Menu ✖

Mode Gelap
Kejati Sultra Tetapkan Mantan Sekda Asrun Lio Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Rp4,23 Miliar Asap Karhutla Mengancam Aktivitas Sekolah, Dikbud Kolaka Utara Siapkan Opsi PJJ hingga Liburkan Siswa Sekda Kolut Sebut Ancaman Banjir Intai Kolaka Utara 10-20 Tahun Mendatang: Kerusakan Alam Tak Boleh Dibiarkan, Lakukan Langkah Antisipasi dari Sekarang! Peduli Kesehatan Masyarakat Terdampak Asap, PBFI Kolaka Bagikan Masker  Safari Subuh di Baruga, Kapolresta Kendari Ajak Warga Perkuat Kamtibmas FBS Youth Cup 2026 Jadi Panggung Baru Talenta Muda Sepakbola Kolaka Utara

Sultra Raya

Pemkab Kolaka Utara Matangkan  Percepatan Investasi Smelter bersama PT KRIP

badge-check


 Pemkab Kolaka Utara Matangkan  Percepatan Investasi Smelter bersama PT KRIP Perbesar

WARTASUAR.COM, LASUSUA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Utara (Kolut) menggelar rapat umum percepatan investasi pembangunan smelter bersama PT Kolaka Resource Industrial Park (KRIP) di Jakarta. Rapat ini dipimpin langsung Bupati Kolaka Utara, H. Nurrahman Umar dan dihadiri oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta Direktur PT KRIP. Mr. Kevin.

Turut hadir dalam pertemuan strategis ini Pls. Sekretaris Daerah . H. Muhammad Idrus, Kadis PUPR, Kadis Perumahan, Kadis Perikanan, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Kesehatan, Plt. Kadis Perindustrian, Sekretaris Dinas PTSP, dan Sekretaris Bappeda.

Pls. Sekda Kolaka Utara, H. Idrus mengatakan, pertemuan ini membahas langkah konkret percepatan pembangunan smelter yang telah masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Pemerintah daerah menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur penunjang untuk memastikan proyek ini bisa berjalan tepat waktu dan memberi dampak signifikan bagi masyarakat Kolaka Utara.

“Kita menyepakati target bersama, yakni tahun 2026 pembangunan smelter sudah on progress. Seluruh kelengkapan administrasi dan kesiapan lainnya kita dorong untuk dituntaskan di tahun ini. Pemerintah daerah memberikan dukungan penuh karena ini menyangkut harapan besar masyarakat,” ungkap

Ia menegaskan, bahwa proyek ini tidak hanya soal investasi semata, tetapi menyentuh langsung persoalan mendasar daerah seperti lapangan kerja dan rendahnya serapan tenaga kerja lokal.

“Fenomena lapangan kerja di Kolaka Utara menjadi tantangan utama. Maka, kehadiran smelter ini harus mampu menjawab itu. Dan tadi sudah disepakati, PT KRIP mengutamakan tenaga kerja lokal Kolaka Utara dalam proses rekrutmen,” tambahnya.

Selain penyerapan tenaga kerja, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga menjadi fokus harapan pemerintah daerah. Pemkab Kolaka Utara berharap kehadiran industri smelter akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Pihak perusahaan, kata dia, menyampaikan harapan agar proses pengurusan perizinan dan dukungan pemerintah daerah berjalan lebih mudah dan lancar. PT KRIP juga menekankan pentingnya stabilitas daerah karena mereka menggandeng investor asing seperti Huayu Group dalam pelaksanaan proyek, yang notabene merupakan bagian dari Penanaman Modal Asing (PMA).

“Stabilitas daerah adalah syarat mutlak dalam menarik investasi. Karena itu kami juga memberikan garansi keamanan untuk menghadirkan investor luar negeri untuk mendukung realisasi proyek ini,” tandasnya. (Lea)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kejati Sultra Tetapkan Mantan Sekda Asrun Lio Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Rp4,23 Miliar

15 Oktober 2026 - 20:40 WITA

Safari Subuh di Baruga, Kapolresta Kendari Ajak Warga Perkuat Kamtibmas

15 Oktober 2026 - 08:37 WITA

Unggul dengan 42 Suara, Takdir Saili Terpilih sebagai Rektor UHO 2026–2030

13 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Polresta Kendari Ungkap Tujuh Perkara Pidana, Buser 77 dan Polsek Mandonga Bergerak

8 Oktober 2026 - 18:29 WITA

UHO Bagikan Buku Tabungan KIP Kuliah bagi Mahasiswa SNBP dan SNBT 2026

5 Oktober 2026 - 08:34 WITA

Trending di Collection