Menu ✖

Mode Gelap
Polresta Kendari Ungkap Dugaan Penipuan Investasi BRILink, Kerugian Capai Rp3,8 Miliar Nurrahman: Pembangunan Kolaka Utara Harus Beri Kesempatan Setara bagi Perempuan dan Laki-Laki Wabup Jumarding Minta NU Kolut Jadi Perekat Persatuan di Tengah Perbedaan Dua Pekan, Satnarkoba Polres Kolut Ungkap 5 Kasus Sabu, 44,91 Gram Disita KKP Bekali 177 Mitra Pembangunan di Sultra, Bidik 1.000 Lokasi Kampung Nelayan pada 2027 Debit Air PDAM Kolaka Utara Turun hingga 50 Persen, Satu Sumber Kering Total

Headline

Stok Minyak Goreng Aman, Bulog Kolaka Pastikan Harga Tetap Stabil

badge-check


 Anggota Bulog Kolaka saat menyalurkan minyakita di pasar Perbesar

Anggota Bulog Kolaka saat menyalurkan minyakita di pasar

WARTASUAR.COM, KOLAKA – Bulog Kolaka terus berupaya menjaga stabilitas harga pangan dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Salah satunya dengan memastikan pasokan minyak goreng bersubsisi dari Pemerintah yakni “Minyakita” tersedia dan distribusi berjalan lancar.

​Kepala Kantor Cabang Bulog Kolaka, Ardiansyah mengatakan, berdasarkan data realisasi penyaluran, pihaknya telah menggelontorkan sebanyak 121.529 liter Minyakita sepanjang periode Januari hingga Maret 2026.

​”Capaian ini merupakan respons atas tren permintaan masyarakat pada triwulan pertama yang cenderung meningkat signifikan, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” kata Ardiansyah.

​Ia menyebutkan, saat ini ketersediaan stok di gudang Bulog Kolaka tercatat sebanyak 25.000 liter Minyakita dan 20.000 liter minyak goreng premium. Jumlah tersebut dipastikan akan terus bertambah seiring adanya alokasi rutin sebesar 60.000 liter setiap bulan.

​”Adapun prioritas alokasi terbesar disalurkan untuk wilayah Kabupaten Kolaka, yang kemudian disusul oleh Kabupaten Kolaka Utara dan Kabupaten Kolaka Timur,” ujarnya.

​Ia menjelaskan bahwa dalam upaya menjaga stabilitas harga, pihaknya mengutamakan penyaluran melalui mitra Rumah Pangan Kita (RPK) dan kios pangan binaan yang berada di pasar tradisional, baik yang tercatat dalam sistem SP2KP maupun pasar rakyat.

​”Setelah kebutuhan pasar terpenuhi, distribusi kemudian dilanjutkan kepada mitra pengecer di luar pasar yang telah mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB),” tambahnya.

Langkah ini dilakukan agar Minyakita dapat langsung menjangkau konsumen akhir dengan harga yang sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

​Ia juga menegaskan bahwa seluruh pengecer mitra Bulog telah menandatangani pernyataan resmi untuk tidak menjual produk tersebut di atas harga HET. Hal ini dilakukan sebagai komitmen untuk melindungi daya beli masyarakat.

​”Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok sangat mencukupi. Kami mengimbau warga berbelanja bijak sesuai kebutuhan, karena kami terus memastikan ketersediaan komoditas itu,” tutur Ardiansyah. (Hrn)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polresta Kendari Ungkap Dugaan Penipuan Investasi BRILink, Kerugian Capai Rp3,8 Miliar

31 Oktober 2026 - 21:30 WITA

Nurrahman: Pembangunan Kolaka Utara Harus Beri Kesempatan Setara bagi Perempuan dan Laki-Laki

30 Oktober 2026 - 18:06 WITA

Wabup Jumarding Minta NU Kolut Jadi Perekat Persatuan di Tengah Perbedaan

30 Oktober 2026 - 09:29 WITA

Dua Pekan, Satnarkoba Polres Kolut Ungkap 5 Kasus Sabu, 44,91 Gram Disita

29 Oktober 2026 - 20:56 WITA

KKP Bekali 177 Mitra Pembangunan di Sultra, Bidik 1.000 Lokasi Kampung Nelayan pada 2027

29 Oktober 2026 - 17:23 WITA

Trending di Collection