Menu

Mode Gelap
Cegah DBD dari Rumah, PT Vale Ajak Warga Pesouha Terapkan PHBS Viral Saat PKKMB, Kini Rina Resmi Raih Gelar Sarjana di UHO Mahasiswa Tradisi Lisan UHO Telusuri Nilai Budaya Pesisir di Desa Tapulaga, Melalui Praktik Kuliah Lapangan Demi Aktivitas Warga Kembali Normal, Ratusan Massa Buka Akses Jetty PT PMS Tekan Risiko DBD, PT Vale Gelar Sosialisasi Kesehatan di Desa Puubenua TK Al Kautsar Gelar Pentas Seni, Asrun Lio Dorong Kreativitas Anak

Metro Kendari

Oknum Provos KSOP Kendari Dicopot Usai Tendang Dagangan

badge-check


 Oknum KSOP Kelas II Kendari, Agus meminta maaf kepada pedagang di Pelabuhan Nusantar Kendari. Perbesar

Oknum KSOP Kelas II Kendari, Agus meminta maaf kepada pedagang di Pelabuhan Nusantar Kendari.

WARTASUAR.COM, Kendari – Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari menjatuhkan sanksi atas perbuatan Oknum stafnya yang menendang dagangan Wa Cili, seorang nenek penjaja makanan di pelabuhan Nusantara kendari.

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli (KBPP) KSOP Kendari, Capt Agung Kurniawan mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan penindakan terhadap pelaku berinisial A. “Itu terjadi kemarin, pada waktu dia pengamanan keberangkatan kapal, Ini karena faktor emosi sesaat sehingga melakukan tindakan tersebut, tetapi itu tindakan yang salah,” katanya media ini, Rabu (18/9).

Ia menjelaskan bahwa pelaku A telah dilakukan pemanggilan dan mengklarifikasi terkait peristiwa yang terjadi pada Selasa (18/9) sore kemarin. “Tadi pagi kami telah melakukan tindakan memanggil dan memeriksa pelaku sehingga mengaku salah, tetapi hukuman tetap kami berikan,” jelasnya.

Selanjutnya Agung mengatakan bahwa atas kejadian tersebut pihaknya telah melakukan pencopotan sementara terhadap pelaku. “Tindak lanjut sementara kami lakukan yaitu pencopotan sementara sebagai petugas Dinas kepolisian atau provos,” katanya.

Kemudian pihaknya akan berkoordinasi kepada Kepala KSOP Kelas II Kendari untuk ditindak lanjuti di Kementrian perhubungan. “Selanjutnya kami akan melaporkan ke Kepala KSOP kendari untuk ditindak lanjuti di pusat,” ungkapnya.

Sementara itu pelaku A, menerangkan sebelum insiden yang viral di medsos tersebut beredar, ia telah menyampaikan kepada seluruh penjual agar tidak berjualan di dekat kapal tengah bersandar. Pihak Pelindo telah menyiapkan lapak bagi para penjual di pelabuhan Nusantara Kendari. Sebagai petugas yang mengontrol kondisi pelabuhan, ia menegur kepada semua pedagang, termasuk ibu Cili. “Saya sebagai petugas di pelabuhan sudah sering memberitahukan kepada pedagang agar tidak berjualan di dekat kapal, tapi karena memang kondisi lapangan yang diluar kendali sehingga saya khilaf sampai menendang barang jualan ibu Cili itu,” terangnya.

Agus mengakui tindakannya salah. Terkait tindakan arogannya ia meminta maaf kepada penjual yang bernama Wa Cili beserta keluarganya. “Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kelakuan saya yang telah membuat hati ibu cili tersakiti itu semua karena kehilafan saya sehingga kejadian itu terjadi,”ungkap Agus.

Dalam pertemuan ini turut dihadiri Wa Cili, beserta keluarganya, Kapolsek KP3, serta Asosiasi Ikatan Pemuda dan Pelajar Kota Lama. Usai terjadi diskusi panjang antara KSOP Kendari dan pihak keluarga, disepakati kedua pihak untuk berdamai secara kekeluargaan. “Saya terima permohonan maafnya dan tidak ada masalah lagi, semoga tidak terulang lagi,” tandas Wa Cili. (dam)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

UHO Bentuk Panitia Pilrek 2026–2030, Prof Ali Bain Ditunjuk sebagai Ketua

12 Mei 2026 - 20:29 WITA

Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalisme Dosen, UHO Gelar Pelatihan Applied Approach

29 April 2026 - 19:04 WITA

Pelatihan Akreditasi Internasional UHO Fokuskan Penyusunan Dokumen Klaster

21 April 2026 - 20:01 WITA

UHO Berlakukan Kuliah Daring Selama Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026

21 April 2026 - 19:58 WITA

UTBK SNBT 2026 di UHO Kendari Diikuti 10.075 Peserta, Kampus Tegaskan Seleksi Transparan

21 April 2026 - 15:34 WITA

Trending di Metro Kendari