tengah perbedaan pandangan.
Pesan itu disampaikan Jumarding saat menghadiri pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kolaka Utara masa khidmat 2026–2031 di pelataran Taman Masjid Agung Bahrur Rasyad Wal-Ittihad, Lasusua, Kamis (29/10/2026) malam.
Jumarding yang juga menjabat Mustasyar PCNU Kolaka Utara mengatakan, organisasi keagamaan memiliki tanggung jawab penting dalam menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang damai dan saling menghargai.
Menurutnya, perbedaan pandangan, latar belakang maupun kepentingan tidak boleh menjadi alasan untuk merusak persaudaraan. Sebaliknya, perbedaan harus disikapi dengan kebijaksanaan dan komunikasi yang baik.
Ia berharap pengurus NU yang baru dilantik mampu menjadi bagian dari solusi ketika muncul persoalan di tengah masyarakat.
“Apabila ada persoalan di tengah masyarakat, hadirkanlah keteladanan, kebijaksanaan, dan dialog yang menyejukkan. Jangan biarkan perbedaan pandangan memutus silaturahmi,” ujar Jumarding.
Ia juga mengingatkan agar NU menjadi organisasi yang mengedepankan sikap moderat, toleran dan terbuka dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, kekuatan organisasi tidak hanya ditentukan oleh banyaknya anggota, tetapi juga kemampuannya menjaga akhlak, persatuan dan kemaslahatan umat.
Jumarding berharap nilai-nilai tersebut menjadi bagian dari gerak organisasi selama masa khidmat 2026–2031.
Pelantikan PCNU Kolaka Utara mengusung tema “Meneguhkan Akidah Ahlussunnah Waljamaah Menuju Masyarakat Madani”. Dalam kepengurusan tersebut, Drs. KH. Baharuddin, M.Si., menjabat Rais Syuriah dan Hamka Hamid, S.Pd.I., M.Pd., sebagai Ketua Tanfidziyah.
Jumarding berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah organisasi sekaligus berkontribusi menjaga kehidupan masyarakat Kolaka Utara yang rukun dan harmonis.(Lea)




















