Menu ✖

Mode Gelap
Kejati Sultra Tetapkan Mantan Sekda Asrun Lio Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Rp4,23 Miliar Asap Karhutla Mengancam Aktivitas Sekolah, Dikbud Kolaka Utara Siapkan Opsi PJJ hingga Liburkan Siswa Sekda Kolut Sebut Ancaman Banjir Intai Kolaka Utara 10-20 Tahun Mendatang: Kerusakan Alam Tak Boleh Dibiarkan, Lakukan Langkah Antisipasi dari Sekarang! Peduli Kesehatan Masyarakat Terdampak Asap, PBFI Kolaka Bagikan Masker  Safari Subuh di Baruga, Kapolresta Kendari Ajak Warga Perkuat Kamtibmas FBS Youth Cup 2026 Jadi Panggung Baru Talenta Muda Sepakbola Kolaka Utara

Sultra Raya

Pemkab Muna Lanjutkan Proyek Mangkrak Era Rusman Emba

badge-check


 Kondisi gedung tiga lantai di kawasan kota baru Motewe yang kembali dianggarkan sebesar Rp 10 miliar. FOTO: Ahmad/ Kolaka Pos
Perbesar

Kondisi gedung tiga lantai di kawasan kota baru Motewe yang kembali dianggarkan sebesar Rp 10 miliar. FOTO: Ahmad/ Kolaka Pos

WARTASUAR.COM, MUNA – Pembangunan gedung serbaguna di kawasan kota baru Motewe jalan Bypass pasar panjang Laino kembali dianggarkan Pemda Muna sebesar Rp 10 miliar. Sebelumnya, gedung tiga lantai yang dibangun diera kepemimpinan Bupati Muna LM Rusman Emba tersebut sudah menghabiskan anggaran Rp 75 miliar, namun yang tampak jadi hanya kerangka besi.

Kelanjutan proyek gedung pertemuan yang diperkirakan mampu menampung 3.000 orang tersebut dibenarkan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Muna, Syarif Ramadhan. Lanjutan pembangunan proyek gedung tersebut dianggarkan dalam APBD induk 2025 sebesar Rp 10 miliar diambil dari Dana Alokasi Umum. “Anggarannya kurang lebih Rp 10 miliar dan udah dimasukkan dalam APBD induk 2025,” ungkapnya pada awak media beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, Bupati Muna, Bachrun Labuta mengakui Pemda tetap fokus menyelesaikan proyek pembangunan di kawasan kota baru Motewe. “Kita tetap akan perbaiki. Karena itu dulu masih pak Rusman, kewajiban saya untuk saya fungsionalkan,” ucapnya
Menurut Bachrun, untuk merampungkan gedung serba guna tiga lantai tersebut, pihaknya akan menggelontorkan anggaran diatas  Rp 10 miliar. “Kita lagi hitung ini, kalau kita ikuti desain tiga lantai, Rp 10 miliar tidak selesai,” pungkasnya.
Untuk diketahui berdasarkan data yang dihimpun koran ini, pembangunan gedung serbaguna tersebut dimulai pada 2017 hingga 2019 dengan menghabiskan anggaran kurang lebih Rp 30 miliar.
Kemudian pembangunan berlanjut 2020 dan 2021. Selanjutnya pada 2022 proyek tersebut kembali dianggarkan sebesar Rp 20 miliar untuk penuntasan pembuatan konstruksi dan akses jalan.
Pada 2023 anggarannya kembali ditambah sebesar Rp 25 miliar untuk menyelesaikan pembangunan namun memasuki 2024 pembangunannya terhenti. (mad)
Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kejati Sultra Tetapkan Mantan Sekda Asrun Lio Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Rp4,23 Miliar

15 Oktober 2026 - 20:40 WITA

Safari Subuh di Baruga, Kapolresta Kendari Ajak Warga Perkuat Kamtibmas

15 Oktober 2026 - 08:37 WITA

Unggul dengan 42 Suara, Takdir Saili Terpilih sebagai Rektor UHO 2026–2030

13 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Polresta Kendari Ungkap Tujuh Perkara Pidana, Buser 77 dan Polsek Mandonga Bergerak

8 Oktober 2026 - 18:29 WITA

UHO Bagikan Buku Tabungan KIP Kuliah bagi Mahasiswa SNBP dan SNBT 2026

5 Oktober 2026 - 08:34 WITA

Trending di Collection