Menu

Mode Gelap
Ketua DPRD Kolaka Bantah Terlibat Proyek APBN, Layangkan Somasi ke Media IPIP Bantu Penanganan Kebakaran Lahan di Desa Sopura, 11 Personel dan Dua Unit Damkar Dikerahkan Muhammad Zainal Resmi Nahkodai IKA Teknik Pertambangan USN Kolaka Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Tak Cuma Jago Mengajar, Lulusan Pendidikan Akuntansi FKIP UHO Dipersiapkan Siap Kerja di Bank & Industri Semester I 2026, Satresnarkoba Polres Kolaka Gagalkan Peredaran 3,6 Kg Narkotika

Metro Kendari

Mahasiswa UHO Belajar Praktik Pertambangan Berkelanjutan di PT Vale IGP Pomalaa

badge-check


 Mahasiswa UHO Belajar Praktik Pertambangan Berkelanjutan di PT Vale IGP Pomalaa Perbesar

WARTASUAR.COM, Kolaka – Sebanyak 50 mahasiswa Program Studi (Prodi) Kehutanan, Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan, Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari melakukan studi lapang di PT Vale Indonesia Tbk Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Head of Project Pomalaa PT Vale Mohammad Rifai dalam pernyataan, Kamis (18/7), mengatakan komitmen pihaknya mendukung pendidikan dan dialog terbuka dengan para pelajar guna mengamati langsung praktik pertambangan berkelanjutan yang diterapkan di IGP Pomalaa.

Rifai menjelaskan PT Vale menerapkan prinsip 3P (People, Planet, Profit) dalam operasinya dengan fokus tidak hanya pada profitabilitas, tetapi juga pada kesejahteraan manusia dan keberlanjutan lingkungan.

Untuk itu pihaknya membangun fasilitas nursery atau pusat pembibitan tanaman untuk mendukung reklamasi lahan pasca-tambang di IGP Pomalaa dan Bumi Mekongga.

“Kami menyiapkan sekitar satu juta bibit tanaman per tahun di lahan seluas lima hektare. Hadirnya nursery ini diharapkan tidak hanya dimanfaatkan oleh PT Vale, tapi juga masyarakat, sehingga kita bisa bersama-sama menjaga keberlangsungan ekosistem yang ada,” katanya.

Dosen Prodi Kehutanan UHO Faisal Danud mengapresiasi penerimaan PT Vale dan berharap kunjungan perdana tersebut menjadi awal kolaborasi yang lebih erat.

“Semoga kunjungan ini bukan yang pertama dan terakhir, tapi menjadi awal bagi mahasiswa UHO untuk mendapatkan pengalaman langsung terkait praktik pertambangan berkelanjutan di PT Vale,” ucapnya.

Faisal menjelaskan praktik lapangan ini berkaitan dengan salah satu mata kuliah di Prodi Kehutanan UHO yaitu restorasi hutan, dimana mahasiswa diajarkan tentang strategi perusahaan dalam memulihkan lahan yang terdegradasi, salah satunya lahan tambang. “Kami memilih PT Vale IGP Pomalaa karena melihat komitmen dalam mereklamasi lahan pasca-tambang. Hal itu bisa dilihat di lapangan, lahannya sudah membentuk hutan dan ditanami berbagai jenis tumbuhan,” katanya.

Mahasiswa Prodi Kehutanan UHO Aldi Kurniawan mengungkapkan kesan positifnya terhadap pengelolaan lahan pasca-tambang di IGP Pomalaa. “Kami melihat pengelolaan lahan pascatambang yang dilakukan PT Vale di Pomalaa ini sangat berhasil. Apa yang dilakukan PT Vale di Pomalaa ini diharapkan bisa diikuti oleh perusahaan pertambangan lainnya, khususnya di Sulawesi Tenggara,” ujarnya. (ist)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

UHO Bentuk Panitia Pilrek 2026–2030, Prof Ali Bain Ditunjuk sebagai Ketua

12 Mei 2026 - 20:29 WITA

Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalisme Dosen, UHO Gelar Pelatihan Applied Approach

29 April 2026 - 19:04 WITA

Pelatihan Akreditasi Internasional UHO Fokuskan Penyusunan Dokumen Klaster

21 April 2026 - 20:01 WITA

UHO Berlakukan Kuliah Daring Selama Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026

21 April 2026 - 19:58 WITA

UTBK SNBT 2026 di UHO Kendari Diikuti 10.075 Peserta, Kampus Tegaskan Seleksi Transparan

21 April 2026 - 15:34 WITA

Trending di Metro Kendari