Menu ✖

Mode Gelap
Pengurus DPD Sultra dan Kabupaten dan Kota Resmi Dilantik, Sekjen Golkar Tekankan Soliditas Yellow Run Meriahkan Pelantikan Ketua Golkar Kolaka IPIP Intensifkan Penanganan Karhutla di Sekitar Kawasan Industri Polresta Kendari Ungkap Dugaan Penipuan Investasi BRILink, Kerugian Capai Rp3,8 Miliar Nurrahman: Pembangunan Kolaka Utara Harus Beri Kesempatan Setara bagi Perempuan dan Laki-Laki Wabup Jumarding Minta NU Kolut Jadi Perekat Persatuan di Tengah Perbedaan

Headline

Pengurus DPD Sultra dan Kabupaten dan Kota Resmi Dilantik, Sekjen Golkar Tekankan Soliditas

badge-check


 Pengurus DPD Sultra dan Kabupaten dan Kota Resmi Dilantik, Sekjen Golkar Tekankan Soliditas Perbesar

WARTASUAR.COM, KOLAKA –  Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama pengurus DPD Partai Golkar kabupaten/kota periode 2025–2030 resmi dilantik. Pelantikan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat komitmen partai dalam mendukung pembangunan daerah.

 

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji mengatakan, pentingnya menjaga soliditas, persaudaraan, dan kebersamaan di tengah dinamika politik.

 

Menurutnya, suasana keakraban dan persaudaraan yang terbangun di Sulawesi Tenggara menjadi modal penting bagi seluruh partai politik untuk bersama-sama membangun daerah.

 

Ia mengatakan, meskipun setiap partai politik memiliki kepentingan dan berkompetisi memperebutkan kursi legislatif, hal tersebut tidak boleh menghilangkan semangat kebersamaan.

 

Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan contoh dengan merangkul berbagai kekuatan politik, dalam pemerintahan untuk menjaga stabilitas nasional dan memudahkan pelaksanaan pembangunan.

 

“Stabilitas sangat diperlukan oleh gubernur, bupati hingga ke tingkat daerah. Energi kita jangan dihabiskan hanya untuk berbenturan. Di internal Golkar, arahan ketua umum jelas, kita harus menjaga soliditas dan kebersamaan karena dengan modal itulah kejayaan bisa diraih,” ujarnya.

 

Menteri Menteri Perindustrian juga mengingatkan pentingnya Partai Golkar merangkul seluruh generasi, termasuk kalangan muda atau Generasi Z yang memiliki kedekatan dengan teknologi dan dunia digital.

 

Menurutnya, Golkar tidak hanya ingin bertahan, tetapi juga harus mampu memimpin perubahan ke arah yang lebih baik. Salah satu tugas utama partai adalah menyukseskan program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto serta meningkatkan perolehan kursi di DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota.

 

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka mengatakan, selamat kepada Partai Golkar yang genap berusia 62 tahun pada 20 Oktober 2026. Ia berharap Golkar semakin memperkuat soliditas dalam memperjuangkan aspirasi dan kesejahteraan masyarakat.

 

“Selamat kepada seluruh pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara dan kabupaten/kota periode 2025–2030 yang baru dilantik,” paparnya.

 

Menurutnya, pelantikan bukan sekadar pergantian struktur kepengurusan, tetapi menjadi momentum memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.

 

Ia menjelaskan, partai politik memiliki peran strategis dalam menyalurkan aspirasi masyarakat, melahirkan kepemimpinan nasional dan daerah, mengembangkan pendidikan politik, serta mendorong kebijakan pembangunan yang berpihak kepada kepentingan publik.

 

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, lanjutnya, berkomitmen membangun daerah melalui empat sektor prioritas, yakni pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ketahanan pangan berbasis agromaritim.

 

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah provinsi terbuka terhadap kritik dan masukan yang membangun dengan tetap mengedepankan sikap saling menghormati.

 

“Walaupun kita berbeda partai politik, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi penghalang untuk bersama-sama mewujudkan tujuan pembangunan daerah. Perbedaan harus dikelola secara bijak demi kepentingan masyarakat dan masa depan bangsa,” ujarnya.

 

 

 

 

Ditempat yang sama, Ketua DPD I Partai Golkar Sultra, Laode Darwin mengatakan, proses pelantikan pengurus telah berlangsung dengan baik, tanpa konflik, dan diselesaikan melalui mekanisme aklamasi.

 

Ia menegaskan, langkah selanjutnya adalah melakukan konsolidasi organisasi secara maksimal hingga ke tingkat desa, kelurahan, kecamatan, kabupaten, dan kota se-Sulawesi Tenggara.

 

“Kita berkomitmen melakukan konsolidasi maksimal di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara dan ditargetkan rampung paling lambat 31 Desember 2026,” katanya.

 

Laode Darwin menyebutkan, konsolidasi tersebut juga diarahkan untuk mencapai target peningkatan perolehan kursi legislatif. Golkar Sultra menargetkan penambahan kursi di DPRD provinsi serta dua kursi di DPR RI.

 

Selain itu, ia menegaskan komitmen Partai Golkar untuk terus berkolaborasi dan mengawal jalannya pemerintahan Gubernur Sulawesi Tenggara selama lima tahun ke depan.

 

Ia juga mencontohkan perkembangan Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Kolaka di bawah kepemimpinan H. Ismail Rumzar yang diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam memperkuat kelembagaan partai.

Laode Darwin menambahkan, dirinya berkomitmen bekerjasama dengan Ketua DPD Partai Golkar Konawe, Irham Kalenggo, untuk bersama-sama membesarkan partai di seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara.

Ia menambahkan, Ketua Umum Partai Golkar menyiapkan bantuan sebanyak 1.000 karung beras, untuk masyarakat Kabupaten Kolaka sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran partai di tengah masyarakat. (Hrn)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Yellow Run Meriahkan Pelantikan Ketua Golkar Kolaka

1 November 2026 - 08:25 WITA

IPIP Intensifkan Penanganan Karhutla di Sekitar Kawasan Industri

31 Oktober 2026 - 22:43 WITA

Polresta Kendari Ungkap Dugaan Penipuan Investasi BRILink, Kerugian Capai Rp3,8 Miliar

31 Oktober 2026 - 21:30 WITA

Nurrahman: Pembangunan Kolaka Utara Harus Beri Kesempatan Setara bagi Perempuan dan Laki-Laki

30 Oktober 2026 - 18:06 WITA

Wabup Jumarding Minta NU Kolut Jadi Perekat Persatuan di Tengah Perbedaan

30 Oktober 2026 - 09:29 WITA

Trending di Headline