Menu

Mode Gelap
Program Sahabat Polri Berbuah Hasil, Satresnarkoba Polres Kolaka Ungkap Kasus Sabu Tebar Kebahagiaan Idulfitri, IPIP Bagikan Parsel Lebaran untuk Keluarga Prasejahtera Perkuat Ketahanan Layanan Kesehatan Kolaka, PT Vale Serahkan Ambulans untuk Dukung Operasional PMI Capai Produksi 72.027 Ton, PT Vale Indonesia Bukukan Kinerja Positif di 2025 Ketua Nasdem Kolaka Door to Door Bagikan Paket Ramadhan ke Warga Pomalaa TP-PKK dan DWP Koltim Gelar Ramadan Berbagi di Tirawuta

Metro Kendari

Tekan Angka Kematian Ibu dan Anak, Wali Kota Kendari Luncurkan Program SI TINA MENDIA

badge-check


 Wali Kota Siska Karina Imran saat meluncurkan program SI TINA MENDIA. Foto Kadamu Perbesar

Wali Kota Siska Karina Imran saat meluncurkan program SI TINA MENDIA. Foto Kadamu

WARTASUAR.COM, Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari resmi meluncurkan program inovatif bertajuk Aksi Sehatkan Ibu Hamil dan Anak melalui ANC di Faskes (SI TINA MENDIA), sebagai upaya menekan angka kematian ibu dan anak serta mencegah stunting di wilayah tersebut. Peluncuran program dilaksanakan di Kantor Camat Poasia, Selasa (6/5).

Program ini menekankan pentingnya layanan pemeriksaan kehamilan melalui Antenatal Care (ANC) di seluruh fasilitas kesehatan (faskes) Kota Kendari, guna menjamin kesehatan ibu hamil dan perkembangan janin yang optimal. Selain itu, program juga difokuskan pada peningkatan gizi dan pemberian imunisasi lengkap kepada anak-anak.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen serius pemerintah daerah untuk menekan angka kematian ibu dan bayi baru lahir, sekaligus menurunkan prevalensi stunting. “Angka kematian ibu di Kota Kendari tahun 2024 tercatat sebanyak delapan kasus. Ini memang masih di bawah standar nasional, tetapi kami tidak ingin berhenti sampai di situ. Target kami adalah nol kematian ibu dan anak,” bebernya.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak merupakan investasi penting bagi masa depan daerah. Oleh karena itu, pemerintah mengedepankan pendekatan promotif dan preventif yang mencakup pemeriksaan kehamilan berkala, pemberian suplemen penambah darah, serta edukasi gizi dan kesehatan ibu. “Melalui SI TINA MENDIA, kami ingin pastikan semua ibu hamil mendapatkan akses layanan kesehatan yang baik dan semua anak mendapat hak atas imunisasi lengkap serta asupan gizi seimbang sejak dini,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Siska Karina Imran juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk camat, lurah, kader posyandu, dan tenaga kesehatan di puskesmas, dalam mengawal keberhasilan program ini di lapangan. “Kesehatan ibu dan anak adalah tanggung jawab bersama. Dengan kerja sama semua pihak, kami optimistis SI TINA MENDIA bisa menjadi gerakan massal yang berkelanjutan,” tandasnya. (dam)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ramadhan Sultra Fest Perkuat UMKM dan Kendalikan Inflasi

9 Maret 2026 - 11:27 WITA

Mobil Dinas Pejabat Pemprov Sultra Terlibat Kecelakaan

9 Maret 2026 - 11:25 WITA

PT SDP Serahkan Pustu hingga Motor Sampah ke Pemkot Kendari

5 Maret 2026 - 12:53 WITA

Polresta Kendari Tetapkan Satu Tersangka Kasus Umrah Ilegal

5 Maret 2026 - 12:51 WITA

Bank Sultra Raih Juara II Akuisisi QRIS BMPD Sultra

11 Februari 2026 - 09:18 WITA

Trending di Metro Kendari